Garudaxpose.com |Pangandaran, Jawa Barat – Kontingen balap sepeda Jawa Timur mengawali ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda Indonesia 2026 dengan hasil yang membanggakan. Pada hari pertama pelaksanaan Kejurnas yang berlangsung di Pangandaran, Jawa Barat, tim Jawa Timur berhasil menempati posisi teratas klasemen sementara perolehan medali dengan raihan 2 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prestasi tersebut menjadi modal penting bagi tim Jawa Timur untuk melanjutkan perjuangan pada nomor-nomor pertandingan berikutnya. Semangat para atlet, pelatih, official, serta dukungan penuh dari pengurus Ikatan Cycling Federation (ICF) Jawa Timur menjadi faktor penting dalam pencapaian awal yang membanggakan ini.

Kejuaraan Nasional Balap Sepeda yang digelar mulai 17 hingga 21 Juni 2026 di Pangandaran ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Kompetisi ini menjadi ajang bergengsi untuk mengukur kemampuan para atlet sekaligus sebagai wadah pembinaan dan regenerasi olahraga balap sepeda nasional.
Pada hari kedua, persaingan dipastikan semakin ketat dengan digelarnya nomor Individual Road Race (IRR) Under 23 (U23) yang menjadi salah satu nomor bergengsi dalam kalender Kejurnas. Tim Jawa Timur menargetkan tambahan medali untuk memperkokoh posisi di puncak klasemen sekaligus menjaga peluang mempertahankan tradisi prestasi yang selama ini telah dibangun.
Ketua Harian ICF Jawa Timur sekaligus Ketua BRCC, Guntur Priambodo, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet dan tim yang telah berjuang maksimal membawa nama Jawa Timur di tingkat nasional. Dukungan dan motivasi yang terus diberikan kepada para atlet diharapkan mampu meningkatkan semangat juang mereka dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Menurutnya, hasil yang diraih pada hari pertama merupakan buah dari kerja keras atlet selama menjalani program latihan yang panjang, disiplin, serta kekompakan seluruh tim. Namun demikian, perjuangan masih panjang karena masih banyak nomor yang harus dihadapi hingga berakhirnya Kejurnas.
“Alhamdulillah, capaian hari pertama menjadi awal yang baik bagi kontingen Jawa Timur. Raihan dua emas, dua perak, dan dua perunggu menunjukkan bahwa pembinaan atlet berjalan dengan baik. Kami berharap para atlet tetap fokus, menjaga kondisi, dan terus memberikan penampilan terbaik untuk Jawa Timur,” ujarnya.
Keberhasilan tim Jawa Timur juga tidak lepas dari sinergi antara pengurus provinsi, pelatih, mekanik, official, serta dukungan keluarga atlet yang senantiasa memberikan motivasi. Semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan besar dalam menghadapi persaingan dengan provinsi-provinsi lain yang juga menurunkan atlet-atlet terbaiknya.
Masyarakat Jawa Timur pun diharapkan turut memberikan doa dan dukungan kepada para atlet yang sedang berjuang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Prestasi yang diraih para atlet bukan hanya menjadi kebanggaan dunia olahraga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan mengembangkan bakat di bidang olahraga.
Dengan masih berlangsungnya sejumlah nomor pertandingan hingga beberapa hari ke depan, peluang Jawa Timur untuk menambah koleksi medali masih sangat terbuka. Optimisme untuk mempertahankan posisi teratas sekaligus meraih gelar juara umum kembali menguat setelah hasil positif yang diperoleh pada hari pertama.
Seluruh keluarga besar ICF Jawa Timur berharap perjuangan para atlet pada nomor IRR U23 dan nomor-nomor selanjutnya dapat membuahkan hasil maksimal sehingga target mempertahankan dominasi Jawa Timur di ajang Kejurnas Balap Sepeda Indonesia 2026 dapat terwujud.
Atas capaian membanggakan tersebut, Manager Tim Balap Sepeda Jawa Timur, Drs. Surtiyono, MM, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta jajaran pengurus yang telah memberikan dukungan penuh kepada kontingen Jawa Timur.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dari Bapak Guntur Priambodo selaku Ketua Harian ISSI Jawa Timur. Dukungan, perhatian, dan motivasi yang diberikan menjadi salah satu faktor penting yang mampu membangkitkan semangat juang para atlet sehingga berhasil meraih prestasi pada hari pertama Kejurnas Balap Sepeda di Pangandaran. Raihan 2 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang patut disyukuri,” ungkap Drs. Surtiyono, MM.
Ia menambahkan bahwa perjuangan kontingen Jawa Timur masih berlanjut pada nomor Individual Road Race (IRR) U-23 dan beberapa nomor lainnya yang akan dipertandingkan. Oleh karena itu, seluruh atlet diharapkan tetap fokus, menjaga kondisi fisik, serta mempertahankan mental juara demi menambah pundi-pundi medali bagi Jawa Timur.
“Mohon doa dan dukungan masyarakat Jawa Timur agar para atlet dapat terus memberikan hasil terbaik, menambah perolehan medali, dan mempertahankan tradisi prestasi Jawa Timur sebagai salah satu kekuatan utama balap sepeda nasional,” tambahnya.
Prestasi yang diraih kontingen Jawa Timur ini sekaligus menunjukkan keberhasilan pembinaan atlet balap sepeda yang selama ini dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan. Jawa Timur sendiri dikenal sebagai salah satu provinsi dengan tradisi kuat dalam olahraga balap sepeda dan kerap menjadi juara umum pada berbagai ajang kejuaraan nasional.
“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih. Semoga perjuangan atlet Jawa Timur pada hari-hari berikutnya berjalan lancar dan mampu membawa pulang hasil yang membanggakan bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkas Drs. Surtiyono, MM.(kabiro)













