BREBES,GarudaXpose.com//- Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur bukan sekadar perkemahan. Bagi Kabupaten Brebes, ini adalah panggung pembuktian karakter.
Sebanyak 48 Pramuka Penggalang terbaik Brebes resmi dilepas Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma di Pendopo Kabupaten Brebes, Senin (10/8/2026). Mereka tidak hanya berangkat sebagai peserta, tetapi sebagai duta daerah yang membawa nama baik Brebes di level nasional.
“Adik-adik yang terpilih adalah generasi muda yang membawa harapan. Ini adalah kepercayaan sekaligus amanah,” tegas Bupati Paramitha di hadapan peserta, pembina, dan orang tua wali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati menekankan, Jamnas adalah laboratorium kehidupan. Di Cibubur, puluhan ribu Pramuka dari seluruh penjuru Indonesia akan bertemu, hidup bersama, dan belajar arti sesungguhnya dari keberagaman. Di sanalah kemandirian, tanggung jawab, dan kerja sama ditempa.
Karena itu, ia menitipkan pesan tajam kepada kontingen Brebes. Jaga karakter. Disiplin, sopan santun, dan kekompakan adalah identitas yang harus ditunjukkan.
“Tunjukkan bahwa Pramuka Brebes punya semangat, sopan santun, dan jiwa kebersamaan yang kuat. Berangkatlah dengan semangat, pulanglah dengan cerita, pengalaman, dan kebanggaan,” pesannya.
Lebih jauh, Bupati berharap nilai-nilai Jamnas tidak selesai di Cibubur. Pengalaman nasional itu harus dibawa pulang dan dihidupkan di keluarga, sekolah, dan masyarakat, sebagai bekal untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan berkarakter.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memerintahkan pembina dan pendamping untuk mengutamakan keselamatan dan kenyamanan peserta. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua yang telah menjadi kekuatan utama di balik keberangkatan putra-putrinya.
“Dukungan panjenengan semua menjadi kekuatan besar bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Pelepasan tersebut turut dihadiri Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Brebes Djoko Gunawan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Sutaryono, jajaran Kwarcab, serta para orang tua peserta.
Momentum pelepasan ini menjadi penanda keseriusan Brebes dalam membangun sumber daya manusia sejak dini. Di tengah tantangan zaman yang penuh distraksi digital dan krisis keteladanan, Gerakan Pramuka dinilai masih menjadi benteng paling relevan untuk membentuk mentalitas pantang menyerah dan kepedulian sosial.
Kontingen Brebes sendiri merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai Kwartir Ranting se-Kabupaten Brebes. 48 peserta yang terbagi dalam regu putra dan putri ini telah melalui proses pembinaan intensif, baik fisik, mental, maupun keterampilan kepramukaan. Mereka dipersiapkan tidak hanya untuk mengikuti kegiatan, tetapi untuk berprestasi dan berjejaring.
Ketua Kwarcab Brebes Djoko Gunawan menegaskan, pihaknya telah membekali seluruh peserta dengan kesiapan maksimal agar mampu bersaing dan berkolaborasi secara positif dengan kontingen dari seluruh Indonesia.
Kini, 48 Pramuka terbaik itu siap mengukir cerita di Cibubur. Mereka berangkat membawa misi: belajar, mengabdi, dan membuktikan bahwa generasi Brebes siap tumbuh sebagai generasi tangguh untuk Indonesia.
“Jadikan Jamnas ini sebagai titik tolak. Kalian adalah tunas-tunas harapan Brebes. Jaga nama baik daerah, jaga kesehatan, dan buktikan bahwa Pramuka Brebes adalah Pramuka yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” pungkasnya.***
(4905)













