Rumah Warga Nyaris Ambruk di Kresek, Diduga Luput dari Pendataan dan Bantuan Sosial

- Penulis

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Kondisi memprihatinkan dialami Ibu Nursiti Sadiah, warga Kampung Kosambi RT 013/06, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek. Rumah yang ditempatinya dilaporkan dalam keadaan rusak berat dan nyaris ambruk, sehingga membahayakan keselamatan penghuni, terutama saat hujan dan angin kencang, Kamis (30/4/2026).

Bangunan rumah tersebut terlihat tidak layak huni, dengan struktur kayu yang sudah lapuk, atap berlubang, serta lantai yang masih berupa tanah. Saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam rumah dan menggenang di seluruh ruangan.
Ibu Nursiti Sadiah mengaku belum mampu memperbaiki kondisi rumahnya karena keterbatasan ekonomi.

“Untuk makan sehari-hari saja sulit, apalagi untuk memperbaiki rumah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Warga sekitar menilai kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian pemerintah desa. Mereka mempertanyakan proses pendataan kesejahteraan sosial, termasuk dalam program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi acuan pemberian bantuan.

“Setiap ada pendataan atau menjelang pemilu, warga didata. Tapi setelah itu, banyak yang tidak mendapat tindak lanjut bantuan,” ungkap Hasanudin, salah satu warga setempat.

Warga juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap mekanisme pendataan dan penyaluran bantuan sosial di tingkat desa, agar tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Pasir Ampo belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi tersebut. Sementara itu, masyarakat berharap adanya perhatian dari pemerintah kecamatan maupun dinas terkait untuk segera melakukan verifikasi lapangan dan memberikan bantuan yang diperlukan.
Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya transparansi, akurasi data, serta pengawasan dalam program bantuan sosial, guna memastikan tidak ada warga yang terlewat dari perhatian pemerintah.

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Betonisasi Jalan di Balaraja Diduga Tidak Profesional, Minim Informasi dan Pengawasan
PT Djarum dan Pemkab Brebes Bangun 10 Rumah Layak Huni di Desa Rungkang, Tekan Stunting Lewat Sanitasi Terpadu
51 ASN Brebes Pensiun 1 Mei 2026, Pemkab Tekankan Financial Freedom dan Kesiapan Mental
Bupati Lumajang: ASN Terlibat Narkoba Disanksi Tegas hingga Pemberhentian
BREBES SIAGA KEMARAU: 175 RIBU HEKTAR LAHAN TERANCAM, EL NINO DAN KARHUTLA JADI ANCAMAN NYATA 2026
Pengambilan Sumpah Jabatan Perangkat Desa, Teguhkan Komitmen Pelayanan
Pencegahan Pernikahan Anak Jadi Prioritas, Camat Gunung Kaler Beri Arahan Tegas
Bunda Indah: Bangun Birokrasi Sehat, Lumajang Lakukan Pemeriksaan Bertahap bagi ASN

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:03 WIB

Rumah Warga Nyaris Ambruk di Kresek, Diduga Luput dari Pendataan dan Bantuan Sosial

Kamis, 30 April 2026 - 16:17 WIB

Proyek Betonisasi Jalan di Balaraja Diduga Tidak Profesional, Minim Informasi dan Pengawasan

Kamis, 30 April 2026 - 16:13 WIB

PT Djarum dan Pemkab Brebes Bangun 10 Rumah Layak Huni di Desa Rungkang, Tekan Stunting Lewat Sanitasi Terpadu

Kamis, 30 April 2026 - 16:08 WIB

51 ASN Brebes Pensiun 1 Mei 2026, Pemkab Tekankan Financial Freedom dan Kesiapan Mental

Kamis, 30 April 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang: ASN Terlibat Narkoba Disanksi Tegas hingga Pemberhentian

Berita Terbaru