Bunda PAUD Kota Probolinggo Kenalkan Jaran Bodag kepada Murid Baru TK Lewat Dongeng dan Tari

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | PROBOLINGGO – Kesenian tradisional Jaran Bodag menjadi media pembelajaran yang diperkenalkan kepada puluhan peserta didik baru TK Negeri Pembina Kota Probolinggo dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (16/7). Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Bunda PAUD Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin.

Mengusung tema “Cerita Pertama di Hari Baru Bersama Bunda PAUD Kota Probolinggo, MPLS Ramah untuk Kota Probolinggo Bersolek, Hari Baru, Aman, dan Nyaman di Sekolah”, kegiatan dirancang agar anak-anak dapat mengenal lingkungan sekolah melalui aktivitas yang menyenangkan sekaligus mengenalkan budaya lokal.

Kedatangan Bunda PAUD di TK Negeri Pembina disambut penampilan senam bertajuk “Rukun Sama Teman” yang dibawakan para murid. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Bunda PAUD Kecamatan Mayangan, Bunda PAUD Kelurahan Wiroborang, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dari metode pembelajaran di dalam kelas, Bunda PAUD mengajak anak-anak mengenal salah satu ikon kesenian Kota Probolinggo melalui kegiatan mendongeng yang dipadukan dengan praktik menari menggunakan properti kuda tiruan atau Jaran Bodag.

Dengan bahasa yang sederhana, Evariani memperlihatkan cara memainkan properti tersebut sekaligus mengajak seluruh murid mengikuti gerakan tari secara bersama-sama. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap instruksi sambil bernyanyi dan bergerak di halaman sekolah.

Menurutnya, pengenalan budaya sejak usia dini dapat menjadi sarana efektif untuk membangun rasa cinta terhadap daerah sekaligus melatih kemampuan motorik anak melalui aktivitas fisik yang menyenangkan.

Selain memperkenalkan kesenian tradisional, ia juga mengingatkan pentingnya membiasakan anak aktif bergerak dan bersosialisasi dengan teman sebaya.

“Anak-anak harus lebih banyak bermain, bergerak, dan berinteraksi dengan teman-temannya. Dengan begitu tubuh menjadi sehat, kuat, sekaligus belajar saling mengenal dan bekerja sama,” ujarnya.

Sebagai simbol dimulainya perjalanan pendidikan para peserta didik baru, Bunda PAUD bersama anak-anak menempelkan daun harapan pada media edukasi Pohon Harapan Anak Hebat. Masing-masing daun menjadi representasi harapan agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, percaya diri, dan gemar belajar.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu anak-anak secara bersama sebelum seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama.

Kepala TK Negeri Pembina, Halipa, mengatakan sekolahnya menerima 56 peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Dengan tambahan tersebut, jumlah keseluruhan siswa kini mencapai 92 anak yang terbagi ke dalam enam rombongan belajar.

Ia menjelaskan pelaksanaan MPLS tahun ini sepenuhnya mengacu pada ketentuan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 mengenai pelaksanaan MPLS Ramah.

“Kegiatan difokuskan pada proses adaptasi anak melalui permainan edukatif, pengenalan lingkungan sekolah, dan aktivitas yang membuat mereka merasa aman, nyaman, serta bahagia sejak hari pertama masuk sekolah,” jelas Halipa.

Melalui pendekatan tersebut, diharapkan peserta didik baru dapat lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan belajar sekaligus mulai mengenal nilai-nilai budaya lokal yang menjadi bagian dari identitas Kota Probolinggo.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentingnya Kesadaran Hukum, Polres Lumajang Edukasi Pelajar Cegah Perundungan di Sekolah
Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh
Polisi Kerahkan untuk Pengamanan Peringatan Maulid Nabi di SMA Negeri 1 Tempeh, Lalu Lintas Diatur
Dari Lahan Sekolah untuk Swasembada Pangan: SMPN 2 Jatibarang Panen Jagung dan Belajar Budidaya Melon Premium di Garuda Farm
Gubernur Koster Hadiri Puncak Dies Natalis ke-59 FEB dan Unud
KKN UPGRIS Bantu UMKM Desa Ngemplak Naik Kelas Lewat Branding Kreatif dan Digitalisasi Usaha
Pemkab Banyuwangi Terus Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Kolaborasi dengan Dunia Usaha
Sambangi SMPN 3 Kalipuro, Polwan Banyuwangi Beri Edukasi Kenakalan remaja

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 03:19 WIB

Pentingnya Kesadaran Hukum, Polres Lumajang Edukasi Pelajar Cegah Perundungan di Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 03:19 WIB

Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh

Sabtu, 5 September 2026 - 04:51 WIB

Polisi Kerahkan untuk Pengamanan Peringatan Maulid Nabi di SMA Negeri 1 Tempeh, Lalu Lintas Diatur

Jumat, 4 September 2026 - 04:23 WIB

Dari Lahan Sekolah untuk Swasembada Pangan: SMPN 2 Jatibarang Panen Jagung dan Belajar Budidaya Melon Premium di Garuda Farm

Rabu, 2 September 2026 - 11:23 WIB

Gubernur Koster Hadiri Puncak Dies Natalis ke-59 FEB dan Unud

Berita Terbaru