Canggih Modus Operandi Jaringan Peredaran Obat Keras Daftar G di Tangerang Selatan

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Tangsel – Investigasi awak media membongkar jaringan peredaran obat keras daftar G di Tangerang Selatan. Dua orang,inisial RR dan M, disebut sebut sebagai aktor utama dibalik jaringan sistematis yang merusak generasi muda di daerah tersebut.

Jaringan ini menggunakan modus operandi yang canggih, dengan memanfaatkan toko kelontong, toko kosmetik, dan sistem COD (Cash On Delivery) untuk menjual obat-obatan tersebut kepada konsumen.

Salah satu tempat peredaran obat keras ini berkedok sebagai counter HP di Jalan Jelupang Raya No. 26, Kecamatan Serpong Utara.Ketika salah satu warga Jelupang melihat toko tersebut buka,lalu menginformasi awak media,lalu diteruskan ke polres Tangsel.Namun ketika pihak Polres sudah tiba di toko tersebut, sudah tutup. Kamis (12/2/2026) sore, awak media mencoba mengunjungi lokasi tersebut, namun tidak ada aktivitas yang mencurigakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat Tangerang Selatan diminta untuk waspada dan melaporkan jika ada informasi tentang peredaran obat keras di daerah mereka. Peredaran obat keras ini sangat berbahaya dan dapat merusak generasi muda. Oleh karena itu, perlu adanya kerjasama antara masyarakat dan pihak kepolisian untuk memberantas peredaran obat keras ini.

Dengan adanya investigasi ini, diharapkan dapat memberantas peredaran obat keras di Tangerang Selatan dan menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi masyarakat. Masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam memberantas peredaran obat keras ini.

 

(Nix)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapperida Brebes Pamerkan Puluhan Inovasi Kesehatan, Dari Puskesmas Hingga RSUD
Sidokkes Polres Lumajang Pastikan Keamanan Makanan Lewat Uji Lab Ketat di Dua Titik SPPG
Diresmikan Menteri Kesehatan, Banyuwangi Gandeng Noora Health Luncurkan Konsultasi Kesehatan Hotline via Whatsapp 24 Jam
Kabupaten Tangerang Kembali Darurat Hexymer dan Tramadol, Ketua MUI Cisoka Desak APH Tindak Tegas
Polemik Absen Bodong di Brebes Belum Usai, Karyawan Puskesmas Diminta Bayar ‘Denda’ Rp 400 Ribu per Orang
Dinkes Genjot Cakupan BPJS Ibu Hamil Sejak Trimester Pertama, Bidan Desa Dikerahkan Cek Keaktifan
Didukung Noora Health, Banyuwangi Segera Hadirkan Konsultasi Kesehatan Online 24 Jam
Layanan Khitan UPTD Puskesmas Kutabumi Dorong Akses Sunat Aman dan Terjangkau

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:42 WIB

Bapperida Brebes Pamerkan Puluhan Inovasi Kesehatan, Dari Puskesmas Hingga RSUD

Senin, 20 Juli 2026 - 07:22 WIB

Sidokkes Polres Lumajang Pastikan Keamanan Makanan Lewat Uji Lab Ketat di Dua Titik SPPG

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:38 WIB

Diresmikan Menteri Kesehatan, Banyuwangi Gandeng Noora Health Luncurkan Konsultasi Kesehatan Hotline via Whatsapp 24 Jam

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:15 WIB

Kabupaten Tangerang Kembali Darurat Hexymer dan Tramadol, Ketua MUI Cisoka Desak APH Tindak Tegas

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:52 WIB

Polemik Absen Bodong di Brebes Belum Usai, Karyawan Puskesmas Diminta Bayar ‘Denda’ Rp 400 Ribu per Orang

Berita Terbaru