Keterangan:Kick Off 16 September di Lapangan Agus Salim Slatri, Panitia Tekankan Sportivitas, Keamanan, dan Kebangkitan UMKM Larangan
SLATRI, LARANGAN,BREBES,GarudaXpose.com//-Setelah 11 tahun tertidur, gairah sepak bola di Kecamatan Larangan kembali bergelora. Turnamen sepak bola legendaris MAHERA CUP II 2026 dipastikan akan kembali digelar di Lapangan Agus Salim, Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes.

Kepastian itu mengemuka dalam Technical Meeting (TM) yang digelar pada Minggu, 13 September 2026, di Aula Balai Desa Slatri. Rapat teknis yang dihadiri seluruh perwakilan 32 tim peserta tersebut menjadi penanda resmi dimulainya pesta bola rakyat Larangan dengan jadwal Kick Off pada Rabu, 16 September 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Technical Meeting berlangsung khidmat dan penuh antusias. Turut hadir unsur Forkopimcam Larangan, jajaran panitia, dan perwakilan PSSI Kabupaten Brebes.
Hadir sebagai perwakilan Camat Larangan, Kasi Trantib Kusworo, SE dalam sambutannya menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi perebutan juara.
“Tujuan utama kami adalah menghidupkan kembali UMKM di wilayah Larangan dan menjadikan turnamen ini sebagai ajang silaturahmi warga Brebes. Hanya itu yang perlu saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini,” ujar Kusworo.
Sementara dari sisi keamanan, Polsek Larangan yang diwakili Bhabinkamtibmas Bambang Permadi memberikan imbauan tegas kepada seluruh tim dan suporter.
“Keamanan penonton dan suporter tolong dijaga. Jangan sampai terjadi kericuhan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Belajar dari kejadian kemarin, jangan sampai terulang kembali,” tegas Bambang.
Turut hadir Bhabinsa Koramil Larangan, Ketua Panitia Pelaksana Atok, perwakilan PSSI Kabupaten Brebes H. Daudin, Komisi Wasit Sony Ade, Komisi Disiplin PSSI Rosidin, serta Pengawas Pertandingan H. Tarsidin.
Dalam TM tersebut, regulasi turnamen dibacakan langsung oleh H. Daudin di hadapan seluruh manajer dan kapten kesebelasan. Aturan main, sistem pertandingan, hingga sanksi disiplin dibahas tuntas untuk memastikan turnamen berjalan fair play dan profesional.
Ketua Panitia, Atok, menjelaskan bahwa Mahera Cup II 2026 akan diikuti 32 tim terbaik se-Kabupaten Brebes dan sekitarnya. Format kompetisi akan menggunakan sistem gugur yang menjamin setiap laga berlangsung sengit dan penuh gengsi.
“11 tahun kami menunggu. Mahera Cup bukan hanya soal bola, ini soal harga diri dan kebangkitan sepak bola Larangan. Kami ingin melahirkan bibit-bibit baru sekaligus menggerakkan ekonomi warga di sekitar lapangan,” pungkas Atok.
Dengan selesainya Technical Meeting, seluruh tim kini telah mengantongi regulasi resmi dan siap bertarung memperebutkan supremasi Mahera Cup II 2026.***
(4905)














