Banyuwangi Tuan Rumah Konsolidasi Delegasi Indonesia dalam ASEAN Smart Cities Network

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI–  Delegasi indonesia Dalam Asean Smart Cities Network (ASCN) menggelar pertemuan di Kabupaten Banyuwangi, Senin (20/7/2026). Pertemuan tersebut tersambung secara daring dalam rapat tahunan ASCN ke-9 yang berpusat di Filipina.

 

Annual Meeting ini diikuti oleh 11 negara anggota ASEAN secara daring. Selain anggota Asean, juga dihadiri negara mitra seperti Korea, Jepang, Uni Emirate Arab, hingga Rusia. Kegiatan ini digelar untuk membahas kerja sama dalam memajukan pembangunan wilayah perkotaan yang cerdas dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pertemuan di Banyuwangi diikuti oleh perwakilan enam delegasi yang berasal dari kabupaten/kota yang berbeda-beda di Indonesia. Yakni Kabupaten Banyuwangi, Jakarta, Kota Makassar, Kabupaten Sumedang, Kota Semarang, dan Kota Denpasar.

 

Pertemuan dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal dan diikuti oleh kepala daerah atau perwakilannya dari kabupaten/kota delegasi.

 

Safrizal menjelaskan, ASCN merupakan asosiasi negara-negara yang mempelopori pemajuan smart city di Asia Tenggara. Dalam asosiasi ini, kata dia, Indonesia punya peran untuk memajukan smart city, baik di kabupaten/kota di Tanah Air maupun di negara-negara lain di Asia Tenggara.

 

“Kami memusatkan pertemuan konsolidasi di Kabupaten Banyuwangi. Awalnya, saat ASCN berdiri pada 2018, yang kita promosikan ke tingkat Asia Tenggara, yakni DKI Jakarta, Makassar, dan Banyuwangi. Sekarang kita tambah 3 lagi,” kata dia.

 

Dalam pertemuan hari itu, kata Safrizal, para delegasi melaporkan kemajuan smart city di wilayahnya masing-masing kepada peserta rapat tahunan ASCN.

 

“Di sinilah kita bisa sharing berbagai praktek baik yang dilakukan masing-masing delegasi. Kita bisa saling tukar pikiran, bahkan bisa saling mencontoh praktek baiknya,” tutur dia.

 

Dalam kesempatan itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memaparkan berbagai progress pengembangan “Smart City” di Banyuwangi. Mulai dari pemanfaatan Big Data, program kesehatan tele konsultasi online 24jam, hingga pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

 

“Banyuwangi hadir bersama jaringan kota ASCN lainnya untuk saling berbagi praktek baik terkait program Smart City dengan negara ASEAN. Banyuwangi sendiri mengembangkan smart city dengan pendekatan smart village,” kata Ipuk.

 

Salah satu yang dicontohkan adalah pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dengan berdirinya Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R). Ini merupakan sistem pengelolaan sampah sirkular mulai dari memilih sampah di level rumah tangga, Pendidikan linkungan, mendorong partisipasi masyarakat hinga mengubah sampah menjadi energi. 

 

“Program ini mampu mengurangi sampah yang tidak terolah lebih lanjut, bahkan juga telah mampu mengelola sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif Refuse Derived Fuel (RDF). Sebanyak puluhan ton RDF tersebut telah dikirim untuk menjadi bahan bakan industri,” papar Ipuk

 

Selain itu, Ipuk juga memaparkan Banyuwangi telah mengembangkan program kesehatan Telekonsultasi kesehatan gratis bersama mitra Noora Health. Oasis Wangi (Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi) ini memberikan layanan konsultasi kesehatan non-stop (24 jam) melalui platform WhatsApp. 

 

“Cukup melalui WhatsApp, warga bisa menanyakan berbagai informasi kesehatan secara realtime. Juga bisa menerima tips dan edukasi kesehatan secara reguler,” terang Ipuk. 

 

“ASCN ini menginspirasi semua anggotanya untuk saling belajar praktek baik bagaimana menciptakan daerah yang tidak hanya smart, namun juga yang dalam kerangka pembangunan berkelanjutan,” tutup Ipuk. (Kevin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Surplus Pangan, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Kembali Panen Raya Jagung di Banyuwangi
Punya Potensi Besar, KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian
Perkuat Kualitas Pembangunan, Pemkab Banyuwangi Gandeng IAI Kembangkan Arsitektur Berbasis Lokal dan Berkelanjutan
Acara Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026
BUPATI IPUK AJUKAN HELIKOPTER WATER BOMBING
Tapteng Punya Laut Luas, Tapi PAD Tak Seberapa: Wabup Mahmud Persoalkan Regulasi PNBP
Gesah Pendidikan Bareng Bupati Ipuk, Beasiswa hingga Masa Depan Anak Disabilitas Jadi Pembahasan
Karya Cantik Dari Balik Lapas Banyuwangi, Warga Binaan Pelajari Seni Meronce Tas Bersama IWAPI

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 00:30 WIB

Jaga Surplus Pangan, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Kembali Panen Raya Jagung di Banyuwangi

Minggu, 13 September 2026 - 00:25 WIB

Punya Potensi Besar, KAI Pilih Banyuwangi Buka Layanan Baru Angkutan Ternak dan Pertanian

Minggu, 13 September 2026 - 00:24 WIB

Perkuat Kualitas Pembangunan, Pemkab Banyuwangi Gandeng IAI Kembangkan Arsitektur Berbasis Lokal dan Berkelanjutan

Kamis, 10 September 2026 - 01:59 WIB

Acara Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 06:21 WIB

BUPATI IPUK AJUKAN HELIKOPTER WATER BOMBING

Berita Terbaru

Jakarta

Polri Comunity Policing Jepang, Perkuat Peran Bhabinkamtibmas

Minggu, 13 Sep 2026 - 02:12 WIB