Bobrok! Skandal Absen Fiktif ASN Brebes: Guru, Dokter Gigi, Hingga Petugas Medis Ketahuan Curang

- Penulis

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com//-Kebobrokan mental sebagian aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Brebes akhirnya dibongkar habis-habisan. Hasil inspeksi mendadak BKPSDMD Brebes mengungkap fakta memalukan: pengguna aplikasi absensi ilegal justru didominasi guru dan tenaga kesehatan, termasuk dokter gigi yang seharusnya jadi teladan.

Sidak digelar Kamis, 30/4/2026, dipimpin langsung Kepala BKPSDMD Brebes, M Syamsul Haris. Aksi ini merupakan buntut viralnya praktik kotor ASN yang rela merogoh kocek Rp250 ribu demi bisa absen tanpa menginjakkan kaki di kantor. Uang negara digerogoti, pelayanan publik dikorbankan.

Tanpa pandang bulu, tim menyisir instansi secara acak dari sekolah dasar hingga puskesmas. “Sekolah jadi prioritas karena laporan yang masuk sudah mengerucut: guru biangnya,” tegas Haris usai menggerebek Puskesmas Klikiran, Jatibarang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta di lapangan lebih parah dari dugaan. Di SDN Brebes 01, tim langsung memergoki seorang guru yang tanpa malu mengakui memakai aplikasi haram tersebut. “Kami cek ke lapangan, dan memang busuk. Guru paling banyak yang main curang,” sentil Haris dengan nada tinggi.

Bahkan sebelum sidak, BKPSDMD sudah memanggil sejumlah guru untuk diinterogasi. Hasilnya? Empat guru secara gamblang mengaku sebagai budak aplikasi presensi palsu. “Saya panggil, mereka ngaku. Pakai aplikasi palsu untuk tipu negara,” beber Haris.

Kebusukan tidak berhenti di dunia pendidikan. Di Puskesmas Klikiran, sistem BKPSDMD langsung menangkap basah 7 karyawan yang kecanduan aplikasi ilegal. Mereka terdiri dari petugas rekam medis dan petugas farmasi — orang yang seharusnya bekerja melayani pasien. “Sistem kami deteksi 7 orang. Rekam medis dan farmasi ikut main,” ujar Haris geram.

Yang lebih mencoreng muka institusi, praktik curang ini juga menjerat Puskesmas Brebes. Seorang dokter gigi ikut tercatat sebagai pengguna aplikasi ilegal. “Dokter gigi juga ada. Tidak ada yang kebal,” cetus Haris singkat, tajam.

Ironisnya, saat diinterogasi, para ASN itu justru berkelit dengan alasan klise. Aplikasi ilegal disebut sangat membantu karena bisa absen dari mana saja. Ada yang berdalih bolak-balik jemput anak les, ada pula yang beralasan rumah jauh dari kantor. “Dalihnya macam-macam. Jemput anak, rumah jauh. Intinya malas kerja tapi mau gajian utuh,” sindir Haris.

Aplikasi berbayar ini memang dirancang untuk menipu sistem. ASN bisa absen dari kasur, dari kafe, dari mana saja, sementara pelayanan ke masyarakat terbengkalai.

Muak dengan kelakuan anak buahnya, BKPSDMD Brebes tak mau lagi kecolongan. Aplikasi presensi resmi yang bobrok itu akan segera dimusnahkan. Sebagai gantinya, absensi ASN akan menggunakan pemindaian wajah. “Cukup. Tidak ada lagi ruang untuk maling waktu negara,” pungkas Haris.red*

(Gus)

Satu tanggapan untuk “Bobrok! Skandal Absen Fiktif ASN Brebes: Guru, Dokter Gigi, Hingga Petugas Medis Ketahuan Curang”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending
Warga Kampung Sempur Jayanti Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Rumah
Satgas RI-PNG Yonif 645 Perkenalkan Anggota Pos dan Laksanakan Karya Bakti di Gereja Distrik Apalapsili
Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan
BPBD Lakukan Evakuasi Cepat, Jenazah Nelayan Asal Jember Terdampar di Pantai Savana Pandanwangi
Pemeriksaan Ketat Lapas Banyuwangi Bongkar Modua Penyelundupan Sabu di Area Sensitif Pengunjung Wanita
Diduga Langgar Aturan Mendahului, Bus AKAS Asri Alami Kecelakaan Beruntun dengan Dua Dump Truck di Probolinggo
Balap Liar di Simpang Lima Banyuwangi Dibubarkan Polisi, Empat Motor Spek Balap Disita

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 14:44 WIB

Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

Warga Kampung Sempur Jayanti Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Rumah

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:47 WIB

Satgas RI-PNG Yonif 645 Perkenalkan Anggota Pos dan Laksanakan Karya Bakti di Gereja Distrik Apalapsili

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:31 WIB

Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:17 WIB

BPBD Lakukan Evakuasi Cepat, Jenazah Nelayan Asal Jember Terdampar di Pantai Savana Pandanwangi

Berita Terbaru