“Sikap Barbar Sekdes Ragas Masigit: Gebrak Meja, Usir Wartawan dan LSM”

- Penulis

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

garudaxpose.com | Serang – Oknum Sekertaris desa (Sekdes) Desa Ragas Masigit Kecamatan Carenang Kabupaten Serang Provinsi Banten menunjukkan sikap dan prilaku Barbar kepada seorang jurnalis dan LSM.

Hal itu dialami Toni Firdaus, wartawan compaskotanews.com dan seorang Ketua LSM saat tengah melakukan konfirmasi meminta klarifikasi terhadap dugaan penyalahgunaan Dana Desa Ragas Masigit Kecamatan Carenang, tahun anggaran 2025, pada Selasa (4/11/25). di Kantor Desa Ragas Masigit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Ya Saya diusir paksa oleh Sekdes Ragas Masigit, saya mendampingi LSM Macan Tunggal mengkonfirmasi adanya temuan dugaan penyalahgunaan Dana Desa itu, namun kita mendapat intimidasi, meja di gebrak dan tumpahan kopi mengenai baju saya, kemudian kami dibentak ditunjuk tunjuk, dan diusir dorong paksa keluar kantor Desa,” ujar Toni membenarkan peristiwa itu, Rabu (5/11).

Ia juga telah melakukan pelaporan atas kejadian itu kepada tim siber Polda Banten dan telah men share hal itu kepada Menteri Desa.

” Saya sudah share kepada Menteri Desa, dan juga pelaporan kepada Tim Siber Polda Banten untuk memproses prilaku oknum Sekdes itu minta dukungan dan doanya dari teman teman Jurnalis,” sambung Toni.

Adanya kejadian itu memantik kemarahan Wartawan di Serang Timur, dan kecaman terhadap sikap oknum Sekdes mengumpamakan sebagai seorang Preman jalanan.

“Sikap barbar dan prilaku Sekdes itu tak ubahnya seperti seorang preman jalanan, kasar dan tidak berwibawa sebagai seorang pejabat di tingkat Desa,” Cetus Josh Munthe, seorang wartawan di Serang Timur.

Kepala Desa, Camat dan DPMD Kabupaten Serang diminta untuk membina bawahannya.

“Kejadian semacam ini seharusnya langsung dapat perhatian dari Kepala Desa, Camat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk menegur, dan memberikan binaan, dan diberi sanksi. Dia gak layak mengemban tugas Sekdes, Kepala Desa dan Perangkat Desa harus dapat menjadi teladan di masyarakat,, Jika ada pertanyaan mengenai yang dibahas oleh teman Media dan LSM kan bisa didiskusikan diterangkan dengan baik, kesan marah mengamuk ini tanda tanda ada kepanikan dengan apa yang dikonfirmasi,” ujar Josh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Luka Kecelakaan, Pelajar di Jember Diduga Dianiaya Usai Tabrakan
Lilin Penerangan Proyek Diduga Picu Kebakaran, Warung Warga di Balaraja Hangus
Jagat Maya Heboh! Video Penolakan Cafe JDEYO di Cisoka Banjir Dukungan, Warga Soroti Legalitas dan Dampak Lingkungan
Bupati Hadiri Pemusnahan BB Perkara Tindak Pidana Umum yang Digelar Kejaksaan Negeri Lumajang
*Kontroversi Lahan Bengkok & Kawasan Pangan di Jepara Dialihfungsikan Jadi Gardu Induk PLN, Warga Tolak Keras*
Kobaran Api Lahap Kapal Ikan di Pelabuhan Mayangan Probolinggo
Banjir Kiriman Mulai Menggenangi Permukiman Warga Ciberum, Jayanti
Jalan Nasional Banyuwangi – Jember, Sepeda Motor Tabrak Truk Tangki di Selatan RS Fatimah

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:34 WIB

Bukan Luka Kecelakaan, Pelajar di Jember Diduga Dianiaya Usai Tabrakan

Kamis, 23 April 2026 - 02:13 WIB

Lilin Penerangan Proyek Diduga Picu Kebakaran, Warung Warga di Balaraja Hangus

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

Jagat Maya Heboh! Video Penolakan Cafe JDEYO di Cisoka Banjir Dukungan, Warga Soroti Legalitas dan Dampak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:19 WIB

Bupati Hadiri Pemusnahan BB Perkara Tindak Pidana Umum yang Digelar Kejaksaan Negeri Lumajang

Selasa, 21 April 2026 - 06:27 WIB

*Kontroversi Lahan Bengkok & Kawasan Pangan di Jepara Dialihfungsikan Jadi Gardu Induk PLN, Warga Tolak Keras*

Berita Terbaru