Ferri Anggrianto, Ketua Komisi IV DPRD Brebes, Dukung Penanganan Banjir di Bumiayu dengan Alat Berat

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com-Pemkab Brebes bergerak cepat mengantisipasi potensi banjir susulan di Kecamatan Bumiayu dengan mengerahkan empat unit alat berat untuk penanganan darurat pasca banjir bandang, Senin (26/01/2026). Langkah ini diambil untuk melindungi warga dari bencana yang tak diinginkan.

Empat unit ekskavator tersebut ditempatkan di tiga titik rawan, yaitu di Sungai Kalikeruh, Desa Penggarutan, Desa Dukuhturi, dan Desa Adisana. Alat berat ini akan digunakan untuk menutup tanggul yang jebol, melakukan sodetan aliran air, dan normalisasi saluran.

Satu unit ekskavator milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Brebes diturunkan di Sungai Kalikeruh, Desa Penggarutan, untuk menutup tanggul yang jebol dan mengarah ke Desa Adisana. Sementara itu, satu unit ekskavator dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta DSPDAPR Kabupaten Brebes difokuskan melakukan sodetan aliran air di Desa Dukuhturi guna memperlancar aliran sungai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun dua unit ekskavator lainnya diterjunkan untuk normalisasi saluran di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu. Alat berat tersebut merupakan dukungan dari Ketua Komisi IV DPRD Brebes Ferri Anggrianto, SE serta pengusaha Slamet Faka sebagai bentuk kolaborasi penanganan bencana.

Kepala DPSDATARU Brebes, Moh. Zuhdan Fanani, mengatakan bahwa langkah ini merupakan upaya antisipatif agar banjir tidak kembali melanda permukiman warga. “Pemkab Brebes secara sengkuyung bersama dinas terkait melakukan langkah-langkah antisipasi banjir susulan,” ujar Zuhdan.

Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, menegaskan agar seluruh OPD terkait bergerak cepat dan bersinergi dalam penanganan darurat. “Saya perintahkan seluruh OPD terkait untuk segera melakukan sodetan dan penutupan tanggul sebagai langkah cepat mencegah banjir susulan,” tegas Wurja.

Dujnakan bantuan alat berat ini juga merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat dan pihak swasta, seperti Ketua Komisi IV DPRD Brebes Ferri Anggrianto, SE dan pengusaha Slamet Faka. Mereka bersinergi untuk membantu warga terdampak banjir.

Banjir yang terjadi pada Jumat (23/1/2026) lalu telah mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur dan lahan pertanian di beberapa kecamatan di Brebes bagian selatan, termasuk Bumiayu, Sirampog, Paguyangan, dan Tonjong. Pemkab Brebes terus memantau situasi dan siap mengambil langkah-langkah lebih lanjut jika diperlukan.

Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang. Jika terjadi hujan deras, warga diminta untuk menjauhi area rawan banjir dan mengikuti jalur evakuasi yang telah ditentukan.

Pemkab Brebes juga telah menyiapkan posko pengungsi dan dapur umum untuk membantu warga terdampak banjir. Bagi warga yang membutuhkan bantuan, dapat menghubungi pihak terkait atau datang langsung ke posko pengungsi terdekat.

Kami berharap warga Brebes tetap kuat dan sabar dalam menghadapi bencana ini. Semoga bantuan dan dukungan dari semua pihak dapat membantu meringankan beban warga terdampak.
(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Rusak Di Kp Cipari Cisoka Sudah kami Sampaikan Pada Bupati Dan Wakil Bupati Tangerang Dan sudah Terbalaskan, Ini Kata Wahyu Nugraha Sekretaris DPD Partai Golkar
ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA
Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait
Gara-Gara Pipa Air Bocor, Lansia di Lumajang Dibacok Tetangga Hingga Kritis
Duka Sumber Arum: Warga Meninggal, Dentuman Sound Horeg Kembali Jadi Sorotan
Perdebatan Mengenai Kedudukan Spiritual dan Keberlangsungan Karamah Para Wali yang Telah Wafat Kembali menjadi Sorotan
Pemerintah Kabupaten Lumajang Menghimbau Masyarakat Tetap Tenang, Menyusul Tipisnya Ketahanan Stok BBM Bersubsidi
Kawasan Hutan Pinus di Pronojiwo-Lumajang Mengalami Kebakaran Hebat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 00:07 WIB

Jalan Rusak Di Kp Cipari Cisoka Sudah kami Sampaikan Pada Bupati Dan Wakil Bupati Tangerang Dan sudah Terbalaskan, Ini Kata Wahyu Nugraha Sekretaris DPD Partai Golkar

Senin, 7 September 2026 - 01:28 WIB

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA

Senin, 7 September 2026 - 01:21 WIB

Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait

Senin, 7 September 2026 - 01:12 WIB

Gara-Gara Pipa Air Bocor, Lansia di Lumajang Dibacok Tetangga Hingga Kritis

Minggu, 6 September 2026 - 23:51 WIB

Duka Sumber Arum: Warga Meninggal, Dentuman Sound Horeg Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru