Dari Abu Semeru Bangkit Ekonomi Baru : Cacing Tanah Jadi Sumber Penghidupan Warga

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat langkah pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru. Salah satu program yang kini disiapkan adalah pengembangan peternakan budidaya cacing tanah yang akan dikelola langsung oleh warga Desa Supiturang dan Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan resmi yang digelar di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (10/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus menunjukkan kepedulian terhadap penyintas Semeru. Ia menegaskan bahwa pemulihan ekonomi masyarakat harus dilakukan dengan pendekatan pemberdayaan yang relevan dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyampaikan terima kasih atas seluruh bentuk bantuan dan kepedulian yang terus diberikan kepada penyintas Semeru,” ujarnya.

Bupati menuturkan, pascabencana banyak warga kehilangan mata pencaharian akibat rusaknya lahan pertanian serta terhentinya aktivitas ekonomi harian. Karena itu, budidaya cacing tanah dipandang sebagai alternatif usaha yang cepat, mudah dijalankan, dan memiliki nilai ekonomi yang stabil.

“Salah satu solusi yang menurut saya sangat baik adalah budidaya cacing tanah. Ini bisa dikerjakan oleh siapa pun, dan hasilnya dapat mendukung percepatan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk tetap sabar menanti proses normalisasi lahan pascaerupsi. Menurutnya, pemerintah bersama semua pemangku kepentingan terus berupaya melakukan pemulihan secara bertahap, mulai dari penataan kembali area terdampak hingga penyediaan peluang pekerjaan baru bagi warga.

“Semoga program ini membawa manfaat bagi masyarakat dan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain yang terdampak erupsi Semeru,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Supiturang, Nurul Yakin Pribadi, menjelaskan bahwa budidaya cacing tanah akan dijalankan secara gotong royong dan terstruktur. Mulai dari pelatihan, penyediaan sarana produksi, hingga jaminan pemasaran akan dikerjakan bersama melalui kolaborasi dengan CV RAJ Organik.

“Kita akan bareng-bareng. Apa yang dibutuhkan dan siapa yang akan membantu akan disiapkan bersama. Dengan dukungan CV RAJ Organik, termasuk ketersediaan lahan, ini langkah cepat untuk membantu mereka yang kehilangan pekerjaan,” terangnya.

Program budidaya cacing tanah tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi pemulihan ekonomi keluarga penyintas, sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan usaha baru yang berbasis potensi lokal dan ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BUPATI IPUK AJUKAN HELIKOPTER WATER BOMBING
Tapteng Punya Laut Luas, Tapi PAD Tak Seberapa: Wabup Mahmud Persoalkan Regulasi PNBP
Gesah Pendidikan Bareng Bupati Ipuk, Beasiswa hingga Masa Depan Anak Disabilitas Jadi Pembahasan
Karya Cantik Dari Balik Lapas Banyuwangi, Warga Binaan Pelajari Seni Meronce Tas Bersama IWAPI
KORCAM BARISTAN TEGALSARI APRESIASI DINAS PENGAIRAN DAN KORSDA, PETANI DASRI–TAMANSARI TETAP DAPAT AIR DI MUSIM KEMARAU
​Gandeng Penggiat Anti Narkoba, BNNK Banyuwangi Perluas Tentakel P4GN Lewat 54 Fasilitator
Meriahkan Maulid Nabi dengan Tradisi Ndag-Ndogan, Warga Binaan Lapas Banyuwangi Diajak Meneladani Akhlak Rasulullah
Gelar Shrimp Fiesta, Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang Banyuwangi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:21 WIB

BUPATI IPUK AJUKAN HELIKOPTER WATER BOMBING

Kamis, 3 September 2026 - 08:42 WIB

Tapteng Punya Laut Luas, Tapi PAD Tak Seberapa: Wabup Mahmud Persoalkan Regulasi PNBP

Kamis, 3 September 2026 - 01:46 WIB

Gesah Pendidikan Bareng Bupati Ipuk, Beasiswa hingga Masa Depan Anak Disabilitas Jadi Pembahasan

Selasa, 1 September 2026 - 08:43 WIB

Karya Cantik Dari Balik Lapas Banyuwangi, Warga Binaan Pelajari Seni Meronce Tas Bersama IWAPI

Selasa, 1 September 2026 - 08:09 WIB

KORCAM BARISTAN TEGALSARI APRESIASI DINAS PENGAIRAN DAN KORSDA, PETANI DASRI–TAMANSARI TETAP DAPAT AIR DI MUSIM KEMARAU

Berita Terbaru