Merasa Penanganan Kasus Belum Maksimal, Keluarga Boy Simamora Tempuh Jalur Propam

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Garudaxpose.com, Tapteng | Keluarga almarhum Boy Simamora yang didampingi kuasa hukum Parlaungan Silalahi resmi melaporkan dugaan kejanggalan dalam penanganan kasus kematian Boy Simamora ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Tapanuli Tengah, Jumat (19/6/2026) malam.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Parlaungan Silalahi menjelaskan, laporan pengaduan tersebut telah diterima Propam Polres Tapanuli Tengah dengan Nomor: SPSP/08/VI/2026/SIE PROPAM sekitar pukul 20.00 WIB.

 

Menurutnya, laporan itu diajukan untuk meminta pengawasan terhadap proses penyidikan yang sebelumnya ditangani Polsek Manduamas. Pihak keluarga dan kuasa hukum menilai penanganan perkara tersebut belum berjalan maksimal dan masih menyisakan sejumlah kejanggalan yang belum terungkap.

 

“Kami menilai proses penanganan perkara ini belum sesuai dengan harapan keluarga korban. Masih banyak hal yang perlu didalami agar diperoleh kepastian hukum yang jelas,” ujar Parlaungan.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa keluarga korban menemukan sebilah parang di sekitar lokasi kejadian perkara (TKP). Parang tersebut ditemukan oleh paman korban, Boby Tampubolon, saat melakukan penyisiran di sekitar TKP pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

 

Menurutnya, penyisiran telah dilakukan sejak pukul 17.00 WIB. Namun hingga saat ini, pihak keluarga menyayangkan karena benda tajam yang diduga dapat menjadi petunjuk penting dalam pengungkapan kasus tersebut belum dilakukan penyitaan oleh pihak kepolisian.

 

Selain melapor ke Propam, keluarga korban juga membuat laporan tambahan terkait dugaan penyebaran informasi bohong mengenai kronologi kematian Boy Simamora. Mereka menilai terdapat pihak-pihak yang menyampaikan informasi seolah-olah korban meninggal akibat serangan buaya, termasuk melalui komentar pada video yang beredar di media sosial.

 

Kuasa hukum keluarga khawatir informasi yang belum terverifikasi tersebut dapat memicu kesalahpahaman dan memperkeruh suasana di tengah keluarga korban yang masih berduka.

 

“Kondisi ayah korban saat ini masih sangat terpukul dan emosional. Kami khawatir munculnya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan justru memicu persoalan baru di tengah masyarakat maupun keluarga korban,” katanya.

 

Parlaungan menambahkan, setelah laporan tambahan dibuat, pihaknya memperoleh informasi bahwa berkas perkara telah dilimpahkan dari Polsek Manduamas ke Polres Tapanuli Tengah. Namun, menurutnya, proses pelimpahan tersebut tidak terlebih dahulu diinformasikan kepada pihak keluarga korban.

 

Karena itu, keluarga berharap Polres Tapanuli Tengah dapat menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan objektif guna memberikan kepastian hukum serta menjawab berbagai pertanyaan yang masih menjadi perhatian keluarga almarhum Boy Simamora.(ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Mayora Indah Jayanti 2 Wujudkan Kepedulian Membangun Negeri Melalui Program CSR 2026 di Desa Pasir Muncang
Tata Kelola Pasar Dinilai Amburadul, LSM Seroja Desak Copot Direktur Perumda Pasar Kabupaten Tangerang
Berdiri di Lahan Pribadi, LSM Gerhana Indonesia Sebut Rencana Pembongkaran Pasar Cisoka Langgar Konstitusi
Pengendara Terjatuh dan Kekecewaan Warga, Imbas penutupan penataan pedagang
Program Jagoan Digital, Bawa Anak Banyuwangi Juara Dunia CanSat Competition (Kompetisi Teknologi Satrlit Mini) di Amerika Serikat
Bertemu Mensos, Bupati Ipuk Laporkan Progres Sekolah Rakyat dan Digitalisasi Perlinsos
Satu Panel Bersama Luhut di Indonesia Summit 2026, Bupati Ipuk Bicara Digitalisasi Pemerintah
Digelar 27-28 Juni, Pembalap dari Berbagai Negara Siap Ikuti Banyuwangi BMX Supercross

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:17 WIB

Merasa Penanganan Kasus Belum Maksimal, Keluarga Boy Simamora Tempuh Jalur Propam

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:57 WIB

PT Mayora Indah Jayanti 2 Wujudkan Kepedulian Membangun Negeri Melalui Program CSR 2026 di Desa Pasir Muncang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:58 WIB

Tata Kelola Pasar Dinilai Amburadul, LSM Seroja Desak Copot Direktur Perumda Pasar Kabupaten Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:49 WIB

Berdiri di Lahan Pribadi, LSM Gerhana Indonesia Sebut Rencana Pembongkaran Pasar Cisoka Langgar Konstitusi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:33 WIB

Pengendara Terjatuh dan Kekecewaan Warga, Imbas penutupan penataan pedagang

Berita Terbaru