Keterangan:Tiga Gol Cantik Hiasi Babak Pertama, Kiper Gemah FC Urik Lakukan Blunder di Awal Babak Kedua
GRINTING,BREBES,GarudaXpose.com//– Lapangan Hijau Desa Grinting kembali menjadi saksi drama. Di hari ke-12 Open Turnamen Porsegi Grinting Cup 2026, Rabu (10/9/2026) sore, Brawijaya FC Kenanga Sumber Cirebon memastikan tiket 16 besar usai menaklukkan Gemah FC Gumelar Tegal dengan skor meyakinkan 2-4.
Laga kick off pukul 16.20 WIB ini dipimpin perangkat pertandingan yang solid: Wasit Utama Ruswan, dibantu Abu Rizal dan Soni Agus di garis, wasit cadangan Irfan, serta pengawas pertandingan Rustomo. Cuaca cerah dengan temperatur 32°C dan sekitar 400 penonton membuat atmosfer pertandingan begitu panas dan hidup
Babak Pertama: Pesta 3 Gol Cantik
Kedua tim sama-sama menerapkan formasi menyerang 4-3-3. Gemah FC di bawah kapten Dwi (No. 8) dengan penjaga gawang Urik dan trisula Dwi, Fufu, Candra langsung menekan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun Brawijaya FC racikan pelatih Awy dengan kapten Rudi, kiper Nana, dan trident Ardi, Iwan, Ade Domble tampil lebih efektif.
Gol 1-0 (Gemah FC): Menit ke-11, skema cantik terjadi. Umpan terobosan kapten Dwi membelah pertahanan, diselesaikan Fufu dengan sepakan melengkung indah dari luar kotak penalti. Bola menghujam pojok kanan gawang Nana. Grinting bergemuruh.
Gol 1-1 (Brawijaya FC): Hanya berselang 7 menit, Brawijaya membalas lebih cantik. Menit ke-18, kerjasama satu-dua Ardi dan Iwan diakhiri tendangan first time Ade Domble. Gol voli keras tanpa bisa dihalau Urik.
Gol 1-2 (Brawijaya FC): Menit ke-26, gol terbaik sore itu lahir. Ardi melakukan solo run dari tengah lapangan, melewati dua bek Gemah, lalu melepaskan tembakan chip dingin melewati Urik yang sudah maju. Skor 1-2 bertahan hingga jeda turun minum.
Babak Kedua: Petaka 2 Menit Awal, Blunder dan Gol Bunuh Diri
Baru 2 menit babak kedua berjalan, petaka datang untuk Gemah FC.
Gol 1-3 (Bunuh Diri): Menit ke-32, sebuah crossing mendatar dari Iwan (Brawijaya FC) sebenarnya tidak berbahaya. Kiper Gemah FC, Urik, sudah menangkap bola dengan sempurna. Namun naas, bola licin terlepas dari dekapannya – blunder fatal. Dalam upaya menyelamatkan, bola justru tersapu kaki bek Gemah FC sendiri dan masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri. Sorak penonton berubah menjadi desahan kecewa.
Mental Gemah FC runtuh seketika.
Gol 1-4 (Brawijaya FC): Menit ke-38, memanfaatkan kepanikan lawan, Brawijaya kembali menghukum. Gol cepat dari Iwan lewat sundulan bebas memanfaatkan sepak pojok Rudi.
Gol 2-4 (Gemah FC): Gemah FC tidak menyerah. Menit ke-49, kapten Dwi membayar kesalahan timnya. Lewat tendangan bebas melengkung cantik dari jarak 20 meter, Dwi memperkecil kedudukan menjadi 2-4. Namun waktu 2×30 menit sudah habis.
Wasit Ruswan meniup peluit panjang. Skor fulltime 2-4.
Hasil ini memastikan Brawijaya FC Kenanga Sumber Cirebon lolos ke 16 besar Open Turnamen Porsegi Grinting Cup 2026. Sebaliknya, Gemah FC Gumelar Tegal harus tersingkir secara tragis karena blunder di momen krusial.
Komentar Panitia:
Ketua Panitia Kisnodo bersama Koordinator Turnamen Eko Purwanto mengapresiasi fair play kedua tim. “Pertandingan berkualitas. Gol-gol indah, tapi sepak bola memang kadang ditentukan oleh kesalahan kecil. Itu yang terjadi pada Gemah FC hari ini,” ujar Eko Purwanto, Kamis (10/9/2026).
Besok Laga Panas Tetangga!
Jangan lewatkan laga hari ke-13, Jumat (11/9/2026). Duel klasik penuh gengsi akan tersaji: PERSABA FC Rengasbandung vs DIVA JAYA FC Kecipir. Dijamin seru!***
(4905)













