Dikebut! Huntara Bonalumban untuk 120 KK Kini Capai Progres 58 Persen

- Penulis

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Garudaxpose.com, Tapteng | Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, S.H., M.H., meninjau langsung pembangunan kawasan Rumah Hunian Sementara (Huntara) di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (3/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi, progres pembangunan, serta ketersediaan berbagai fasilitas pendukung bagi masyarakat yang terdampak bencana.

 

Dalam kunjungan itu, Bupati Masinton didampingi Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Alkadri Suenda, serta perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI. Bupati melihat langsung penataan kawasan sekaligus menerima pemaparan teknis terkait perkembangan pembangunan Huntara sebagai bagian dari penanganan darurat pascabencana Sumatera Utara III.

 

Berdasarkan pemaparan di lapangan, kawasan Huntara Bonalumban terdiri dari 10 blok hunian sementara dengan kapasitas sekitar 120 kepala keluarga (KK). Setiap blok dirancang untuk menampung 12 KK.

 

Hingga Kamis (3/9/2026), progres pembangunan telah mencapai 58 persen. Pihak pelaksana menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi dan penataan kawasan dapat rampung 100 persen pada 30 September 2026.

 

Selain bangunan hunian, kawasan tersebut juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya gedung serbaguna, mushola, sarana air bersih dari sumur bor, area parkir, serta sistem drainase yang terintegrasi.

 

Bupati Masinton menegaskan, percepatan pembangunan harus tetap diiringi dengan kualitas pekerjaan yang baik. Ia meminta perangkat daerah bersama pihak pelaksana terus melakukan koordinasi dan pengawasan secara intensif.

 

“Yang paling penting adalah memastikan pembangunan berjalan sesuai target, kualitasnya baik, dan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat dapat tersedia sehingga hunian ini benar-benar layak untuk ditempati,” kata Masinton.

 

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, lanjutnya, berkomitmen mengawal pembangunan tersebut hingga selesai agar masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati hunian sementara yang aman dan nyaman.

 

Sementara itu, Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Alkadri Suenda, menjelaskan bahwa kawasan Huntara Bonalumban tidak dirancang sekadar sebagai tempat tinggal sementara.

 

Menurutnya, melalui perencanaan site plan yang matang, kawasan hunian ditata agar tetap aman, layak, serta dapat mendukung aktivitas sosial masyarakat selama berada di Huntara.

 

(ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Info Bali Terkait Kader Posyandu dan IKM Bali Kreatif
“PENGANGKATAN RT 11 RW 02 DIDUGA TIDAK SESUAI ATURAN, WARGA MINTA DITINJAU ULANG!”
Jelang Hari Jadi ke-667, Pemkot Probolinggo Kenang Jasa Para Pendahulu Lewat Ziarah Makam
Tapteng Punya Laut Luas, Tapi PAD Tak Seberapa: Wabup Mahmud Persoalkan Regulasi PNBP
Setelah Viral Pemberitaan, Akhirnya Saluran Got Proyek Jalan Cisoka Cangkudu Di Bongkar
Internet Tengah Malam Disoal Warga,Satpol PP Jayanti Ikutut Disorot
Pedang Pora di Makodim Banyuwangi, Tiga Perwira Dilepas Menuju Masa Pensiun
Gubernur Koster Tegaskan Soal Perayaan Rahina Tumpek Landep 

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 04:52 WIB

Info Bali Terkait Kader Posyandu dan IKM Bali Kreatif

Jumat, 4 September 2026 - 00:38 WIB

Dikebut! Huntara Bonalumban untuk 120 KK Kini Capai Progres 58 Persen

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

“PENGANGKATAN RT 11 RW 02 DIDUGA TIDAK SESUAI ATURAN, WARGA MINTA DITINJAU ULANG!”

Kamis, 3 September 2026 - 10:11 WIB

Jelang Hari Jadi ke-667, Pemkot Probolinggo Kenang Jasa Para Pendahulu Lewat Ziarah Makam

Kamis, 3 September 2026 - 08:42 WIB

Tapteng Punya Laut Luas, Tapi PAD Tak Seberapa: Wabup Mahmud Persoalkan Regulasi PNBP

Berita Terbaru

Bali

Info Bali Terkait Kader Posyandu dan IKM Bali Kreatif

Jumat, 4 Sep 2026 - 04:52 WIB