GARUDAXPOSE.COM | Banyuwangi – Dua jembatan yang menjadi urat nadi warga Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, diuji tuntas pada (16/10/2026). Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Jembatan Inspektorat Kodam V/Brawijaya turun langsung meninjau hasil pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Dusun Krajan dan Jembatan Beton Garuda di Dusun Gumuk Candi. Pemeriksaan dipimpin Kapten Czi Suwanto, didampingi Pasiter Kodim 0825/Banyuwangi Kapten Inf Sumantri beserta jajaran staf, dengan satu pesan tegas: infrastruktur yang dibangun untuk rakyat harus kokoh, tepat mutu, dan layak dipertanggungjawabkan.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di garis depan pendampingan, Komandan Koramil (Danramil) 0825/20 Songgon Kapten Kav Andoko tampil mengawal jalannya kegiatan bersama seluruh anggotanya. Pukul 08.30 WIB, rombongan memulai pemeriksaan di Jembatan Gantung Perintis Garuda, Dusun Krajan. Tidak ada celah yang dilewatkan, dan kehadiran jajaran Koramil di sisi tim menjadi bukti bahwa TNI Angkatan Darat di wilayah teritorial tidak sekadar membangun, tetapi memastikan hasil kerjanya benar-benar bisa dipercaya masyarakat. Babinsa Desa Songgon Serka Eko Purwanto turut berada di lapangan, memperlihatkan eratnya jalinan antara prajurit dan warga binaannya.
Perjalanan pemeriksaan berlanjut pukul 09.15 WIB ke Jembatan Beton Garuda di Dusun Gumuk Candi. Di titik ini, sinergi lintas unsur terlihat solid. Sekretaris Desa Songgon Urip Santosa, Kepala Dusun Krajan Nanang, Kepala Dusun Gumuk Candi Imam Muklis, personel Satlinmas, serta para tokoh masyarakat Desa Songgon ikut mendampingi tim dari awal hingga akhir. Kehadiran mereka menegaskan bahwa jembatan ini bukan proyek yang berdiri sendiri, melainkan hasil kerja bersama yang dijaga oleh aparat dan warga sekaligus.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan aman. Peninjauan ini sekaligus menegaskan komitmen Kodam V/Brawijaya bersama Kodim 0825/Banyuwangi dan Koramil 0825/20 Songgon untuk terus hadir menghubungkan wilayah dan membuka akses masyarakat. Bagi warga Songgon, dua jembatan itu bukan sekadar bentangan baja dan beton, melainkan jalan menuju sekolah, pasar, dan kehidupan yang lebih layak, dan kehadiran TNI yang mengawalnya menjadi jaminan bahwa pembangunan ini dikerjakan dengan penuh tanggung jawab.
~Kodim Banyuwangi semakin produktif,
#Produktif,
#Bhirawaaniraga.















