Syahrir Nasution: Kampung Tahu Binjai Jangan Sekadar Seremoni, UMKM Tercekik Kenaikan Harga

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Binjai (Sumut)— Program Kampung Tahu yang digadang-gadang sebagai ikon UMKM Kota Binjai kembali menuai kritik.
Pemerhati sosial dan ekonomi, H. Syahrir Nasution, menilai konsep Kampung Tahu jangan hanya berhenti pada seremoni dan pencitraan, sementara pelaku usaha tahu justru tengah menghadapi tekanan berat akibat melonjaknya harga bahan baku.
Menurut Syahrir, realitas di lapangan menunjukkan para pengrajin tahu skala kecil semakin kesulitan bertahan. Harga kedelai yang terus naik dan pasokan yang tidak stabil membuat biaya produksi membengkak, sementara daya beli masyarakat tidak ikut meningkat.
“Jangan sampai Kampung Tahu hanya jadi panggung acara dan slogan besar, tetapi para pelaku UMKM-nya justru menjerit,” tegas Syahrir.
Ia menyoroti minimnya kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan solusi konkret bagi produsen tahu. Program yang semestinya menjadi penggerak ekonomi rakyat, dinilai belum menyentuh akar persoalan yang dihadapi UMKM, khususnya terkait stabilisasi harga bahan baku.
Syahrir juga menilai, label Kampung Tahu akan kehilangan makna jika tidak diiringi kebijakan nyata. Tanpa intervensi pemerintah, pelaku usaha kecil akan terus berada dalam tekanan tengkulak dan fluktuasi harga pasar.
Untuk itu, ia mendorong Pemkot Binjai agar mengambil langkah strategis, antara lain membentuk koperasi produsen tahu, memberikan subsidi atau bantuan kedelai, serta melibatkan BUMD pangan dalam menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan baku.
“Kalau tidak ada tindakan nyata, Kampung Tahu bukan simbol keberhasilan UMKM, tapi justru bisa menjadi potret kegagalan kebijakan ekonomi daerah,” pungkasnya.
(M.SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsolidasi Keluarga Besar LBH GADJA MADHA Indonesia Perkuat Solidaritas
Masyarakat Pantai Barat Madina Tuntut Perbaikan Total Jalan Lintas Batang Natal dan Suarakan Aspirasi Keadilan Pembangunan
Pembeli Tanah di Desa Tegalsari Mengaku Dirugikan, Pertanyakan Kejelasan Legalitas dan Biaya Pengurusan Rp10 Juta
Penutupan Permanen PETI Mandailing Natal Membutuhkan Kajian Ulang: Pemerintah Wajib Siapkan Pengalihan Usaha Nyata Sebelum Eksekusi
Polsek Sempol Evakuasi Jenazah ODGJ yang Ditemukan di Kebun Kopi Bondowoso
Jeritan Pantai Barat Madina : Kontributor PAD Terbesar Tapi Jalan Rusak Parah Tokoh – Tokoh Mandailing Didorong Bersikap
Diduga Tak Transparan, Proses Tender Gedung Cathlab RSUD Kayuagung Tuai Protes Jakor Sumsel
​Kecewa Jalan Provinsi Tak Kunjung Diperbaiki, Tokoh Pantai Barat Madina Desak Presiden Prabowo Buka Moratorium Pemekaran

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:41 WIB

Konsolidasi Keluarga Besar LBH GADJA MADHA Indonesia Perkuat Solidaritas

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Masyarakat Pantai Barat Madina Tuntut Perbaikan Total Jalan Lintas Batang Natal dan Suarakan Aspirasi Keadilan Pembangunan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:21 WIB

Pembeli Tanah di Desa Tegalsari Mengaku Dirugikan, Pertanyakan Kejelasan Legalitas dan Biaya Pengurusan Rp10 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:06 WIB

Penutupan Permanen PETI Mandailing Natal Membutuhkan Kajian Ulang: Pemerintah Wajib Siapkan Pengalihan Usaha Nyata Sebelum Eksekusi

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polsek Sempol Evakuasi Jenazah ODGJ yang Ditemukan di Kebun Kopi Bondowoso

Berita Terbaru