Akses Jalan Setapak di TPU Putuk Tertutup Pohon Kamboja, BPBD Kota Probolinggo Turun Tangan

- Penulis

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | PROBOLINGGO – Pohon kamboja yang tumbang dan melintang di jalan setapak kawasan Taman Pemakaman Umum (TPU) Putuk Utara, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, akhirnya mendapat penanganan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo, Selasa (8/9/2026) siang.

Penanganan tersebut dilakukan setelah BPBD menerima laporan terkait kondisi pohon yang telah tumbang sejak dua hari sebelumnya. Batang dan sejumlah bagian pohon menutup akses jalan setapak yang berada di dalam kawasan pemakaman.

Merespons laporan tersebut, BPBD Kota Probolinggo langsung mengerahkan enam personel menuju lokasi. Tim membawa peralatan pemotong berupa gergaji mesin untuk mempercepat proses evakuasi pohon dari jalur yang terhalang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Probolinggo, Boedi Harjanto, melalui Sekretaris BPBD Kota Probolinggo, Dedy Ristantama, mengatakan penanganan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang masuk dari wilayah Kelurahan Mangunharjo.

“Begitu laporan kami terima, personel langsung kami arahkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan. Kondisi pohon memang menghambat akses jalan setapak di dalam area TPU,” ujar Dedy.

Ia menyebut, enam personel diterjunkan untuk melakukan pemotongan dan pembersihan pohon. Tim bekerja menggunakan gergaji mesin untuk membagi batang pohon menjadi beberapa bagian agar proses pemindahan lebih mudah dilakukan.

Dedy menjelaskan, pohon kamboja tersebut telah berada dalam kondisi tumbang selama kurang lebih dua hari. Karena posisinya berada tepat di jalur yang biasa digunakan masyarakat, keberadaan pohon tersebut membuat mobilitas di dalam kawasan TPU menjadi kurang leluasa.

“Pohon tumbang ini bukan baru terjadi hari ini, tetapi sudah sekitar dua hari. Karena mengganggu akses, kami melakukan penanganan agar jalan setapak tersebut tidak lagi tertutup dan dapat dimanfaatkan kembali,” jelasnya.

Menurut Dedy, petugas tidak hanya melakukan pemotongan batang utama, tetapi juga membersihkan bagian-bagian pohon yang berserakan di sekitar jalur. Langkah tersebut dilakukan agar setelah evakuasi selesai, akses masyarakat benar-benar kembali terbuka.

Ia menegaskan, BPBD terus merespons laporan masyarakat yang berkaitan dengan kejadian pohon tumbang maupun kondisi lain yang membutuhkan penanganan kebencanaan. Kecepatan laporan menjadi salah satu faktor penting agar gangguan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

“Laporan masyarakat menjadi informasi awal bagi kami untuk menentukan penanganan. Kami mengimbau setiap kejadian seperti pohon tumbang yang mengganggu akses maupun berpotensi membahayakan segera disampaikan kepada petugas,” katanya.

Dedy juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati ketika berada di sekitar pepohonan, terutama saat menemukan pohon dalam kondisi miring, patah, atau bagian dahannya terlihat rawan jatuh. Kondisi tersebut sebaiknya tidak ditangani sendiri apabila membutuhkan peralatan dan tenaga khusus.

“Yang paling utama adalah keselamatan. Apabila kondisi pohon membutuhkan penanganan khusus, masyarakat sebaiknya melaporkan kepada pihak terkait sehingga prosesnya dapat dilakukan oleh petugas dengan peralatan yang sesuai,” pungkas Dedy.

Di sisi lain, Lurah Mangunharjo, Ikrom Wida Utama, mengatakan keberadaan pohon tumbang tersebut sebelumnya menjadi perhatian karena menutup salah satu akses di dalam kawasan TPU Putuk Utara.

“Kami menerima informasi mengenai pohon kamboja yang tumbang dan kemudian melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Kondisi itu memang perlu segera ditangani karena berada di jalur yang digunakan masyarakat,” kata Ikrom.

Ia menilai respons cepat dari BPBD sangat membantu dalam mengatasi gangguan akses di kawasan pemakaman. Enam personel yang datang ke lokasi langsung melakukan pemotongan terhadap pohon menggunakan gergaji mesin.

“Dengan adanya penanganan dari BPBD, pohon yang sebelumnya melintang di jalan setapak dapat segera dipotong. Kami mengapresiasi langkah cepat petugas dalam merespons laporan tersebut,” ujarnya.

Ikrom berharap akses jalan setapak di dalam TPU Putuk Utara dapat kembali dimanfaatkan secara normal setelah seluruh material pohon dibersihkan. Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan pemakaman.

“Kawasan pemakaman merupakan fasilitas yang digunakan masyarakat. Karena itu, kebersihan, kerapian, dan kondisi aksesnya perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat merasa nyaman ketika beraktivitas di dalamnya,” tuturnya.

Pihak kelurahan, lanjut Ikrom, akan terus berkoordinasi dengan BPBD maupun instansi terkait apabila ditemukan kondisi lingkungan yang membutuhkan penanganan. Ia juga meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan persoalan serupa di wilayah Kelurahan Mangunharjo.

“Kami terbuka terhadap informasi dari masyarakat. Setiap laporan akan kami koordinasikan dengan pihak yang berwenang sehingga persoalan di lapangan bisa mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Proses pemotongan dan evakuasi pohon dilakukan secara bertahap oleh petugas BPBD hingga material yang menghalangi jalan setapak dapat disingkirkan. Penanganan tersebut diharapkan membuat akses di dalam TPU Putuk Utara kembali terbuka dan aktivitas masyarakat di kawasan pemakaman dapat berjalan dengan lebih aman dan lancar. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Dekranas Kunjungi Desa Tenganan, Dorong Pelestarian Tenun Geringsing Bali
Gubernur Koster Tegaskan Pentingnya Sinergi Berdayakan Masyarakat
UU PERS BUKAN SEKEDAR ATURAN, MENGHALANGI TUGAS JURNALIS ADA KONSEKUENSINYA – VIRUS PUNGLI SUDAH MENJADI HAL BIASA
Ibu Tri Suswanti Tito Karnavian Apresiasi Registrasi Posyandu Bali
Dua Tahun Presiden Prabowo: 200 Fakta Gerak Nyata, Ekonomi Tumbuh 5,45% Tertinggi 13 Tahun, Kemiskinan Turun, BUMN Melonjak
Peduli Korban Karhutla Bromo, Kapolres Probolinggo Bersama Polwan Datangi Keluarga Korban
Samsat Lumajang Diserbu Wajib Pajak Selama Program Pemutihan, Petugas Imbau Warga Tak Menunggu Batas Akhir
Oknum Perilaku Anggota Polisi Viral di Medsos, IPDA Widy : Propam Dalami Informasi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:08 WIB

Ketua Dekranas Kunjungi Desa Tenganan, Dorong Pelestarian Tenun Geringsing Bali

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Gubernur Koster Tegaskan Pentingnya Sinergi Berdayakan Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:57 WIB

UU PERS BUKAN SEKEDAR ATURAN, MENGHALANGI TUGAS JURNALIS ADA KONSEKUENSINYA – VIRUS PUNGLI SUDAH MENJADI HAL BIASA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:28 WIB

Ibu Tri Suswanti Tito Karnavian Apresiasi Registrasi Posyandu Bali

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Dua Tahun Presiden Prabowo: 200 Fakta Gerak Nyata, Ekonomi Tumbuh 5,45% Tertinggi 13 Tahun, Kemiskinan Turun, BUMN Melonjak

Berita Terbaru