TNI: Alat Negara atau Robot Bernyawa yang Tunduk Kepada Perintah Komando Atasan

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*BERITA OPINI*  

*TNI: Alat Negara atau Robot Bernyawa yang Tunduk Kepada Perintah Komando Atasan*  

Oleh: Letda Laut (S) Ilham Fahruzi  

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Surabaya — Sebutan “TNI adalah Alat Negara” kembali mengundang diskusi tajam di kalangan prajurit dan masyarakat. Jika TNI memang alat negara, muncul pertanyaan mendasar: mengapa tenaga manusia sebagai tentara masih dipertahankan? Mengapa tidak diganti sepenuhnya dengan robot, kecerdasan buatan, dan energi surya?

 

Pertanyaan itu wajar di era teknologi militer yang kian maju. Drone tempur, tank tanpa awak, hingga AI untuk analisis intelijen sudah bukan fiksi. Lantas, apa yang membuat manusia tetap menjadi tulang punggung pertahanan negara?

 

Jawabannya justru sederhana, tanpa perlu teori berbelit:

 

*1. Mesin mudah rusak.*  

Alutsista canggih tetaplah buatan manusia. Di medan operasi sesungguhnya, lumpur, hujan, pasir, dan hantaman membuat komponen mekanik rentan gagal. Seorang prajurit bisa menambal luka, memperbaiki senjata dengan kawat, dan tetap maju. Robot yang as roda patah akan berhenti jadi besi tua.

 

*2. Kecerdasan buatan seringkali error, dan jika error sulit dikendalikan.*  

AI hebat dalam pola, tapi perang tidak pernah sepenuhnya berpola. Error pada sistem bisa berarti salah mengidentifikasi kawan jadi lawan. Prajurit punya nurani, penilaian situasi, dan kemampuan mengambil keputusan moral di detik genting. Itu belum bisa diprogram.

 

*3. Ketergantungan pada kelistrikan rawan di medan ekstrem.*  

Robot dan sistem elektronik butuh daya. Medan air, lumpur, dan suhu dingin yang mengembun adalah musuh utama sirkuit. Konsleting di tengah operasi bukan hanya melumpuhkan alat, tapi juga membahayakan misi. Sementara tubuh manusia, dengan logistik yang tepat, mampu adaptif dari hutan Kalimantan sampai palung laut.

 

Karena itu, sebutan “alat negara” bukan mereduksi prajurit jadi benda mati. Justru menegaskan: TNI adalah alat negara yang bernyawa. Tunduk pada perintah komando atasan sebagai bentuk disiplin dan hierarki, namun tetap membawa akal, hati, dan kehormatan yang tidak bisa diunduh ke dalam chip.

 

Teknologi akan terus membantu, tapi jiwa Sapta Marga tidak bisa digantikan kabel dan kode. Di sanalah alasan mengapa seragam loreng masih diisi manusia, bukan mesin.(kabiro bwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati & DPRD Padang Lawas Resmi Tandatangani KUA-PPAS TA 2027 Sinergi Eksekutif Legesltif Wujudkan APBD Berkeadilan Bagi Masyarakat
Wagub Giri Prasta Tinjau Lokasi Longsor Di Pelaga, Pencarian Dua Korban Jadi Prioritas Pastikan Pencarian
Dari Paspor Palsu Hingga Overstay, Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 7 WNA Dalam Sepekan
Kasat Reskrim Pimpin Langsung, Polres Padang Lawas Gelar Patroli Blue Light Tekan Tekan Kriminalitas Pastikan Warga Merasa Aman
Peresmian dan pengambilan sumpah/janji.anggota badan permushawaratan desa(BPD)SE,kecamatan sumber baru kabupaten Jember periode 2026-2034
Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif, Danramil Sukawati Dukung Program Quick Wins Kapolri Di Desa Batuan
Jaga Kondusivitas Probolinggo, MADAS Serumpun Perkuat Komunikasi Dengan Kapolres
Tegaskan Penolakan terhadap Premanisme, Pimpinan MADAS Serumpun Dukung Polres Probolinggo Usut Insiden Pantura

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:21 WIB

Bupati & DPRD Padang Lawas Resmi Tandatangani KUA-PPAS TA 2027 Sinergi Eksekutif Legesltif Wujudkan APBD Berkeadilan Bagi Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 15:03 WIB

Wagub Giri Prasta Tinjau Lokasi Longsor Di Pelaga, Pencarian Dua Korban Jadi Prioritas Pastikan Pencarian

Senin, 2 November 2026 - 14:45 WIB

Dari Paspor Palsu Hingga Overstay, Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 7 WNA Dalam Sepekan

Senin, 2 November 2026 - 12:13 WIB

Kasat Reskrim Pimpin Langsung, Polres Padang Lawas Gelar Patroli Blue Light Tekan Tekan Kriminalitas Pastikan Warga Merasa Aman

Senin, 2 November 2026 - 11:04 WIB

Peresmian dan pengambilan sumpah/janji.anggota badan permushawaratan desa(BPD)SE,kecamatan sumber baru kabupaten Jember periode 2026-2034

Berita Terbaru