Garudaxpose.com | Tangerang Selatan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan bergerak cepat merespons insiden kebocoran pipa semen yang terjadi di area Plant PT Adhimix RMC Indonesia, Jalan Raya Ciater, Kelurahan Rawa Mekar Jaya. Insiden yang terjadi pada Senin (16/2) sore tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pemantauan kesehatan intensif bagi warga di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, MKM, menyampaikan bahwa berdasarkan koordinasi lapangan bersama UPTD Puskesmas Rawa Mekar Jaya, situasi saat ini telah terkendali. Kebocoran pipa segera ditangani oleh tim mekanik perusahaan sehingga dampak lingkungan dapat segera diminimalisir. dr. Allin menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka berat akibat peristiwa tersebut.
Sebagai langkah antisipasi dampak kesehatan, tim medis telah melakukan pemeriksaan langsung terhadap 13 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di sekitar lokasi. Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan beberapa warga mengalami keluhan ringan, yakni satu orang mengalami sesak napas, tiga orang mengalami gejala faringitis atau flu, serta satu orang mengalami iritasi mata. Namun, seluruh keluhan tersebut telah ditangani secara medis dan tidak ditemukan kondisi kesehatan yang bersifat serius.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami terus berkomitmen memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Selain pemeriksaan langsung, kami juga mengerahkan layanan kesehatan keliling ‘Ngider Sehat’ untuk memantau kondisi warga secara berkala,” ujar dr. Allin dalam keterangan resminya, Kamis (19/2/2026).
Selain layanan keliling, Dinkes Tangsel juga menjalankan langkah strategis lainnya, mulai dari koordinasi lintas sektor dengan pihak kelurahan dan aparat kewilayahan, hingga pelaksanaan surveilans dampak kesehatan lingkungan. Edukasi mengenai pencegahan gangguan kesehatan akibat paparan debu atau iritan juga terus diberikan kepada warga terdampak.
Sebagai bentuk kewaspadaan, Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat di sekitar lokasi kejadian untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga diminta untuk tetap menggunakan masker apabila masih terdapat debu di lingkungan sekitar dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau gangguan kesehatan lainnya.
“Kami meminta warga untuk tetap menjaga perilaku hidup bersih dan sehat serta segera melapor kepada petugas kesehatan setempat jika merasakan keluhan. Kami akan terus memantau hingga kondisi benar-benar aman dan terkendali,” tutup dr. Allin.
(Nix)












