Aktivis Gerudug Paripurna DPRD Tangerang, Tagih Janji”Gemilang ” dan Desak Hentikan PIK 2 serta Polusi Maut Balaraja

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | ​Kabupaten Tangerang – Suasana Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang mendadak tegang setelah dikejutkan oleh teriakan dan interupsi keras dari sejumlah aktivis yang berhasil masuk, Senin (13/10/2025).

Aksi ini dilakukan bertepatan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang ke-393, sebagai bentuk kritik keras terhadap kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) yang dinilai jauh dari harapan.

​Para aktivis menyampaikan tiga tuntutan utama yang diterikan:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1.​Mengapa Kabupaten Tangerang Belum Gemilang? Aktivis mempertanyakan janji dan visi “Tangerang Gemilang” yang selama ini digaungkan, karena dianggap belum terealisasi secara nyata bagi kesejahteraan dan infrastruktur yang merata.

2 ​Hentikan Proyek PIK 2 di Pantura: Mereka mendesak agar proyek Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) di wilayah Pantura ditinjau ulang dan dihentikan karena dinilai minim manfaat bagi masyarakat lokal, merusak lingkungan pesisir, dan berpotensi memicu masalah sosial.

3. ​Tangerang Bebas Polusi Udara, Terutama di Balaraja: Tuntutan ini menjadi desakan paling mendesak, menyoroti parahnya pencemaran udara di Kecamatan Balaraja, khususnya di Kawasan Oleg Balaraja. Pencemaran ini diakibatkan oleh perusahaan-perusahaan nakal yang diduga membuang limbah berbahaya tanpa pengawasan, yang berdampak serius dan mengancam kesehatan masyarakat sekitar.

​Sorotan Utama: Infrastruktur Rusak dan Polusi Maut

​Selain isu Gemilang dan PIK 2, aktivis juga menyoroti dua masalah akut yang belakangan banyak menelan korban:
​Jalanan Rusak Parah dan Truk Tanah Liar: Aktivis menuding rusaknya jalan-jalan vital seperti di Pakuhaji, Teluknaga, Cisoka, dan Balaraja disebabkan oleh lalu lintas kendaraan angkut tanah yang melebihi batas muatan dan volume. Parahnya, banyak truk tanah yang secara terang-terangan melanggar jam operasional yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda), sehingga memicu kecelakaan fatal dan jatuh korban jiwa.

3. ​Pencemaran Udara di Balaraja: Aktivis mengecam kelalaian Pemda dalam pengawasan terhadap industri-industri di Kawasan Oleg Balaraja yang terus memproduksi limbah berbahaya. “Pemerintah di mana saat rakyat menghirup udara beracun setiap hari?” ujar salah satu aktivis dalam orasinya.

​Dalam momentum HUT Kabupaten Tangerang ke-393 ini, para aktivis berharap Pemda Kabupaten Tangerang segera “berbenah total”. Tuntutan mereka tidak berhenti pada perbaikan kebijakan dan infrastruktur, tetapi juga penegakan hukum: “Tangkap koruptor-koruptor di Lingkup Pemda Kabupaten Tangerang yang bermain dengan uang rakyat!”

​Aksi ini merupakan pesan tegas bahwa momentum hari jadi harus dijadikan evaluasi total, di mana Pemda didesak untuk mengalihkan fokus dari proyek-proyek raksasa yang kontroversial, menjadi fokus pada perbaikan fundamental seperti infrastruktur, lingkungan, dan kesehatan masyarakat.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reses DPRD Kabupaten Tangerang Serap Aspirasi Warga Pasanggrahan, Fokus PDAM dan Pemberdayaan UMKM
Kakanwil Kemenag Banten Pimpin Doa di Puncak Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari
RTLH Milik Ibu Karnasih di Kresek Diduga Luput dari Perhatian, Aktivis Soroti Kinerja Pemerintah
12 Tahun Konsisten, Program Katarak Gratis Banyuwangi Sentuh Ribuan Warga
BPOM Gelar Intervensi Keamanan Pangan di Banyuwangi, Libatkan Desa, Pasar, dan Sekolah
Jembatan Ambles 2025, Proyek Sungai Lembu Banyuwangi Masuk Tahap Tender
Latihan Dalmas Skala Besar, Polresta Banyuwangi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Jemput Bola Serap Aspirasi, Fajrul Falah Gelar Reses Ke-3 di Desa Cikande

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:39 WIB

Reses DPRD Kabupaten Tangerang Serap Aspirasi Warga Pasanggrahan, Fokus PDAM dan Pemberdayaan UMKM

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Kakanwil Kemenag Banten Pimpin Doa di Puncak Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari

Rabu, 29 April 2026 - 11:41 WIB

RTLH Milik Ibu Karnasih di Kresek Diduga Luput dari Perhatian, Aktivis Soroti Kinerja Pemerintah

Rabu, 29 April 2026 - 11:24 WIB

12 Tahun Konsisten, Program Katarak Gratis Banyuwangi Sentuh Ribuan Warga

Rabu, 29 April 2026 - 11:21 WIB

BPOM Gelar Intervensi Keamanan Pangan di Banyuwangi, Libatkan Desa, Pasar, dan Sekolah

Berita Terbaru

TNI POLRI

Patroli Malam Babinsa dan Komduk Perkuat Keamanan 

Rabu, 29 Apr 2026 - 14:57 WIB