Kades Bulakparen Pimpin Kirab Sedekah Bumi Naik Kereta Kuda, Warga Antusias Berebut Gunungan

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangaan foto:Kades
Kepala Desa Bulakparen, Narto, bersama istri tampil berkharisma mengenakan pakaian adat Jawa saat memimpin kirab Sedekah Bumi di Desa Bulakparen, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Kamis (2/7/2026).

BULAKPAREN, BREBES,GarudaXpose.com //”Ratusan warga Desa Bulakparen, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, tumpah ruah berebut gunungan hasil bumi dalam tradisi Kirain bakal untuk!!Budaya Sedekah Bumi, Kamis (2 Juli 2026). Tradisi turun-temurun ini menjadi wujud syukur warga atas melimpahnya hasil pertanian sekaligus doa untuk panen yang lebih baik ke depan.

Gunungan yang diperebutkan berisi aneka komoditas unggulan desa, mulai dari cabai, padi, bawang merah, hingga sayuran segar hasil jerih payah petani setempat. Sebelum menjadi rebutan, gunungan terlebih dahulu diarak keliling desa dengan rute start dan finis di Balai Desa Bulakparen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak pukul 11.00 WIB, warga sudah memadati jalur kirab. Iring-iringan budaya yang dimulai pukul 13.30 WIB itu melibatkan perangkat desa, Karang Taruna, hingga anak-anak dan orang tua. Suasana kian semarak saat Kepala Desa Bulakparen, Narto, beserta istri dan keluarga besarnya ikut dalam arak-arakan. Mereka tampil berkharisma mengenakan pakaian adat Jawa Narto berpeci dan beskap, sementara istrinya anggun berkebaya menaiki kereta kuda hias yang menjadi pusat perhatian.

Tepat di depan Balai Desa, usai kirab berakhir, warga langsung menyerbu gunungan. Tawa riang dan semangat kebersamaan pecah saat warga berebut cabai, bawang, hingga padi. Bagi masyarakat, isi gunungan diyakini membawa berkah bagi yang mendapatkannya.

“Ini ungkapan rasa syukur kami kepada Allah SWT atas rezeki dari bumi Bulakparen. Semoga hasil h pertanian warga semakin melimpah dan dijauhkan dari hama,” ujar Kepala Desa Narto di sela kegiatan.

Narto menegaskan, Sedekah Bumi bukan sekadar ritual tahunan. Tradisi ini menjadi perekat kebersamaan sekaligus cara warga menjaga warisan adat Jawa yang sudah mengakar turun-temurun. “Apalagi sedekah bumi ini sangat penting dan sudah menjadi adat istiadat Jawa yang harus kita lestarikan,” tambahnya.

Rangkaian acara belum berhenti di siang hari. Pada malam harinya, warga akan menggelar selamatan bersama di Balai Desa sebagai puncak rasa syukur, diisi dengan doa bersama dan kenduri. Tak hanya itu, kemeriahan berlanjut esok harinya dengan pertunjukan Sandiwara yang digelar siang dan malam untuk menghibur seluruh warga dari berbagai dusun.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pemuda Karang Taruna yang ikut mempersiapkan acara sejak sepekan terakhir. Mereka bergotong royong menghias gunungan, menyiapkan kereta kuda, hingga mengatur jalur kirab agar berjalan tertib.

Tradisi Sedekah Bumi di Bulakparen menjadi bukti bahwa di tengah modernisasi, nilai gotong royong dan kearifan lokal tetap dijaga erat oleh masyarakatnya. “Harapan kami, generasi muda tetap mau melanjutkan tradisi ini. Jangan sampai hilang ditelan zaman,” pungkas Narto.***

(4905)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Apresiasi Jawaban Fraksi DPRD Bali
Ketum PBMA Tekankan Lompatan Organisasi pada Muswil Mathla’ul Anwar Jawa Tengah
Pawai Budaya Meriahkan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667, 23 Kontingen Tampilkan Ragam Seni Tradisi
Bergabung Bersama Ditpolairud Polda Banten, 5 Pewarta Delegasi PWI Banten Ikut Operasi SAR Menuju Ujung Kulon
Polsek Pronojiwo Amankan Pagelaran Campursari di Wisata Tumpak Sewu, Situasi Kondusif
RIBUAN WARGA BEREBUT GUNUNGAN BAWANG MERAH, LUDES SEBELUM SAMPAI FINISH
Jaga Surplus Pangan, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Kembali Panen Raya Jagung di Banyuwangi
Punya Potensi Besar, KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:43 WIB

Gubernur Koster Apresiasi Jawaban Fraksi DPRD Bali

Senin, 14 September 2026 - 08:40 WIB

Ketum PBMA Tekankan Lompatan Organisasi pada Muswil Mathla’ul Anwar Jawa Tengah

Minggu, 13 September 2026 - 22:16 WIB

Pawai Budaya Meriahkan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667, 23 Kontingen Tampilkan Ragam Seni Tradisi

Minggu, 13 September 2026 - 03:12 WIB

Bergabung Bersama Ditpolairud Polda Banten, 5 Pewarta Delegasi PWI Banten Ikut Operasi SAR Menuju Ujung Kulon

Minggu, 13 September 2026 - 01:58 WIB

Polsek Pronojiwo Amankan Pagelaran Campursari di Wisata Tumpak Sewu, Situasi Kondusif

Berita Terbaru

Bali

Gubernur Koster Apresiasi Jawaban Fraksi DPRD Bali

Senin, 14 Sep 2026 - 13:43 WIB