Photo/Doc,Wakil Bupati Brebes Wurja, SE, Memberikan sambutan dan melepas 33 Abdi Negara Brebes (Rabu, 25/2/2026)
BREBES,GarudaXpose.com-Sebuah hari yang penuh makna terukir di Kabupaten Brebes. Rabu,25 Februari 2026, Aula Kartini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) menjadi saksi bisu penghormatan tulus Pemerintah Kabupaten Brebes kepada 33 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah menunaikan baktinya dan kini memasuki gerbang purna tugas per 1 Maret 2026. Acara pelepasan yang dibingkai apik dengan Sosialisasi Pemberkasan Tunjangan Hari Tua (THT) dan Pensiun Pertama Ketaspenan ini, bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah simfoni apresiasi, renungan, dan doa bagi perjalanan hidup para abdi negara yang tak kenal lelah.
Wakil Bupati Brebes, Bapak Wurja SE, dengan penuh khidmat membacakan sambutan tertulis dari Bupati Brebes, Ibu Hj. Paramitha Widya Kusuma. Setiap kalimat yang terucap memancarkan rasa syukur dan bangga atas dedikasi luar biasa yang telah dicurahkan selama puluhan tahun. “Rentang pengabdian yang melampaui dua puluh, bahkan hingga tiga puluh tahun lebih, adalah sebuah epik kesetiaan. Bapak dan Ibu adalah pilar-pilar yang telah mengukir sejarah layanan publik di Brebes, dengan semangat ketulusan dan integritas yang tak tergoyahkan. Kontribusi nyata Anda sekalian telah menjadi fondasi utama bagi kemajuan daerah, mewujudkan pelayanan terbaik, dan pada akhirnya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Brebes yang kita cintai,” ungkap Bapak Wurja, disambut anggukan haru dari para hadirin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beliau melanjutkan, masa purna tugas bukanlah sebuah akhir, melainkan sebuah permulaan yang baru, sebuah undangan untuk menemukan kembali gairah dan tujuan hidup di luar rutinitas kedinasan. “Purna tugas adalah kesempatan emas untuk merangkul kebebasan yang hakiki, mengejar mimpi-mimpi yang mungkin tertunda, dan menikmati buah dari kerja keras. Mari jadikan masa ini sebagai babak produktif yang berbeda,” pesan Bapak Wurja.
Dalam kesempatan itu, ia secara khusus mendorong para pensiunan untuk memprioritaskan kesehatan fisik dan mental. Ia menggarisbawahi pentingnya gaya hidup aktif melalui aktivitas positif seperti bertanam di kebun, rutin berolahraga ringan, atau bahkan bergabung dalam organisasi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) di wilayah masing-masing. Organisasi ini tidak hanya menyediakan wadah silaturahmi, tetapi juga platform untuk terus berkontribusi melalui pengalaman dan kearifan yang telah terkumpul. “Ini adalah waktu yang tepat untuk mengembangkan hobi yang mungkin selama ini terpaksa dikesampingkan karena tuntutan tugas. Pensiun adalah anugerah, sebuah ruang untuk terus belajar, berbagi ilmu, dan menyumbangkan kearifan tak ternilai kepada komunitas. Pengalaman hidup dan kebijaksanaan yang telah Bapak dan Ibu kumpulkan selama puluhan tahun adalah lentera yang tak akan redup, siap menerangi jalan bagi generasi-generasi penerus,” tegasnya, mengajak para purna tugas untuk tetap menjadi sumber inspirasi.
Lebih jauh, Bapak Wakil Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Brebes masih sangat membutuhkan sumbangsih pemikiran dan dukungan moral dari para pensiunan. “Sinergi antara pemerintah daerah dengan para sesepuh yang kaya pengalaman ini adalah kunci. Kami berharap Bapak dan Ibu tetap menjadi agen perubahan, memberikan masukan, dan turut serta mengawal pembangunan agar hasilnya merata dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” harapnya, menunjukkan betapa berharga setiap individu dalam pembangunan daerah.
Bapak Moh Syamsul Haris, Kepala BKPSDMD Kabupaten Brebes, dalam laporannya menjelaskan bahwa acara ini merupakan puncak dari rangkaian upaya pemerintah daerah dalam memberikan apresiasi yang layak kepada para ASN. Ia merinci formasi 33 ASN yang memasuki Batas Usia Pensiun per 1 Maret 2026:
Dua sosok tangguh dari jajaran Pejabat Eselon IV, yang telah mengemban amanah dengan integritas.
Dua puluh tiga garda terdepan di sektor Tenaga Kependidikan, yang tak henti mencerdaskan anak bangsa.
Empat pahlawan kesehatan dari Tenaga Kesehatan, yang mendedikasikan diri untuk kesejahteraan masyarakat.
Satu individu berdedikasi dari Tenaga Fungsional lainnya, yang peranannya tak kalah vital.
Tiga pilar penopang administrasi dari Jabatan Pelaksana/Staf, yang menjalankan roda pemerintahan dengan penuh ketekunan.
Puncak acara disemarakkan dengan prosesi penyerahan simbolis Petikan SK Pensiun secara berjenjang kepada perwakilan ASN, disusul dengan sesi penjelasan komprehensif dari perwakilan Taspen. Para peserta mendapatkan informasi detail mengenai prosedur pengajuan THT dan pensiun yang kini telah dirancang agar lebih mudah dan efisien, menjamin hak-hak mereka terpenuhi.
Kehadiran para tokoh penting seperti Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan yang juga merangkap sebagai perwakilan Pengurus Korpri Brebes, Kepala Dindukcapil Brebes, serta Ketua PWRI Brebes, semakin memperkaya bobot acara ini. Seluruh hadirin, terutama 33 ASN yang memasuki masa purna tugas, meninggalkan Aula Kartini dengan hati yang lapang, membawa bekal harapan baru dan semangat untuk mengarungi babak kehidupan yang baru, sebuah masa purna bakti yang penuh keberkahan dan makna. Kabupaten Brebes tak akan melupakan jejak emas pengabdian mereka.(red/II)
(Agus)


Lebih jauh, Bapak Wakil Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Brebes masih sangat membutuhkan sumbangsih pemikiran dan dukungan moral dari para pensiunan. “Sinergi antara pemerintah daerah dengan para sesepuh yang kaya pengalaman ini adalah kunci. Kami berharap Bapak dan Ibu tetap menjadi agen perubahan, memberikan masukan, dan turut serta mengawal pembangunan agar hasilnya merata dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” harapnya, menunjukkan betapa berharga setiap individu dalam pembangunan daerah.











