WABUP CUP FUTSAL 2026 RESMI DIBUKA, 180 TIM BEREBUT PRESTASI DAN HADIAH Rp50 JUTA

- Penulis

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAXPOSE.COM | BANYUWANGI — Turnamen Futsal Wakil Bupati (Wabup) Cup 2026 resmi dibuka Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, di GOR Indoor Tawang Alun, Jumat (23/10/2026). Ajang olahraga yang telah memasuki satu dekade penyelenggaraan ini kembali menjadi panggung persaingan atlet futsal sekaligus wadah pembinaan generasi muda di Kabupaten Banyuwangi.

 

Kompetisi yang berlangsung mulai 23 Oktober hingga 7 November 2026 tersebut diikuti sebanyak 2.160 peserta yang tergabung dalam 180 tim, terdiri atas 132 tim pelajar dengan 1.584 peserta serta 48 tim kategori umum dengan 576 peserta. Para peserta akan berkompetisi memperebutkan total hadiah sebesar Rp50 juta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Besarnya jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme terhadap olahraga futsal di Banyuwangi. Turnamen ini bukan sekadar agenda pertandingan tahunan, melainkan juga menjadi ruang bagi para pemain untuk mengasah kemampuan, menguji mental bertanding, membangun kekompakan, dan menunjukkan potensi di hadapan publik.

 

Satu Dekade Wabup Cup, Momentum Memperkuat Pembinaan Atlet

 

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyampaikan bahwa Wabup Cup yang rutin digelar sejak 2016 memiliki peran penting dalam membuka ruang kompetisi bagi atlet futsal, khususnya kalangan pelajar.

 

Menurutnya, kompetisi yang berkesinambungan dibutuhkan untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat dikembangkan agar mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.

 

“Turnamen ini menjadi ajang penjaringan bibit unggul. Kami berharap akan lahir atlet-atlet futsal yang bisa membawa nama Banyuwangi ke level yang lebih tinggi,” ujar Mujiono.

 

Penyelenggaraan turnamen selama satu dekade menjadi momentum untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga daerah. Sebab, potensi atlet muda tidak cukup hanya ditemukan melalui pertandingan, tetapi juga perlu diikuti pembinaan berkelanjutan, pelatihan yang terarah, kompetisi rutin, serta dukungan terhadap perkembangan prestasi mereka.

 

Dengan demikian, Wabup Cup diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi musiman, tetapi mampu menjadi bagian dari ekosistem pembinaan futsal yang terukur dan berkesinambungan di Banyuwangi.

 

Bukan Hanya Mengejar Kemenangan, Sportivitas Jadi Ukuran

 

Di tengah persaingan memperebutkan gelar juara, Mujiono juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan mampu mengendalikan emosi selama pertandingan.

 

Ia menekankan bahwa kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Sikap disiplin, menghormati lawan, menerima keputusan pertandingan, serta menjaga ketertiban merupakan bagian penting dari pendidikan karakter melalui olahraga.

 

“Kepada semua peserta, selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitas, hindari emosi di lapangan, dan terima apa pun hasilnya dengan lapang dada,” pesannya.

 

Pesan tersebut menjadi penting mengingat futsal merupakan olahraga dengan intensitas tinggi yang menuntut kecepatan, ketahanan fisik, konsentrasi, dan kerja sama tim. Tanpa pengendalian emosi dan kedisiplinan, persaingan yang seharusnya melahirkan prestasi berpotensi berubah menjadi konflik di lapangan.

 

Karena itu, penyelenggara, perangkat pertandingan, pelatih, dan seluruh peserta diharapkan bersama-sama menjaga agar setiap pertandingan berjalan aman, tertib, dan menjunjung nilai-nilai fair play.

 

Seluruh Peserta Mendapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

 

Salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan Wabup Cup 2026 adalah perlindungan bagi para peserta. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk mengantisipasi risiko kecelakaan selama mengikuti pertandingan.

 

Mujiono menjelaskan bahwa peserta yang mengalami cedera dapat memperoleh penanganan sesuai ketentuan dan cakupan manfaat program yang berlaku.

 

“Jika ada peserta yang mengalami cedera, biaya pengobatannya akan dicover BPJS. Ini bentuk perlindungan kesehatan bagi peserta,” jelas Mujiono.

 

Langkah tersebut menjadi aspek penting dalam penyelenggaraan olahraga, terutama ketika melibatkan ribuan peserta dan pertandingan yang berlangsung selama lebih dari dua pekan.

 

Perlindungan peserta perlu berjalan beriringan dengan kesiapan pertolongan pertama, petugas medis, prosedur penanganan cedera, serta koordinasi yang jelas apabila terjadi keadaan darurat. Dengan dukungan tersebut, kompetisi diharapkan tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga memperhatikan keselamatan seluruh pemain.

 

15 Pertandingan Setiap Hari, Penyelenggara Dituntut Menjaga Kualitas

 

Ketua Panitia Wabup Cup 2026, Ahmat Iqbal Firdaus, menjelaskan bahwa seluruh tim kategori putra akan menjalani kompetisi melalui sistem penyisihan dan dilanjutkan dengan sistem gugur.

 

Menurutnya, selama pelaksanaan turnamen akan digelar sekitar 15 pertandingan setiap hari di GOR Tawang Alun.

 

Padatnya jadwal pertandingan menuntut pengelolaan teknis yang matang, mulai dari ketepatan waktu, kesiapan lapangan, koordinasi antartim, pengaturan penonton, hingga pengamanan dan penanganan medis.

 

Dengan total 180 tim yang terlibat, konsistensi penyelenggaraan menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan setiap peserta mendapatkan kesempatan bertanding secara adil dan sesuai jadwal.

 

“Kami berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar dan menjadi ajang yang positif bagi perkembangan futsal di Banyuwangi,” demikian harapan yang sejalan dengan tujuan penyelenggaraan kompetisi tersebut.

 

Evaluasi dan Keberlanjutan Menjadi Pekerjaan Berikutnya

 

Besarnya partisipasi pelajar dan kategori umum merupakan modal penting bagi perkembangan futsal di Banyuwangi. Namun, keberhasilan turnamen idealnya tidak hanya diukur dari jumlah peserta, kemeriahan pembukaan, atau besarnya hadiah yang diperebutkan.

 

Hal yang tidak kalah penting ialah sejauh mana kompetisi mampu melahirkan pemain potensial, meningkatkan kualitas permainan, memperluas kesempatan pembinaan, serta memberikan pengalaman bertanding yang aman dan berkualitas bagi seluruh peserta.

 

Penyelenggaraan Wabup Cup juga dapat menjadi ruang evaluasi untuk memperbaiki kualitas wasit, manajemen pertandingan, fasilitas pendukung, pelayanan medis, dan sistem penjaringan atlet berbakat.

 

Apabila hasil kompetisi ditindaklanjuti dengan program pembinaan yang konsisten, turnamen ini berpeluang memberikan manfaat lebih luas daripada sekadar perebutan gelar juara.

 

Pada akhirnya, satu dekade Wabup Cup harus menjadi pijakan untuk memperkuat masa depan futsal Banyuwangi. Harapannya, para pemain muda yang tampil tahun ini tidak hanya pulang membawa pengalaman bertanding, tetapi juga memperoleh jalan yang lebih terbuka untuk berkembang menjadi atlet berprestasi.

 

Wabup Cup 2026 bukan sekadar tentang siapa yang mengangkat trofi, melainkan bagaimana kompetisi mampu membangun karakter, menjaga keselamatan pemain, dan melahirkan generasi atlet yang membanggakan Banyuwangi.

 

(Kabiro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadi Garda Depan Inklusi Keuangan, BRI Jember Beri Pembinaan Berkala untuk Agen BRILink
Wujud Sinergi Lintas Wilayah, Kantah Kabupaten Serang Sukseskan Program PTSL dan Bedah Rumah di Kampung Ambon
Proyek Revitalisasi SD Sipakpahi Hutari Disorot, Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Periksa
BPBD Kota Probolinggo Gelar Pembinaan Relawan, Perkuat Kapasitas dan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Tiga Desa di Kecamatan Sukapura Gunakan Dana Afirmasi Bupati Probolinggo, Fokus Infrastruktur Rabat Beton, Pengaspalan dan Pavingisasi
Merajut Kepedulian Sesama, LPK MS Bersama Rumah Kebangsaan Gelar Aksi Sosial di Genteng
DPC MADAS Bangkalan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Konang Terdampak Kemarau
Polisi Amankan 234 Liter Pertalite, Pengawasan SPBU Pandan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:18 WIB

WABUP CUP FUTSAL 2026 RESMI DIBUKA, 180 TIM BEREBUT PRESTASI DAN HADIAH Rp50 JUTA

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Jadi Garda Depan Inklusi Keuangan, BRI Jember Beri Pembinaan Berkala untuk Agen BRILink

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Proyek Revitalisasi SD Sipakpahi Hutari Disorot, Warga Desak Inspektorat dan Kejaksaan Periksa

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:29 WIB

BPBD Kota Probolinggo Gelar Pembinaan Relawan, Perkuat Kapasitas dan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Tiga Desa di Kecamatan Sukapura Gunakan Dana Afirmasi Bupati Probolinggo, Fokus Infrastruktur Rabat Beton, Pengaspalan dan Pavingisasi

Berita Terbaru