Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Kondisi memprihatinkan dialami Ibu Nursiti Sadiah, warga Kampung Kosambi RT 013/06, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek. Rumah yang ditempatinya dilaporkan dalam keadaan rusak berat dan nyaris ambruk, sehingga membahayakan keselamatan penghuni, terutama saat hujan dan angin kencang, Kamis (30/4/2026).
Bangunan rumah tersebut terlihat tidak layak huni, dengan struktur kayu yang sudah lapuk, atap berlubang, serta lantai yang masih berupa tanah. Saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam rumah dan menggenang di seluruh ruangan.
Ibu Nursiti Sadiah mengaku belum mampu memperbaiki kondisi rumahnya karena keterbatasan ekonomi.
“Untuk makan sehari-hari saja sulit, apalagi untuk memperbaiki rumah,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga sekitar menilai kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian pemerintah desa. Mereka mempertanyakan proses pendataan kesejahteraan sosial, termasuk dalam program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi acuan pemberian bantuan.
“Setiap ada pendataan atau menjelang pemilu, warga didata. Tapi setelah itu, banyak yang tidak mendapat tindak lanjut bantuan,” ungkap Hasanudin, salah satu warga setempat.
Warga juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap mekanisme pendataan dan penyaluran bantuan sosial di tingkat desa, agar tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Pasir Ampo belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi tersebut. Sementara itu, masyarakat berharap adanya perhatian dari pemerintah kecamatan maupun dinas terkait untuk segera melakukan verifikasi lapangan dan memberikan bantuan yang diperlukan.
Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya transparansi, akurasi data, serta pengawasan dalam program bantuan sosial, guna memastikan tidak ada warga yang terlewat dari perhatian pemerintah.
(Spi)














