GarudaXpose.Com | Padang Lawas – Harga gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram dilaporkan melambung tinggi di wilayah Kelurahan Pasar Sibuhuan, Lingkungan VI, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Hal ini terungkap Rabu, 1 Juli 2026.
Menurut keterangan Andika Pulungan, salah satu warga sekaligus pemakai rutin di lingkungan tersebut, saat ini pengecer menjual dengan harga mencapai Rp 35.000 per tabung. Angka ini dianggap jauh melampaui ketetapan yang berlaku.
Hal itu disampaikan warga saat berbincang di Kedai Kopi Lopo Siokkok, Jalan Karya Pembangunan, Lingkungan VI Pasar Sibuhuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sangat resah karena harga terus naik. Beban terasa makin berat di tengah kondisi ekonomi sekarang,” ungkap Andika.
Kondisi ini terasa lebih berat mengingat sebagian besar penduduk bermata pencaharian sebagai petani maupun pekebun kelapa sawit. Saat ini harga dan penerimaan hasil panen sedang mengalami penurunan atau kurang menguntungkan.
Warga berharap pihak berwenang dan pemerintah daerah segera turun tangan. Diperlukan pengawasan serta pengendalian harga yang ketat agar gas bersubsidi benar‑benar dinikmati masyarakat sasaran.
Masyarakat juga meminta penindakan terhadap selisih harga di tingkat pengecer, supaya bantuan harga ini tepat guna dan meringankan beban rumah tangga serta kelompok petani di Padang Lawas.
Arman Effendi











