MASIH SEMPATKAH SAYA SUJUD ESOK HARI? Renungan Tentang Kematian, Taubat, dan Kesempatan Terakhir Menjadi Hamba Allah

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: H. Syahrir Nasution, Glr. Sutan Kumala Bulan

 

Garudaxpos.com l Medan (Sumut)—

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih sempatkah saya bersujud esok hari?”

Pertanyaan sederhana ini seharusnya menjadi renungan setiap insan beriman. Tidak seorang pun mengetahui apakah matahari esok masih dapat disaksikan, atau justru hari ini menjadi kesempatan terakhir untuk bersujud kepada Allah SWT.

 

Kematian adalah rahasia Allah. Tidak ada manusia yang mengetahui kapan, di mana, dan bagaimana ajalnya akan datang.

 

Allah SWT berfirman:

 

“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu.”

(QS. Ali Imran: 185)

 

Firman Allah yang lain:

 

“Tidak ada seorang pun yang mengetahui apa yang akan dikerjakannya besok dan tidak ada seorang pun yang mengetahui di bumi mana ia akan mati.”

(QS. Luqman: 34)

 

Ayat-ayat tersebut mengingatkan bahwa umur bukan berada dalam kekuasaan manusia. Jabatan, kekayaan, kedudukan maupun kesehatan tidak mampu menghalangi datangnya kematian ketika Allah telah menetapkannya.

 

Rasulullah SAW juga mengingatkan umatnya agar tidak terlena oleh kehidupan dunia.

 

Beliau bersabda:

“Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan, yaitu kematian.”

(HR. At-Tirmidzi, dinilai hasan)

 

Hadis ini mengajarkan bahwa mengingat kematian bukan untuk menimbulkan rasa takut semata, melainkan agar manusia memperbaiki amal, memperbanyak ibadah, menjauhi kemaksiatan, serta memperbanyak taubat.

 

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali manusia larut dalam kesibukan dunia. Tidak sedikit yang menunda shalat, menunda taubat, bahkan menunda meminta maaf kepada sesama dengan alasan masih ada waktu.

 

Padahal Rasulullah SAW bersabda:

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum datang lima perkara: masa mudamu sebelum tua, sehatmu sebelum sakit, kayamu sebelum miskin, waktu luangmu sebelum sibuk, dan hidupmu sebelum matimu.”

(HR. Al-Hakim)

 

Karena itu, setiap muslim hendaknya senantiasa memperbaiki hubungan dengan Allah maupun dengan sesama manusia.

 

Jika pernah menyakiti orang lain, segeralah meminta maaf.

Jika pernah mengambil hak orang lain, segera kembalikan.

 

Jika masih memiliki dosa kepada Allah, segeralah bertaubat dengan taubat nasuha sebelum pintu taubat ditutup.

Allah SWT berfirman:

 

“Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.”

(QS. At-Tahrim: 8)

 

Pada akhirnya, tidak ada yang lebih berharga daripada kesempatan terakhir untuk bersujud kepada Allah SWT.

Mungkin hari ini masih diberikan kesempatan.

 

Namun belum tentu esok.

Karena itu, jangan pernah menunda ibadah, jangan menunda taubat, dan jangan menunda berbuat baik.

 

Semoga Allah SWT menutup usia kita dalam keadaan husnul khatimah, menerima seluruh amal ibadah, mengampuni dosa-dosa kita, dan mempertemukan kita dengan surga-Nya.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

 

Catatan Redaksi: Artikel ini merupakan opini keagamaan penulis yang disusun berdasarkan dalil Al-Qur’an dan hadis yang masyhur. Riwayat-riwayat yang statusnya tidak sahih atau tidak dapat dipastikan berasal dari Nabi Muhammad SAW tidak dimasukkan agar isi tulisan tetap sesuai dengan kaidah ilmiah dan etika publikasi media.

 

(M.SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru