Gerakan Subuh Bersama Wali Kota Dimulai, Anak-anak di Kota Probolinggo Didorong Rajin ke Masjid

- Penulis

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Suasana berbeda terlihat di Masjid Agung Raudlatul Jannah Kota Probolinggo, Minggu (6/9/2026) pagi. Sejumlah anak dari jenjang PAUD hingga SMP tampak memenuhi saf salat Subuh bersama Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin.

Kehadiran anak-anak tersebut menjadi bagian dari gerakan memakmurkan masjid yang mulai digagas Pemerintah Kota Probolinggo. Program itu dirancang untuk membangun kebiasaan salat Subuh berjemaah sekaligus menanamkan nilai religius sejak usia dini.

Tidak hanya mengajak anak-anak beribadah bersama, kegiatan tersebut juga memberikan uang saku kepada setiap anak yang mengikuti salat Subuh berjemaah di Masjid Agung Raudlatul Jannah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Minggu pagi menjadi pelaksanaan perdana gerakan tersebut. Puluhan anak datang dari sejumlah wilayah Kota Probolinggo dan mengikuti salat berjemaah yang diimami langsung oleh Dokter Aminuddin.

Dalam dua rakaat salat Subuh, wali kota yang telah menjadi jemaah Masjid Agung Raudlatul Jannah sejak 2003 itu membacakan Surat Ali Imran ayat 14 hingga 19.

Usai salat dan doa bersama, anak-anak kemudian diarahkan membentuk dua barisan berdasarkan jenis kelamin. Wali Kota Dokter Aminuddin bersama Ketua Badan Pengelola Masjid Raudlatul Jannah Kiai Abdul Azis menyerahkan uang saku kepada mereka satu per satu.

Penyerahan tersebut turut didampingi Ketua BAZNAS Kota Probolinggo Imanuddin Abil Fida serta jajaran pengurus masjid.

Dokter Aminuddin mengatakan, gerakan tersebut sengaja dimulai pada momentum bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, kesempatan tersebut dapat menjadi sarana mengajak generasi muda membangun kebiasaan positif sejak dini.

Ia mengaitkannya dengan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, serta tidur lebih awal.

Salat Subuh berjemaah diharapkan menjadi salah satu kebiasaan yang melekat dalam keseharian anak-anak. Pemerintah kota ingin aktivitas tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan berkembang menjadi budaya di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dokter Aminuddin menilai waktu Subuh memiliki keistimewaan tersendiri dalam kehidupan umat Islam. Karena itu, ia berharap masyarakat, terutama para orang tua, turut mengantarkan dan menemani anak-anak mereka ke masjid.

“Bahkan para kiai menyebut gunung emas akan diberikan kepada mereka yang melaksanakan salat sunah sebelum subuh. Apalagi Salat Subuhnya, dari segi ibadah sangat utama dianjurkan. Bahkan ditambah wirid sampai waktu fajar bisa berpahala sebagaimana umroh. Artinya, ada suatu momen kenapa Salat Subuh itu istimewa,” jelasnya.

Menurut wali kota, membiasakan anak bangun pagi juga memiliki manfaat dalam mendukung aktivitas sehari-hari. Anak yang terbiasa memulai kegiatan sejak pagi dinilai memiliki kesempatan lebih baik untuk mempersiapkan diri, belajar dan beraktivitas secara produktif.

Ia pun berharap Masjid Agung Raudlatul Jannah dapat menjadi salah satu pusat syiar Islam sejak pagi hari. Letaknya yang berada di kawasan dekat Alun-alun Kota Probolinggo dan menjadi salah satu gerbang kota dari jalur transportasi kereta api dinilai memiliki posisi strategis.

“Kami ingin Masjid Raudlatul Jannah sebagai gerbang masuk kota (dari sisi transportasi kereta api) terlihat syiar sejak Subuh. Harapannya dengan anak-anak ditemenin bapaknya, salat Subuh semangatnya sama dengan Salat Jumat. Demikian banyaknya orang berdoa untuk kota maka bukan main rahmat Allah SWT akan turun dimana-mana di Kota Probolinggo,” terang Dokter Aminuddin.

Antusiasme anak-anak pada pelaksanaan perdana tersebut juga terlihat dari meningkatnya jumlah jemaah usia dini. Jika pada hari biasa hanya sekitar satu atau dua anak yang mengikuti salat Subuh di masjid tersebut, jumlahnya meningkat hingga beberapa kali lipat.

Pemerintah Kota Probolinggo berencana mempertahankan program pemberian uang saku tersebut setiap hari. Setiap anak yang mengikuti salat Subuh berjemaah akan mendapatkan uang saku sebesar Rp5 ribu.

“Gerakan pemberian uang saku ini akan kami berikan setiap hari sampai masjid ini penuh. Setiap anak diberi uang saku Rp5 ribu setiap hari setelah berjemaah Salat Subuh di sini,” tutur wali kota.

Bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan, insentif tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Namun di balik itu, pengalaman salat berjemaah bersama wali kota menjadi pengalaman baru yang membuat mereka semakin tertarik datang ke Masjid Agung Raudlatul Jannah.

Atta, salah satu jemaah anak, mengaku senang dapat mengikuti salat Subuh bersama Wali Kota Probolinggo. Ia datang bersama saudaranya dari wilayah Kelurahan Pilang.

“Biasanya salat Subuh di rumah, ke Masjid Agung baru pertama kali. Seneng ada uang sakunya, bisa diteruskan seperti ini,” ujar siswa kelas 3 SD tersebut.

Hal serupa disampaikan Aisyah. Pelajar SMP negeri di Kota Probolinggo itu menilai ajakan salat Subuh berjemaah dapat membantu anak-anak membangun kedisiplinan dalam menjalankan ibadah.

“Biasanya malas kan (mau ke masjid), tapi dapat yang saku lebih tertarik. Buat teman-teman ayo salat bareng-bareng biar dapat pahala bareng dan masuk surga bareng,” tutur Aisyah.

Dukungan terhadap gerakan tersebut juga datang dari BAZNAS Kota Probolinggo. Ketua BAZNAS Imanuddin Abil Fida menyampaikan apresiasi atas inisiatif wali kota yang dinilai tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga pembentukan karakter anak.

Menurutnya, pembiasaan ibadah sejak usia dini merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang memiliki kekuatan fisik sekaligus mental dan spiritual.

“BAZNAS berkomitmen terus konsisten agar Salat Subuh ramai seperti jemaah Salat Jumat. Kami siap mensupport sesuai dengan SOP yang ada. Seperti harapan Pak Wali setiap hari, kami siap support untuk pembangunan jiwa batin anak-anak dan masyarakat Kota Probolinggo,” ungkap Imanuddin.

Dukungan serupa juga ditunjukkan unsur legislatif. Anggota DPRD Kota Probolinggo Nunung Mohammad Toha turut hadir dan mengikuti salat Subuh berjemaah bersama anak-anak dan masyarakat.

Ia menilai pembiasaan merupakan kunci agar gerakan tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang. Menurutnya, anak yang sejak kecil dibiasakan datang ke masjid akan memiliki peluang lebih besar menjadikan salat berjemaah sebagai bagian dari rutinitasnya.

“Selaku legislatif saya sangat support sekali pemberian uang saku untuk anak-anak. Kalau sudah biasa nanti selanjutnya akan jadi kebiasaan Salat Subuh berjemaah,” terangnya.

Pelaksanaan perdana gerakan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Budiono Wirawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aries Santoso, Kabag Kesra Samsul Arifin serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Melalui gerakan tersebut, Pemkot Probolinggo berharap jumlah saf salat Subuh di Masjid Agung Raudlatul Jannah terus bertambah. Lebih dari sekadar memenuhi saf, program itu diharapkan menjadi sarana membangun kebiasaan positif, memperkuat pendidikan karakter dan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap masjid sejak usia dini.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DIDUGA ADA JUAL BELI AIR IRIGASI DI SKUNDER KALIPAHIT, WARGA TEGALDLIMO PERSOALKAN PUNGUTAN Rp50 RIBU
Melalui 110 Warga Melaporkan Kejadian Diduga Pencurian Sepeda Motor Di Perum Metro Munjul Solear, Gerak Cepat Jajaran Kepolisian Polsek Cisoka Datangi TKP
Rotasi Jabatan di Kodim 0825/Banyuwangi, Sejumlah Perwira Dipercaya Emban Tugas Baru
Karhutla Kawah Ijen Mulai Mereda, Tim Gabungan Lakukan Mopping Up
Kemacetan Pelabuhan Ketapang Terurai, Dermaga Bulusan Segera Diperbaiki
Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter
Anggota TNI Kodim 0825/Banyuwangi Turun Pantau Karhutla Ijen, Kondisi Kawasan Dipantau dari Udara
Kapal Tambahan Disiapkan, Dermaga Bulusan Dikaji untuk Urai Kepadatan Ketapang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 05:56 WIB

DIDUGA ADA JUAL BELI AIR IRIGASI DI SKUNDER KALIPAHIT, WARGA TEGALDLIMO PERSOALKAN PUNGUTAN Rp50 RIBU

Rabu, 9 September 2026 - 03:36 WIB

Melalui 110 Warga Melaporkan Kejadian Diduga Pencurian Sepeda Motor Di Perum Metro Munjul Solear, Gerak Cepat Jajaran Kepolisian Polsek Cisoka Datangi TKP

Rabu, 9 September 2026 - 02:14 WIB

Rotasi Jabatan di Kodim 0825/Banyuwangi, Sejumlah Perwira Dipercaya Emban Tugas Baru

Rabu, 9 September 2026 - 02:03 WIB

Karhutla Kawah Ijen Mulai Mereda, Tim Gabungan Lakukan Mopping Up

Rabu, 9 September 2026 - 02:01 WIB

Kemacetan Pelabuhan Ketapang Terurai, Dermaga Bulusan Segera Diperbaiki

Berita Terbaru