Waspada Bahaya Penyebaran Faham Radikal ke Anak-Anak

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | OKI – Bahaya ancaman penyebaran faham radikalisme terutama terhadap anak-anak kini telah bertransformasi melalui ruang digital.

Mengantisipasi hal tersebut, sejumlah tokoh agama di Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Ilir (OI) beserta jamaah Majelis Al-Amin menggelar pengajian di Desa Bumi Arjo Makmur, Rabu (18/2) sore.

Kegiatan ini difasilitasi oleh Dit Intelkam Polda Sumsel sebagai salah satu wujud pelaksanaan Cooling System kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ketua Yayasan Pendidikan Islam (TPI) Dar Ly yang juga selaku Pimpinan Majelis Nurul Amin, Ustadz Arif pendekatan dialogis seperti ini merupakan salah satu upaya yang efektif dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara masyarakat dengan para ulama.

“Terkait pokok bahasan antisipasi anak-anak agar tidak terpapar paham radikalisme melalui media sosial dan beragam platform digital seperti yang terjadi saat ini,” sebut Ustadz Arif.

Dikatakannya pula, di usianya saat ini
anak-anak yang berada dalam fase perkembangan dinilai rentan terhadap narasi ekstrem.

Saat ini dikemas secara persuasif yang jika tak dibarengi dengan pendampingan dan literasi digital yang memadai maka akan berdampak negatif terhadap anak-anak.

“Di tahun 2025 lalu disebut menjadi momentum meningkatnya migrasi aktivitas terorisme ke ruang digital. Trend rekrutmen terhadap anak dan pelajar dilaporkan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga diperlukan kewaspadaan ekstra dari seluruh elemen masyarakat,” papar Ustadz Arif dihadapan para jamaah dan masyarakat Desa Bumi Rejo Makmur yang menghadiri pengajian tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan KH Purnomo Sidik dari Ponpes Yasinda Desa Tugi Jaya Kecamatan Lempuing.
Dia berharap dengan kegiatan ini agar seluruh unsur masyarakat dapat terus bersinergi bersama dengan seluruh elemen bangsa.

Terutama dalam upaya
menjaga persatuan, kedamaian, dan keamanan di wilayah Sumsel khususnya dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

“Upaya mencegah segala bentuk faham ekstrimisme tak hanya semata-mata menjadi tugas pemerintah. Keluarga serta institusi pendidikan keagamaan, termasuk pesantren, memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini,” sebutnya.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Cooling System di tengah masyarakat.(ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru