PMR Bukan Organisasi Sekolah Biasa Tapi Lebih Dari Itu, Berikut Disampaikan

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Palembang,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumsel menghadiri, membuka serta melakukan penanaman pohon pada acara apel dan simulasi ayo siaga bencana dalam rangka Hari Palang Merah Remaja (PMR) ke 76 Tahun 2026 yang mana kegiatan ini sendiri dipusatkan di halaman Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 13 Palembang.

Turut hadir didalam kegiatan ini Ketua PMI Provinsi Sumsel, para jajaran di PMI Provinsi Sumsel, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel yang diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) SMA Disdik Provinsi Sumsel, Kepala Sekolah SMA Negeri 18 Palembang, Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Palembang, Kepala Sekolah Negeri Sumsel, dan undangan lainnya.

Dikatakan Ketua PMI Provinsi Sumsel Dr Hj Febrita Lustia Herman Deru, hari ini kan kegiatannya Hari Ulang Tahun (HUT) PMR yang ke 76. Kegiatan-kegiatan kita ini adalah mendonorkan darah di SMA Negeri 13 Palembang, ada pelatihan-pelatihan pertolingan pertama pada ada bencana. Sedangkan PMR sendiri, untuk sementara ini, sudah semua ya, sudah aktif, dan makanya kami kumpulkan disini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memang tidak bisa sampai seluruh PMR se Sumsel. Mungkin pada saatnya nanti bisa dikumpulkan perwakilan-perwakilan. Kalau tagline pada kegiatan ini yakni “Semangat Untuk Kemanusiaan”.

“Jadi kedepannya bisa pokoknya dapat lmu dari anak-anak semua. Mungkin anak-anak juga mempunyai keahlian yang lain, jadi mereka bersama bisa ditularkan kepada yang lain,” ujarnya.

Kemudian, kalau SMA Negeri 13 Palembang jadi walaupun di jauh, tapi berjalan, tapi semangat tetap berjalan, niatnya sudah baik berjalan, dan PMR ini sudah berjalan dengan baik.

Sedangkan untuk masukan saya rasa tidak ada, karena mereka ini kan adalah organisasi di sekolah. Terpenting tugas mereka adalah membantu teman-teman, yang jelas pertolongan pertama intinya kecelakaan.

“Di mana kecelakaan yang dimaksud adalah kecelakaan di sekolah. Tapi kalau kedepannya, kalau mereka melihat diluar ada kecelakaan, mereka langsung membantu, dan mereka harus sigap,” ungkapnya.

Menurut Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Palembang Ridwan Nawawi, S.Ag., M.Si, ini adalah satu kehormatan bagi kami, bahwa kami di percaya untuk menjadi tuan rumah pada kegiatan PMI tingkat provinsi Sumsel. Kenapa demikian, pertama sekolah ini adalah sekolah yang jarang untuk kegiatan.

Kedua memang kita punya fasiltas, mereka membutuhkan lapangan atau tempat yang luas. Disamping itu mungkin ada semacam penghargaan dengan kita semua dengan prestasi-prestasi yang selama ini kita raih.

“Untuk itulah kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan serta apresiasi yang diberikan kepada SMA Negeri 13 Palembang ini,” katanya.

Dilanjutkannya, terkait PMR di sekolah, kita sama, ada, makanya karena kita aktif, sering untuk mengikuti kegiatan, maka kita dilibatkan dalam kegiatan ini.

Kalau saya lihat karena memang kemarin tidak disebutkan jenisnya, itu adalah pohon buah-buahan, untuk menambah penghijauan di sekolah-sekolah yang dilakukan oleh PMI.

“Ini sebagai penanaman-penanaman tentang kegiatan yang dia lakukan di tempat ini. Terkait dengan komitmen, kalau itu tidak ada, kalau tidak komitmen apa pun,” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, terpenting kami hanya siap mensukseskan kegiatan pada hari ini, sudah itu tidak ada komitmen apa pun. Ya Bisa bersaing, bisa kemudian mengambil pengetahuan dari PMI langsung, bisa saling sharing berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan sekolah-sekolah lain.

Biasanya kalau pada hari biasa penuh dengan kegiatan mereka sendiri, setiap tahun dari masing-masing sekolah punya kegiatan yang melibatkan sekolah lain termasuk juga dengan di SMA Negeri 13 Palembang.

“Harapan saya mengambil pelajaran daripada hari ini, bahwa PMR itu ternyata adalah sebuah organisasi ekstra kulikuler yang diperhitungkan, dan punya nama,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kampung Baru FC Tahan Imbang Batas Tapanuli FC, Laga Sarat Gengsi Berakhir Lewat Adu Penalti di Torusan Cup IV 2026
Terlindungi: Ijazah Ditahan Sekolah karena Tunggakan SPP, Alumni MA di Puger Terkatung-katung
“Rupiah Bukan Mainan Cukong Singapura: Prabowo Menolak Indonesia Didikte Spekulan Asing”
TASYAKURAN & PELEPASAN SANTRI ANGKATAN II SMP TAHFIDZ AL-KARIM BOARDING SCHOOL, LAHIRKAN GENERASI CERDAS DAN HAFIZ AL-QUR’AN
Bakar Sampah Plastik di Lahan Perhutani, Ancam Hutan dan Terancam Sanksi Pidana
Dugaan Mandeknya Gugus Tugas Reforma Agraria di Mandailing Natal Jadi Sorotan Warga
Rupiah Melemah: Pasar Sedang Mengadili Penegak Hukum Indonesia
Sejarah Pembangunan Jalan Desa Prapat Hanya 2,3Km Terbangun itupun sudah hancur dan terkelupas dari Total 5 Km, Warga Keluhkan Akses Jalan Rusak yang Hambat Potensi Wisata dan Hasil Bumi

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:05 WIB

Kampung Baru FC Tahan Imbang Batas Tapanuli FC, Laga Sarat Gengsi Berakhir Lewat Adu Penalti di Torusan Cup IV 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:27 WIB

Terlindungi: Ijazah Ditahan Sekolah karena Tunggakan SPP, Alumni MA di Puger Terkatung-katung

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:27 WIB

“Rupiah Bukan Mainan Cukong Singapura: Prabowo Menolak Indonesia Didikte Spekulan Asing”

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:25 WIB

TASYAKURAN & PELEPASAN SANTRI ANGKATAN II SMP TAHFIDZ AL-KARIM BOARDING SCHOOL, LAHIRKAN GENERASI CERDAS DAN HAFIZ AL-QUR’AN

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:48 WIB

PMR Bukan Organisasi Sekolah Biasa Tapi Lebih Dari Itu, Berikut Disampaikan

Berita Terbaru