Diduga Dibagikan Sekaligus untuk Sepekan, Program MBG di SDN Jayanti 1 Dikeluhkan Wali Murid

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Jayanti 1, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan dari sejumlah wali murid. Program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa itu diduga dibagikan sekaligus untuk kebutuhan satu minggu. Temuan ini diperoleh dari hasil pantauan dan penelusuran tim Media Center Jayanti (MCJ), Senin (9/3/2026).

Beberapa wali murid mengaku mempertanyakan mekanisme pembagian makanan dalam program tersebut.
Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa paket makanan MBG, termasuk susu, dibagikan sekaligus untuk satu pekan kepada siswa.

“MBG di sekolah dibagikan sekaligus untuk satu minggu,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, mekanisme pembagian tersebut justru membuat bantuan makanan tidak dimanfaatkan secara optimal. Ia mengaku anaknya tidak mengonsumsi makanan tersebut, sementara susu yang diterima justru menumpuk di rumah.

“Anak saya juga tidak memakannya, susunya sampai menumpuk di kulkas,” katanya.

Keluhan ini memunculkan pertanyaan di kalangan wali murid mengenai efektivitas pelaksanaan program MBG di sekolah tersebut.

Pasalnya, program yang dirancang untuk membantu pemenuhan gizi siswa dikhawatirkan tidak mencapai tujuan apabila distribusi dilakukan sekaligus dalam jumlah banyak.

Sebagian wali murid bahkan berpendapat bahwa bantuan tersebut akan lebih bermanfaat apabila diberikan dalam bentuk lain.

“Kalau seperti ini, menurut saya lebih baik diuangkan saja,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SDN Jayanti 1 maupun pengelola dapur program MBG belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan mekanisme pembagian makanan yang dilakukan sekaligus untuk satu minggu.

Tim Media Center Jayanti menyatakan akan terus menelusuri informasi ini serta berupaya mengonfirmasi kepada pihak sekolah, pengelola dapur MBG, dan pihak terkait lainnya guna memperoleh penjelasan resmi.

Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program, diharapkan pihak terkait segera melakukan evaluasi agar tujuan utama program MBG untuk meningkatkan gizi siswa dapat tercapai secara optimal.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Daerah Cermati RUU Ketenagakerjaan untuk Menjaga Keseimbangan Hubungan Industrial
MADAS Lumajang Gelar Pasukan di 21 Kecamatan, Ahmad Huzaini: Jaga Rumah Besar Kita
Dari Lereng Puspo, MADAS Pasuruan Raya Tebar Kepedulian Bantu Wujudkan Masjid Baitul Falah
Mayangan Punya Panggung Baru, Warga Satukan Seni, Tradisi dan Identitas Pesisir
Probolinggo Siapkan Pola Baru Perencanaan Pembangunan, Data dan Digitalisasi Jadi Penopang
PERANG BINTANG DI UJUNG TIMUR JATENG: Tarian Senegal di Rumput Agus Salim
Korupsi Mempermalukan Indonesia, DePA-RI Dorong Efek Jera dan Pengembalian Aset Negara
Dari Polda ke Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Bawa Harapan Baru

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah Daerah Cermati RUU Ketenagakerjaan untuk Menjaga Keseimbangan Hubungan Industrial

Minggu, 20 September 2026 - 13:16 WIB

MADAS Lumajang Gelar Pasukan di 21 Kecamatan, Ahmad Huzaini: Jaga Rumah Besar Kita

Minggu, 20 September 2026 - 13:08 WIB

Dari Lereng Puspo, MADAS Pasuruan Raya Tebar Kepedulian Bantu Wujudkan Masjid Baitul Falah

Sabtu, 19 September 2026 - 18:01 WIB

Probolinggo Siapkan Pola Baru Perencanaan Pembangunan, Data dan Digitalisasi Jadi Penopang

Sabtu, 19 September 2026 - 16:45 WIB

PERANG BINTANG DI UJUNG TIMUR JATENG: Tarian Senegal di Rumput Agus Salim

Berita Terbaru