Keterangan:Tarkam Rasa Liga Champions! 3.500 Penonton Padati Rengasbandung, TNI-Polri Kunci Lapangan, Brader FC Tekuk Solidaritas FC 1-0 dan Bawa Pulang Total Hadiah 75 Juta
BREBES,GarudaXpose.com//Kalau Jakarta punya GBK, Jatibarang punya Sipung Jati. Dan Sabtu (5/9/2026) sore kemarin, Sipung Jati benar-benar meledak!
Bukan gempa, tapi lautan manusia. Kurang lebih 3.500 penonton tumpah ruah menyaksikan Grand Final Open Turnamen Persaba Cup VII 2026. Laga Brader FC Sigambir Vs Solidaritas FC Jatibarang. Kick-off 16.10 WIB, cuaca cerah 30 derajat, tapi tensi di dalam lapangan jauh lebih panas dari seng atap tribun.
3.500 PENONTON BIKIN SIPUNG JATI BERGEMURUH
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak jam 2 siang, motor sudah parkir berderet sampai ke pematang sawah. Ada yang bawa tikar, ada yang manjat pohon waru demi dapat kursi VIP gratis. Pedagang es teh, cilok, dan gorengan teriakannya lebih kencang dari komentator. Final tingkat kecamatan, rasa final Piala Dunia.
BABAK PERTAMA BUNTU, JUAL BELI SERANGAN TANPA GOL
Brader FC yang dinakhodai manajer Obix dan Bung Uki – Bos Sahabat Computer Sigambir – dengan pelatih kepala Oji Brader turun dengan pakem maut 4-3-3. Kapten Arozi memimpin pasukan: Jovan, Fajar, Devi Alpiano, Rohman, Verdong, Galih, Harun Laude, dan benteng terakhir penjaga gawang Fadli.
Di seberang, Solidaritas FC Jatibarang juga pakai skema sama 4-3-3. Kapten Bagas duet dengan Ilham, Ansori, Cokar, Ajiong, Junet dan Ambon terus menggempur. Hasilnya? Serangan silih berganti, tapi papan skor masih perawan. 0-0 hingga peluit turun minum. Penonton sampai ada yang komentar, “Jantung saya sudah 2×30 menit, Pak!”
Perangkat pertandingan dijaga wasit Bung Bhaktiar, dibantu Abu Rizal, Rendi, cadangan Soni Ade dan Pengawas Pertandingan Aulia Rahman.
SATU PELURU SATU SEJARAH: GALIH NO 14 JADI PAHLAWAN
Masuk babak kedua, tensi naik ke ubun-ubun. Kedua tim sudah panas, ingin jadi juara.
Dan menit 46, momen itu datang. Bola mati, bola liar di depan gawang Solidaritas FC. Dari kerumunan, nomor punggung 14, Galih, muncul seperti hantu. Sekali sontek! Penjaga gawang Solidaritas, Bagus, terkecoh, terpaku. Gol! 1-0!
Gol semata wayang itu bikin tribun Brader FC pecah tangis haru. Skor tipis itu bertahan sampai wasit Bhaktiar meniup peluit panjang. Full time 2×30 menit berakhir. Sejarah tercipta, Brader FC Sigambir angkat trofi Persaba Cup VII untuk pertama kalinya!
Perjalanan mereka tidak instan. Melewati 32 tim, 16 besar, 8 besar, semifinal yang melelahkan, hingga akhirnya jadi Raja.
ni yang bikin final kali ini istimewa dan aman.
TNI dari Koramil Jatibarang turun imut tapi tegas mengamankan Grand Final bersama Polsek Jatibarang di bawah pimpinan AKP Kasam. Begitu loreng TNI berdiri di pinggir lapangan, penonton yang tadinya mau nyerobot masuk karena protes offside langsung auto sopan.
“Siap salah, Pak Babinsa!” teriak seorang penonton sambil cengengesan dan balik duduk. Yang tadinya saling ejek antar kubu, begitu dilirik Pak TNI, langsung akuran sambil rebutan gorengan. Ditambah Linmas Desa dan Banser yang sigap, final berjalan aman, tertib, kondusif, plus ada komedinya.
Laga resmi ditutup Sekcam Jatibarang Haidar yang mewakili Camat Jatibarang Rade Andriana Younansyah, S.STP., M.Si. Hadir lengkap: Koramil, Polsek, Sekretaris PSSI Brebes Drs. Bambang Purwanto, Ketua KONI diwakili Danang, Perwakilan Dindikpora Kusrianto, Ketua Panitia H. Kasirun, S.Pd., dan Kades Rengasbandung Wuryanto, SE.
PESTA 75 JUTA, PEMAIN TERBAIK DAN TOP SKOR
Tak hanya trofi, Brader FC berhak atas uang pembinaan dari total hadiah Rp 75 Juta. Runner-up diraih Solidaritas FC, Juara 3 bersama direbut Kebogadung FC dan Persekal FC Kalipucang.
Gelar individu: Pemain Terbaik jatuh kepada Jovan dari Brader FC, berhak trofi dan uang pembinaan. Top Skor direbut Zaki dari Jakid FC Jatibarang Kidul.
Ketua Panitia H. Kasirun, S.Pd. menutup dengan pesan menyentuh:
“Terima kasih penonton terbaik se-Brebes. Penonton adalah saudara kita. Kedua tim bermain fair play, junjung tinggi sportivitas. Alhamdulillah Open Persaba Cup VII 2026 berjalan aman, tertib, kondusif sampai penyerahan piagam dan trofi. Terima kasih PSSI, KONI, Polres Brebes, Polsek, Koramil Jatibarang, Linmas, Banser, dan Pemerintah Desa. Bravo Persaba Cup VII!”
Sore itu, piala diangkat tinggi oleh Kapten Arozi di tengah sorak 3.500 orang. Di sudut lapangan, bocah-bocah kecil sudah menirukan selebrasi Galih. Sipung Jati menjadi saksi, tarkam di Brebes masih jadi hiburan rakyat paling jujur.***
(4905












