- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com-Pemkab Brebes makin intens dengan program Wardoyo, disandingkan layanan kesehatan Nakes Door to Door di Jatibarang dan Songgom (9/2/2026). Bupati Paramitha Widya Kusuma hadir langsung, menyerahkan bantuan sosial ke warga butuh. Acara ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Heru Padmonobo MKes, dan jajaran tenaga kesehatan Brebes.

Brebes Dapat Sentuhan: Wardoyo dan Nakes Door to Door Bawa Bantuan dan Sehat untuk Warga

Bantuan ini adalah CSR dari perusahaan swasta Brebes, sebagai wujud peduli ke masyarakat. Paramitha bilang, ini tanggung jawab bersama bantu warga Brebes, terutama yang kurang mampu. “Kita harus saling bantu, agar Brebes makin sejahtera,” katanya. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban warga dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Paramitha juga mengapresiasi perusahaan yang telah berpartisipasi dalam program ini, karena dengan kerja sama seperti ini, Brebes bisa lebih maju.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Layanan Nakes Door to Door cek tekanan darah, pantau lansia, dan edukasi kesehatan di rumah warga. “Kita pastikan layanan kesehatan sampai ke warga,” kata Paramitha. Warga juga dapat konsultasi gratis dengan dokter dan tenaga kesehatan, sehingga mereka lebih aware dengan kondisi kesehatannya. Mereka juga dapat informasi tentang pola hidup sehat dan cara pencegahan penyakit. Tenaga kesehatan juga memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Dengan pendekatan door to door, Pemkab Brebes ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan layanan kesehatan. Paramitha berharap, warga Brebes makin sehat dan sejahtera berkat program ini. Dia juga mengajak perusahaan lain untuk bergabung dalam program ini, agar Brebes bisa lebih maju dan sejahtera .

Warga Brebes sangat mengapresiasi program ini. “Alhamdulillah, saya bisa cek kesehatan tanpa harus ke puskesmas,” kata Mbah Tuti, 70 tahun, salah satu warga yang menerima layanan kesehatan. Paramitha juga berharap, program ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Program Wardoyo dan Nakes Door to Door akan terus berlanjut di daerah lain di Brebes. Pemkab Brebes berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan warga Brebes. “Kita akan terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik bagi warga Brebes,” kata Paramitha.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh warga dari desa sekitar, yang juga menerima bantuan sosial dan layanan kesehatan. Mereka sangat berterima kasih atas program ini dan berharap program ini bisa berlanjut di masa depan. Salah satu warga, Bapak Sudirman, 50 tahun, mengatakan, “Program ini sangat membantu kami, terutama yang tidak bisa pergi ke puskesmas karena sakit atau keterbatasan mobilitas.”

Paramitha juga mengunjungi beberapa rumah warga yang tidak bisa hadir di acara tersebut, untuk menyerahkan bantuan sosial dan memberikan layanan kesehatan door to door. Dia berharap, dengan cara ini, semua warga Brebes bisa merasakan manfaat dari program Wardoyo dan Nakes Door to Door.

Dengan demikian, program Wardoyo dan Nakes Door to Door diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas hidup warga Brebes, terutama dalam bidang kesehatan. Pemkab Brebes akan terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik bagi warga, dan berharap program ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas layanan kesehaPungka
Pungkas.(red/II)

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapperida Brebes Pamerkan Puluhan Inovasi Kesehatan, Dari Puskesmas Hingga RSUD
Sidokkes Polres Lumajang Pastikan Keamanan Makanan Lewat Uji Lab Ketat di Dua Titik SPPG
Diresmikan Menteri Kesehatan, Banyuwangi Gandeng Noora Health Luncurkan Konsultasi Kesehatan Hotline via Whatsapp 24 Jam
Kabupaten Tangerang Kembali Darurat Hexymer dan Tramadol, Ketua MUI Cisoka Desak APH Tindak Tegas
Polemik Absen Bodong di Brebes Belum Usai, Karyawan Puskesmas Diminta Bayar ‘Denda’ Rp 400 Ribu per Orang
Dinkes Genjot Cakupan BPJS Ibu Hamil Sejak Trimester Pertama, Bidan Desa Dikerahkan Cek Keaktifan
Didukung Noora Health, Banyuwangi Segera Hadirkan Konsultasi Kesehatan Online 24 Jam
Layanan Khitan UPTD Puskesmas Kutabumi Dorong Akses Sunat Aman dan Terjangkau

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:42 WIB

Bapperida Brebes Pamerkan Puluhan Inovasi Kesehatan, Dari Puskesmas Hingga RSUD

Senin, 20 Juli 2026 - 07:22 WIB

Sidokkes Polres Lumajang Pastikan Keamanan Makanan Lewat Uji Lab Ketat di Dua Titik SPPG

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:38 WIB

Diresmikan Menteri Kesehatan, Banyuwangi Gandeng Noora Health Luncurkan Konsultasi Kesehatan Hotline via Whatsapp 24 Jam

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:15 WIB

Kabupaten Tangerang Kembali Darurat Hexymer dan Tramadol, Ketua MUI Cisoka Desak APH Tindak Tegas

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:52 WIB

Polemik Absen Bodong di Brebes Belum Usai, Karyawan Puskesmas Diminta Bayar ‘Denda’ Rp 400 Ribu per Orang

Berita Terbaru