Lumajang VIRAL! Menu MBG di Bulan Suci Ramadhan Menjadi Sorotan Publik

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com I Lumajang – Kabupaten Lumajang VIRAL! pasalnya, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan tetap berjalan. Namun di lapangan, sejumlah orang tua siswa mengeluhkan isi paket makanan yang dinilai kurang seimbang dan tidak mencerminkan standar gizi optimal.

Menu MBG yang diterima siswa pada awal pekan ini memicu reaksi beragam. Sejumlah wali murid menyebut paket yang dibagikan lebih menyerupai makanan ringan dibandingkan asupan bergizi lengkap.

Di MI Habibul Abror dekat MAN Lumajang, misalnya, paket MBG ada 1 butir telur rebus, 1 biji jambu, 1 bungkus kecil roti dan 1 bungkus kecil kacang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun di SMPN 1 Pasirian, dan SDN 1 Pasirian paket MBG untuk tiga hari dilaporkan berisi 3 roti, 3 telur rebus, 1 jeruk, 2 pisang, serta 2 susu kotak UHT.

Sorotan juga muncul dari PAUD Flamboyan Desa Randuagung, di mana menu dibagikan per hari. Pada hari pertama, anak-anak menerima 3 biji kurma, abon ayam, 1 yu1 telur, dan 1 roti. Hari kedua berisi 1 pisang, keripik tempe, roti dan Abon. Selama dua hari tersebut tidak terdapat susu dalam paket.

Salah satu orang tua murid MI Habibul Abror Lumajang, mengaku kecewa dengan komposisi menu yang diterima anaknya.

“ Ya apa ini, MBG anakku seperti itu, masak dikasih jambu untuk rujakan, rotine sewuan, kacange kayak orang jualan di bis, 1 butir telur rebus, ini kita mau komplain ke siapa,” ujarnya, dengan nada kecewa.

Sementara itu di SMPN 1 dan SMAN Tempeh, paket MBG untuk tiga hari (Senin, Selasa, dan Rabu) terdiri dari 2 susu kotak, 2 pisang, 1 jeruk, 3 telur rebus, dan 3 roti.

Sejumlah wali murid menilai komposisi menu cenderung didominasi makanan kering dan belum sepenuhnya memenuhi prinsip gizi seimbang, terutama pada jenjang pendidikan usia dini.

Program MBG merupakan kebijakan pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik sekaligus menekan angka stunting. Secara konsep, program ini dirancang untuk memberikan dukungan nutrisi yang memadai bagi anak-anak sekolah.

Namun di tingkat pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi menjadi kunci agar distribusi menu benar-benar sesuai standar yang telah ditetapkan. Minimnya variasi dan ketiadaan susu pada beberapa paket menjadi catatan penting bagi pelaksana program di daerah.

Pemerintah daerah diharapkan memperkuat fungsi pengawasan serta memastikan mitra penyedia benar-benar memperhatikan kualitas gizi, bukan sekadar kuantitas pembagian.

Program sebesar MBG membutuhkan konsistensi antara perencanaan dan implementasi. Di satu sisi, program ini diharapkan menjadi solusi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Di sisi lain, kualitas menu yang diterima siswa menjadi indikator nyata apakah tujuan tersebut benar-benar tercapai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Innalillahi, Pejuang Wahidiyah Lumajang KH. Moch. Tohir Wafat, Pengamal Berduka
FORJI Lumajang Ucapkan Selamat HUT ke-1 ORMAS LASKAR SAKERA: Di Bawah Kepemimpinan H. Nur Samsi, SAKERA Makin Hebat dan Jaya
Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare
Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku
FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI
Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan
Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek
AKSI CEPAT POLRES LUMAJANG BERSAMA TIM GABUNGAN BERHASIL JINAKKAN API DI BLOK BANTENGAN

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:29 WIB

Innalillahi, Pejuang Wahidiyah Lumajang KH. Moch. Tohir Wafat, Pengamal Berduka

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:37 WIB

FORJI Lumajang Ucapkan Selamat HUT ke-1 ORMAS LASKAR SAKERA: Di Bawah Kepemimpinan H. Nur Samsi, SAKERA Makin Hebat dan Jaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:06 WIB

FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI

Berita Terbaru