Muh Rayhan Tuai Sorotan Positif Publik, Dalam Dialog Peringatan Hari Pancasila

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Garudaxpose.com|Probolinggo – Bersanding dengan sejumlah narasumber yang sudah mempunyai nama besar, Muh Rayhan (24) Ketua Bidang Akademik PAC GP Ansor Wonoasih menuai sorotan positif publik dalam gelaran dialog publik peringatan hari lahir Pancasila dengan tema Pancasila menjaga arah Indonesia, Rabu (24/6).

Koordinator BEM SI Daerah Yogyakarta tahun 2023-2024 ini mampu mengimbangi para narasumber lainya dalam menyampaikan informasi akurat berdasarkan fakta dan keahlian, mengedukasi audiens dengan menjawab pertanyaan secara objektif dan argumentatif.

Bahkan Rayhan berperan penting sebagai opinion leader untuk meluruskan kesalahpahaman dan memperdalam pemahaman publik terhadap topik yang sedang dibahas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muh Rayhan menyampaikan bahwa dialog publik adalah forum diskusi terbuka yang melibatkan masyarakat, pemangku kepentingan dan pembuat kebijakan.

“Tujuannya adalah memfasilitasi pertukaran ide, memberikan ruang aspirasi serta mencari solusi atau kesepakatan terkait isu yang rumit, kontroversial atau membutuhkan partisipasi luas,”ujarnya.

Mahasiswa yang sebentar lagi menyandang gelar S2 ini mengungkapkan, Pancasila berfungsi sebagai kompas moral dan bintang penunjuk arah (leitstar) yang memastikan Indonesia tidak kehilangan jati diri di tengah arus globalisasi.

“Landasan ini menjaga kesatuan bangsa yang majemuk dan mengarahkan pembangunan nasional agar senantiasa berkeadilan dan berketuhanan,”ungkapnya.

Lebih lanjut pria asal Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo ini menegaskan, Indonesia merupakan negara kepulauan dengan tingkat keberagaman yang sangat tinggi.

Tercatat lebih dari 1.300 suku bangsa, ratusan bahasa daerah, beragam agama dan kepercayaan serta karakter sosial budaya yang berbeda di setiap wilayah.

“Dalam konteks bangsa yang begitu heterogen, diperlukan sebuah fondasi pemersatu yang mampu menjaga stabilitas, keharmonisan dan arah pembangunan nasional, fondasi tersebut adalah Pancasila,”tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh
Polisi Kerahkan untuk Pengamanan Peringatan Maulid Nabi di SMA Negeri 1 Tempeh, Lalu Lintas Diatur
Dari Lahan Sekolah untuk Swasembada Pangan: SMPN 2 Jatibarang Panen Jagung dan Belajar Budidaya Melon Premium di Garuda Farm
Gubernur Koster Hadiri Puncak Dies Natalis ke-59 FEB dan Unud
KKN UPGRIS Bantu UMKM Desa Ngemplak Naik Kelas Lewat Branding Kreatif dan Digitalisasi Usaha
Pemkab Banyuwangi Terus Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Kolaborasi dengan Dunia Usaha
Sambangi SMPN 3 Kalipuro, Polwan Banyuwangi Beri Edukasi Kenakalan remaja
Sambut HUT ke-81 RI, SMAN 1 Tempeh Meriahkan SekarsarI dengan Penuh Kebersamaan Ajang Unjuk Kekompakan dan Silaturahmi Lintas Generasi Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 03:19 WIB

Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh

Sabtu, 5 September 2026 - 04:51 WIB

Polisi Kerahkan untuk Pengamanan Peringatan Maulid Nabi di SMA Negeri 1 Tempeh, Lalu Lintas Diatur

Jumat, 4 September 2026 - 04:23 WIB

Dari Lahan Sekolah untuk Swasembada Pangan: SMPN 2 Jatibarang Panen Jagung dan Belajar Budidaya Melon Premium di Garuda Farm

Rabu, 2 September 2026 - 11:23 WIB

Gubernur Koster Hadiri Puncak Dies Natalis ke-59 FEB dan Unud

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

KKN UPGRIS Bantu UMKM Desa Ngemplak Naik Kelas Lewat Branding Kreatif dan Digitalisasi Usaha

Berita Terbaru