BREBES,GarudaXpose.com//- Badan Gizi Nasional (BGN) kembali melakukan pergantian pucuk pimpinan. Sudaryono resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN pada Rabu (22/7/2026) di Istana Negara Jakarta, menggantikan Nanik S. Deyang.
Pergantian ini menjadi babak baru dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program unggulan Presiden Prabowo.
Diketahui, kursi Kepala BGN sebelumnya sempat mengalami dinamika. Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakilnya ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi di lingkungan BGN setelah adanya laporan yang mencuat pada pertengahan Mei 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, pada Senin (8/6/2026), Presiden melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Pelantikan tersebut diumumkan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi.
Namun jabatan Nanik S. Deyang tidak berlangsung lama. Pada 22 Juli 2026, Nanik mengumumkan pengunduran diri dengan alasan kesehatan. Presiden kemudian menunjuk Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang juga loyalis partai untuk mengisi posisi tersebut.
Menanggapi pergantian itu, Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Brebes, Murnaeni, S.E., menyambut positif pelantikan Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar.
“Kami Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Brebes Murnaeni, S.E., mengucapkan selamat atas dilantiknya Bapak Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi Ibu Nanik S. Deyang selama mengabdikan diri di BGN,” ujar Murnaeni kepada GarudaXpose.com,Sabtu (25/7/2026).
Murnaeni juga menyampaikan doa untuk kesembuhan mantan Kepala BGN tersebut. “Teriring doa agar beliau, Ibu Nanik S. Deyang, diberi kesembuhan dan kesehatan,” imbuhnya.
Menurutnya, Sudaryono merupakan figur yang tepat untuk membenahi tata kelola BGN pasca diterpa isu korupsi. Ia menilai Sudaryono sebagai pribadi tegas yang akan mampu mendengarkan aspirasi mitra, pegawai, dan masyarakat luas.
“Kami yakin beliau juga akan bisa melakukan tata kelola BGN dengan baik karena pribadi Bapak Sudaryono itu tegas,” tegasnya.
Ia berharap, di bawah komando Sudaryono, program MBG dapat tertata lebih baik dan menerapkan prinsip zero tolerance terhadap korupsi.
“Harapan kami, program unggulan Presiden, MBG, akan tertata lebih baik, sehingga bisa memberi manfaat khususnya bagi para penerima dan masyarakat pada umumnya,” pungkas Murnaeni.”””
(4905)













