Pemkot Denpasar Gelar Tawur Agung Tilem Kesanga di Kawasan Catus Pata Patung Catur Muka

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. foto: Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat menghadiri dan mengikuti prosesi Tawur Agung Kesanga serangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 di Kota Denpasar berlangsung bertepatan dengan Tilem Sasih Kesanga, di Kawasan Catus Pata Catur Muka Denpasar, Rabu (18/3).

 

GarudaXpose.com (Denpasar)
Prosesi Tawur Agung Kesanga serangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 di Kota Denpasar berlangsung bertepatan dengan Tilem Sasih Kesanga, di Kawasan Catus Pata Catur Muka Denpasar, Rabu (18/3). Diringi suara Gambelan, Kekidungan, Rejang Renteng, Rejang Dewa, Baris Gede dan Topeng Wali, upacara Tawur Agung ini berlangsung khidmat yang dipuput 6 sulinggih Sarwa Sadhaka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak sedikit umat Hindu Kota Denpasar dan perwakilan Desa Adat se-Kota Denpasar yang mengikuti rangkaian prosesi Tawur hingga selesai. Hadir langsung di tengah masyarakat, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, serta Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. Putu Tangkas Wiratawan.

Tampak pula Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, Forkopimda Kota Denpasar, pimpinan OPD, Perwakilan Bandesa serta umat sedharma. Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara bersama jajaran turut nyaksiang dan mengikuti seluruh prosesi yang diakhiri dengan mendem Tawur di kawasan Catus Pata Catur Muka Denpasar.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat diwawancarai menjelaskan, Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Tawur Agung Tilem Kesanga serangkaian Hari Suci Nyepi. Dimana, setelah Tawur Kesanga, prosesi dilanjutkan dengan malam Pangerupukan yang identik dengan pengarakan ogoh-ogoh sebagai prosesi nyomya Bhutakala.

Jaya Negara menekankan, pelaksanaan malam Pangerupukan dan Nyepi diserahkan kepada Desa Adat yang disesuaikan dengan Dresta, Adat Istiadat dan Awig yang berlaku. Namun demikian, pada tahun ini terdapat Perda Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2024 tentang Pelestarian Ogoh-Ogoh. Hal ini dilaksanakan agar adat dan budaya Bali tetap ajeg lestari yang dibentengi dengan Desa Adat.

“Mari kita laksanakan malam Pangerupukan dan Catur Brata Penyepian ini dengan khidmat, dengan penuh rasa tanggung jawab agar pelaksanaannya lancar, tertib, aman dan kondusif,” jelasnya.

Sementara, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, IB. Alit Antara mengatakan, Upacara Tawur Agung Tilem Kesanga Kota Denpasar serangkaian Nyepi Caka 1948 ini sudah dimulai sejak tanggal 3 Maret 2026 dengan mepiuning, dilanjutkan dengan Nyukat Genah di Timur Laut Patung Catur Muka pada 10 Maret 2026. Sedangkan runtutan acara lainnya seperti Ngingsah dan Mapepada telah dilaksanakan di Pura Agung Jagatnatha Denpasar.

Dikatakannya, adapun Sarwa Sadhaka yang muput pelaksanaan Tawur Agung Kesanga di Kota Denpasar yakni Ida Pedanda Putra Telaga, Ida Pedanda Gede Mas Jelantik, Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti, Ida Jro Dukuh Udhalaka Dharma, Sira Empu Dharma Sunu dan Ida Pandita Mpu Dhaksa Siwa Putra Santhi Yoga.

“Tentunya kami berharap kerjasama semua pihak sehingga Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 berjalan lancar, aman dan kondusif,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam rangkaian Nyepi Caka 1948 Tahun 2026 terdapat beberapa rangkaian utama. Dimana, Nyepi Sipeng dilaksanakan pada 19 Maret 2026 selama sehari penuh atau 24 jam sejak pukul 06.00 Wita sampai dengan pukul 06.00 Wita keesokan harinya, dengan melaksanakan Catur Brata Penyepian. Yakni Amati Gni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan. (don).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Program Jaminan Sosial Gubernur Koster Bagi Rohaniawan
Wamen ATR/Waka BPN: RTR dan RDTR Jadi Kompas Pembangunan di Bali
Rakor Pembangunan Wilayah Bali Sinkronkan Langkah Pusat dan Daerah
Gubernur Koster Aktif Dorong Pembangunan Bali Berkelanjutan Berbasis Budaya
Bali Komit Wujudkan Masyarakat Sejahtera dan Berdaya Saing
Gubernur Koster Sebut PLTS Jadi Andalan Menuju Net Zero Emission 2045
Gubernur Koster Tinjau Progress Pembangunan SR Terintegrasi 3 Provinsi Bali 
Info Bali Terkait Penutupan PKB 2026 dan Peluncuran Tema PKB 2027

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:49 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Program Jaminan Sosial Gubernur Koster Bagi Rohaniawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wamen ATR/Waka BPN: RTR dan RDTR Jadi Kompas Pembangunan di Bali

Senin, 20 Juli 2026 - 05:34 WIB

Rakor Pembangunan Wilayah Bali Sinkronkan Langkah Pusat dan Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:29 WIB

Gubernur Koster Aktif Dorong Pembangunan Bali Berkelanjutan Berbasis Budaya

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:25 WIB

Bali Komit Wujudkan Masyarakat Sejahtera dan Berdaya Saing

Berita Terbaru