Garudaexpos.com | Kabupaten Tangerang – Proyek pembangunan Kantor Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Karya Mandiri Sentul” di Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan. Proyek yang diduga dibiayai dari keuangan negara tersebut diduga mangkrak dan dinilai belum memenuhi prinsip keterbukaan informasi publik. Jumat (03/07/26)
Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, bangunan yang berada di depan jalan kawasan industri Olex tampak tidak lagi dikerjakan. Hingga saat pemantauan dilakukan, tidak terlihat adanya aktivitas pekerja maupun tanda-tanda kelanjutan pembangunan.
Kondisi bangunan baru mencapai tahap pemasangan dinding hebel dan belum dilengkapi atap.
Selain kondisi fisik yang belum selesai, di lokasi proyek juga tidak ditemukan papan informasi proyek yang lazim dipasang pada pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Papan proyek umumnya memuat informasi mengenai sumber pendanaan, nilai anggaran, pelaksana kegiatan, volume pekerjaan, serta jangka waktu pelaksanaan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
Di lokasi hanya terlihat sebuah spanduk berwarna biru bertuliskan, “Mohon Do’a Restu Rencana Pembangunan Kantor BUMDes ‘Karya Mandiri Sentul'”. Pada spanduk tersebut juga tercantum Lampiran Keputusan Kepala Desa Sentul Nomor: 06/Sk/Kep/Ds.Stl/I/2025 tertanggal 27 Februari 2025 yang memuat susunan pengurus BUMDes serta bidang usaha yang akan dijalankan, seperti perdagangan, UKM, jasa, dan rekreasi.
Namun demikian, spanduk sosialisasi tersebut tidak memuat informasi mengenai anggaran maupun pelaksanaan proyek sebagaimana yang umumnya tercantum dalam papan informasi proyek.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas mengenai status pembangunan gedung tersebut.
Sejumlah warga berharap pemerintah desa dapat memberikan penjelasan terkait kelanjutan pembangunan, sumber pendanaan, serta alasan belum dipasangnya papan informasi proyek agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Desa Sentul maupun pengurus BUMDes Karya Mandiri Sentul mengenai penyebab terhentinya pembangunan serta tidak adanya papan informasi proyek di lokasi.
Media masih berupaya menghubungi Kepala Desa Sentul dan pihak Kecamatan Balaraja untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan.
(Spi)












