DBD di Tangerang Selatan Terjadi Pergeseran Menurun, Diharapkan Program Satu Rumah Satu Jumantik Terus Berjalan

- Penulis

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Tangerang Selatan – Dinas Kesehatan Tangerang Selatan mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga awal April 2026 sebanyak 128 kasus.Dinkes Tangsel menyebut jumlah tersebut menunjukkan pergeseran menurun dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel,Dr.Allin Hendalin Mahdaniar, memaparkan bahwa data tersebut merupakan akumulasi kasus sejak 1 Januari hingga 5 April 2026. Dari total tersebut, tidak ada laporan kasus kematian akibat DBD.

“Jadi dari kasus DBD dari 1 Januari sampai 5 April 2026 itu 128 kasus. Trennya turun ya. Untuk Januari itu 35, Februari 38, Maret 40, dan 1–5 April ada 15 kasus. Jadi totalnya ada 128 kasus, dan tanpa kematian,”papar Allin di Puspemkot Tangsel, Senin (6/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dr.Allin juga menjelaskan, jumlah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2025. Tahun lalu, hanya dalam rentang Januari hingga Maret saja kasus DBD sudah mencapai 209 kasus.

“Trennya tentu jauh menurun dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025 lalu. Pada tahun lalu, kasus dari Januari-Maret saja mencapai 209 kasus. Dengan rincian, Januari 99 kasus, Februari 67 kasus, dan Maret, 43 kasus,” jelasnya.

Sementara di sepanjang 2025, total kasus DBD di Tangsel tercatat sebanyak 648 kasus.

‘Wilayah penyebaran kasus DBD pada awal tahun 2026 paling banyak terjadi di Kecamatan Serpong dengan 29 kasus.
Kemudian Pamulang 24 kasus, Ciputat 23 kasus, Pondok Aren 22 kasus, Serpong Utara 14 kasus, Setu 13 kasus, serta Ciputat Timur 3 kasus,” tambahnya.

Allin menyebut penurunan tren kasus tersebut tidak lepas dari berbagai upaya pencegahan yang terus digencarkan pemerintah bersama masyarakat, salah satunya melalui program Satu Rumah Satu Jumantik.

“Ya, jadi kita harus terus menggalakkan satu rumah satu jumantik. Kemudian juga terus melakukan edukasi, kader turun gitu ya. Kemudian juga wilayahan turun,”katanya.

Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan jentik secara langsung ke lingkungan warga melalui kegiatan silent survey.

“Sambil meriksa jentik, sambil kita ada silent survey namanya. Nah itu silent survey, kemudian nanti ada proses sertifikasi RW bebas jentik. Nah dari situ masyarakat ya kita coba merubah perilaku mereka untuk menjaga lingkungan,” terangnya.

Ia berharap kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan tersebut bisa menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat sehari-hari.

“Betul, jadi gaya hidup. Dan menjadi budaya ya. Menjadi budaya menjaga kesehatan lingkungan dengan tadi membersihkan tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk,”tutupnya.

 

(Nixon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA
Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait
Gara-Gara Pipa Air Bocor, Lansia di Lumajang Dibacok Tetangga Hingga Kritis
Duka Sumber Arum: Warga Meninggal, Dentuman Sound Horeg Kembali Jadi Sorotan
Perdebatan Mengenai Kedudukan Spiritual dan Keberlangsungan Karamah Para Wali yang Telah Wafat Kembali menjadi Sorotan
Pemerintah Kabupaten Lumajang Menghimbau Masyarakat Tetap Tenang, Menyusul Tipisnya Ketahanan Stok BBM Bersubsidi
Kawasan Hutan Pinus di Pronojiwo-Lumajang Mengalami Kebakaran Hebat
POLRESTA BANYUWANGI BERSAMA PERSONEL GABUNGAN INTENSIFKAN PENANGANAN KARHUTLA

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 01:28 WIB

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA

Senin, 7 September 2026 - 01:21 WIB

Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait

Senin, 7 September 2026 - 01:12 WIB

Gara-Gara Pipa Air Bocor, Lansia di Lumajang Dibacok Tetangga Hingga Kritis

Minggu, 6 September 2026 - 23:51 WIB

Duka Sumber Arum: Warga Meninggal, Dentuman Sound Horeg Kembali Jadi Sorotan

Minggu, 6 September 2026 - 02:45 WIB

Perdebatan Mengenai Kedudukan Spiritual dan Keberlangsungan Karamah Para Wali yang Telah Wafat Kembali menjadi Sorotan

Berita Terbaru