Komnas HAM Soroti Capaian Banyuwangi dalam Pembangunan Inklusif, Diusulkan Ikut Penilaian HAM Nasional

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | BANYUWANGI – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI mengapresiasi komitmen Pemkab Banyuwangi dalam memperkuat pemenuhan hak dasar masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang inklusif.

Apresiasi tersebut disampaikan saat audiensi dan sosialisasi program Penilaian HAM di Banyuwangi, Kamis (6/8/2026), yang dihadiri langsung Ketua Komnas HAM RI Anis Hidayah bersama jajaran komisioner.

Di depan jajaran Komisioner Komnas HAM, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memaparkan bahwa pembangunan daerah diarahkan pada pendekatan human-centered development atau pembangunan yang berpusat pada kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ipuk, pendekatan tersebut tercermin dari penurunan angka kemiskinan menjadi 6,13 persen, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia menjadi 75,17, usia harapan hidup yang menjadi 74,43 tahun, serta pertumbuhan ekonomi 5,65 persen pada 2025.

“Di sektor pendidikan kami terus memperkuat program sosial dan inklusif, Siswa Asuh Sebaya, Banyuwangi Mengajar, hingga beasiswa Banyuwangi Cerdas dan Banyuwangi Progresif,” ujar Ipuk.

Pemkab juga memperluas layanan bagi Anak Berkebutuhan Khusus melalui program Agage Pintar dan Lebur Seketi (Layanan Inklusif Peserta Berkebutuhan Khusus dengan Pendekatan Hati) agar seluruh anak memperoleh kesempatan belajar yang setara.

Di bidang kesehatan, Banyuwangi mengembangkan layanan preventif melalui Mall Orang Sehat, Jemput Bola Rawat Warga, serta telekonsultasi 24 jam OASIS Wangi (Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi) yang bekerja sama dengan NGO NORA Health dari Amerika Serikat.

“Pendidikan dan kesehatan merupakan investasi dasar. Kami memastikan faktor ekonomi, usia, maupun keterbatasan geografis tidak menghalangi warga memperoleh layanan yang layak,” kata Ipuk.

Komitmen terhadap prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) juga diperkuat melalui Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2025 tentang Unit Layanan Disabilitas.

Saat ini 6 dari 54 organisasi perangkat daerah telah mempekerjakan aparatur sipil negara penyandang disabilitas. Ruang partisipasi pembangunan pun dibuka lebar melalui forum Rembuk Difabel, Rembuk Lansia, dan Rembuk Anak.

Untuk pemenuhan hak pangan, Pemkab Banyuwangi menjalankan program Rantang Kasih bagi lebih dari 3.000 lansia miskin serta penanganan stunting melalui program Banyuwangi Tanggap Stunting, dengan melibatkan dan memberdayakan pedagang sayur keliling.

“Setiap warga memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk memperoleh informasi, mengakses layanan publik, dan menikmati kehidupan yang layak tanpa terkecuali,” tegas Ipuk.

Ketua Komnas HAM RI Anis Hidayah mengaku terkesan dengan kesiapan Banyuwangi dalam memaparkan berbagai indikator pembangunan berbasis hak asasi manusia.

“Saya cukup terkejut karena memperoleh data yang sangat komprehensif dari Ibu Bupati. Ini menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pemenuhan hak asasi manusia,” ujar Anis.

Atas komitmen tersebut, Anis mengatakan akan menunjuk Banyuwangi sebagai salah satu daerah di Indonesia yang dilakukan penilaian nilai-nilai HAM dalam pembangunan daerahnya.

Penilaian HAM merupakan program nasional yang telah berjalan selama tiga tahun di bawah koordinasi Bappenas untuk mengukur kepatuhan pemerintah terhadap prinsip-prinsip HAM.

Ditambahkan Anis, Banyuwangi menjadi salah satu daerah di Pulau Jawa dan mewakili dari Jawa Timur yang akan diproyeksikan mengikuti penilaian HAM tahun depan bersama sejumlah daerah lain di Indonesia.

“Program yang dijalankan Banyuwangi menunjukkan banyak kemajuan. Berbagai kebijakan yang telah dilakukan sudah mengarah pada pemenuhan hak-hak dasar masyarakat sesuai indikator hak asasi manusia,” kata Anis. (Kevin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WABUP CUP FUTSAL 2026 RESMI DIBUKA, 180 TIM BEREBUT PRESTASI DAN HADIAH Rp50 JUTA
Wujud Sinergi Lintas Wilayah, Kantah Kabupaten Serang Sukseskan Program PTSL dan Bedah Rumah di Kampung Ambon
Diresmikan, Destinasi Wisata Air Alami di Desa Tamansari Siap Menjadi Daya Tarik Baru Banyuwangi
Segel Kantor DPC Demokrat Brebes Dibuka, Fraksi DPRD Minta Kader Hormati Keputusan DPP
Silaturahmi Kapolda Sumsel Bersama Pimpinan Kampus, UNITAS Palembang Tegaskan Komitmen Kolaborasi
Ketum FORJI Lumajang Ucapkan Selamat kepada Bahrusyofan Hasanudin, S.H. atas Lulus Yudisium STIH Jenderal Sudirman Lumajang
Jumat Berkah, Satlantas Polres Lumajang Bagikan Nasi Kotak kepada Sopir Truk
240 Tukang Becak Brebes Ikuti Pelatihan Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo, Sekali Cas Bisa Tempuh 60 Km – Pak Adnan Karangsari Menangis Terharu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:18 WIB

WABUP CUP FUTSAL 2026 RESMI DIBUKA, 180 TIM BEREBUT PRESTASI DAN HADIAH Rp50 JUTA

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Wujud Sinergi Lintas Wilayah, Kantah Kabupaten Serang Sukseskan Program PTSL dan Bedah Rumah di Kampung Ambon

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Diresmikan, Destinasi Wisata Air Alami di Desa Tamansari Siap Menjadi Daya Tarik Baru Banyuwangi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Segel Kantor DPC Demokrat Brebes Dibuka, Fraksi DPRD Minta Kader Hormati Keputusan DPP

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Silaturahmi Kapolda Sumsel Bersama Pimpinan Kampus, UNITAS Palembang Tegaskan Komitmen Kolaborasi

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemkab Bangli Sampaikan Jawaban Atas Tiga Raperda Strategis

Selasa, 27 Okt 2026 - 04:52 WIB