1.000 Anak Yatim Terima Santunan Ramadan dari Pemkab dan Baznas Kabupaten Lumajang

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com I Lumajang – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah di Kabupaten Lumajang. Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Lumajang menyalurkan santunan kepada 1.000 anak yatim dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Baznas Kabupaten Lumajang dan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur, sebagai bagian dari penguatan program perlindungan sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah, menyerahkan santunan secara simbolis. Kehadirannya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kelompok rentan, khususnya anak yatim, mendapatkan perhatian dan dukungan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bunda Indah menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Lumajang yang selama ini konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam membantu menangani persoalan sosial masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, kami menyampaikan terima kasih atas peran aktif Baznas yang terus menghadirkan program nyata bagi masyarakat. Santunan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat mampu memperkuat kepedulian dan solidaritas sosial,” ujarnya.

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan empati dan memperkuat nilai kebersamaan. Bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan dukungan moral bagi anak-anak penerima manfaat.

“Melalui santunan ini, kita ingin menghadirkan rasa peduli, kasih sayang, dan harapan agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berakhlak baik, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bunda Indah menegaskan bahwa optimalisasi pengelolaan zakat menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kesejahteraan sosial di daerah. Potensi zakat di Lumajang dinilai besar dan perlu dikelola secara profesional agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran.

Ia juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas sebagai lembaga resmi yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Dana yang dihimpun akan disalurkan kepada delapan golongan penerima sesuai ketentuan. Dengan pengelolaan yang baik, zakat dapat menjadi instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Selain penyerahan santunan, kegiatan ini juga menjadi ruang penguatan nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan bahwa upaya membantu kelompok rentan membutuhkan sinergi dan partisipasi bersama.

Kepada anak-anak penerima santunan, Bunda Indah berpesan agar tetap semangat belajar dan tidak menyerah dalam meraih cita-cita.

“Kalian adalah generasi masa depan Lumajang. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Pemerintah daerah dan masyarakat akan selalu berupaya hadir memberikan dukungan,” pesannya.

Program santunan anak yatim ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan sosial masyarakat melalui penguatan jejaring kepedulian dan pemberdayaan.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan Baznas, diharapkan pengelolaan zakat di Kabupaten Lumajang semakin optimal, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi pengurangan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Momentum Ramadan pun dimaknai sebagai pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kekuatan nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian sosial.

Kegiatan ini diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh pihak, memperkuat ukhuwah, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan Lumajang yang lebih sejahtera, inklusif, dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga Serta Memastikan Ketersediaan Bahan Pangan Di Tengah Kondisi Ekonomi Yang Dinamis
Hadapi Modus Digital, PKK Lumajang Perkuat Kader untuk Deteksi Dini Human Trafficking
Semangat Hari Kartini Warnai Persiapan Rapat Kerja DKKT Kabupaten Tangerang
Janji Tinggal Janji, Rumah Reyot Nenek Ucum di Balaraja Tak Kunjung Tersentuh Bantuan
Ayo Mari Kita Bijak Tangani Sampah, Baca Dulu Fakta dan Latar Belakang TPA Suwung Bali
Komitmen Dakwah Sosial, GMBQ Probolinggo Salurkan Wakaf Al-Qur’an ke Empat Lokasi
“Murnaeni,SE! Merenda Tanggul: Ketika Semen Menjadi Sajak Kepedulian di Bibir Babakan yang Luka”
Satlantas Polres Probolinggo Terima Kunjungan TK Islam Siti Chodijah, Kenalkan Tertib Lalu Lintas dan Pencegahan Bullying

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 23:15 WIB

Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga Serta Memastikan Ketersediaan Bahan Pangan Di Tengah Kondisi Ekonomi Yang Dinamis

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Hadapi Modus Digital, PKK Lumajang Perkuat Kader untuk Deteksi Dini Human Trafficking

Selasa, 21 April 2026 - 11:55 WIB

Semangat Hari Kartini Warnai Persiapan Rapat Kerja DKKT Kabupaten Tangerang

Minggu, 19 April 2026 - 15:12 WIB

Janji Tinggal Janji, Rumah Reyot Nenek Ucum di Balaraja Tak Kunjung Tersentuh Bantuan

Senin, 13 April 2026 - 03:18 WIB

Ayo Mari Kita Bijak Tangani Sampah, Baca Dulu Fakta dan Latar Belakang TPA Suwung Bali

Berita Terbaru