Smart Village Madina Dalam Dua Minggu Belakangan Ini Kembali Menjadi Perbincangan Hangat Di Media Online

- Penulis

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Muhammad Sudirmin Nasution CLP, CIJ, CWP
Garudaxpose.com l Mandailing Natal – Desakan agar penanganan dugaan penyimpangan program Smart Village di Kabupaten Mandailing Natal terus menguat. Hal ini terpantau dari adanya muncul  pemberitaan di beberapa media online dan desakan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) meminta aparat penegak hukum tidak berhenti pada satu pihak, melainkan mengembangkan perkara hingga tuntas dan menyeluruh.
Permintaan tersebut muncul seiring telah adanya penetapan tersangka dari pihak penyedia kegiatan dalam program Smart Village yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2023. Dalam hal ini salah satu LSM  di Madina menilai, langkah tersebut baru merupakan pintu awal untuk mengungkap konstruksi perkara secara utuh.
Menurut mereka, program yang dilaksanakan di ratusan desa ini perlu ditelusuri lebih dalam, mulai dari proses perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan di lapangan. Sejumlah aspek krusial yang dinilai perlu didalami antara lain mekanisme pengusulan kegiatan, peran pihak-pihak terkait, serta efektivitas program terhadap pelayanan masyarakat desa.
Dari berbagai sumber yang dapat di kumpulkan  juga menegaskan pentingnya penegakan hukum yang objektif dan profesional, tanpa tebang pilih. Mereka mendorong agar aparat penegak hukum membuka kemungkinan adanya pihak lain yang turut bertanggung jawab secara hukum, apabila ditemukan bukti yang cukup.
“Jika memang hanya penyedia yang bertanggung jawab, biarlah hukum membuktikan. Namun jika ada fakta lain, maka harus diungkap secara terang benderang,” demikian pernyataan perwakilan
Sementara itu, publik juga terus menyoroti proses hukum yang tengah berjalan di Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. Kasus ini bahkan telah masuk tahap penyidikan, dengan fokus pada pengumpulan alat bukti serta penelusuran alur penggunaan anggaran program Smart Village.
Program Smart Village yang awalnya bertujuan mendorong digitalisasi desa kini justru menjadi sorotan karena diduga bermasalah dalam implementasi. Desakan agar kasus ini diusut tuntas tidak hanya datang dari LSM, tetapi juga masyarakat yang menginginkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan Dana Desa.
Sebagai bentuk kontrol sosial, LSM, Wartawan juga masyarakat menyatakan akan terus mengawal proses hukum tersebut, sekaligus mengajak masyarakat untuk tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah serta tidak menggiring opini yang dapat mengganggu proses hukum.
Kasus ini dinilai menjadi ujian penting bagi penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan desa di Mandailing Natal. Publik kini menunggu langkah tegas aparat untuk memastikan keadilan benar-benar ditegakkan.
Hal ini semakin menguatkan dugaan per sekongkolan berjamaah di berbagai kalangan secara sistematis yang tersusun rapi namun tetap bocor kepermukaan publik dengan kecanggihan elektronik di era zaman digital saat ini.
Yang menjadi pertanyaan besar siapakah pembuat kebijakan yang memainkan sekenario sebagai pemain balik layar dalam drama serial pengelolaan Dana Desa  yang sebenar nya sehingga Kepala desa di jadikan korban penindasan di satu sisi tetapi bagai mana disisi lain.
(Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 044/Gapo Dampingi Kunker Pangdam II/Swj Tinjau Yon TP 949/Depati Reksa di OKI
Program Pembinaan Berkelanjutan, Rutan Kelas I Palembang Lanjutkan Penanaman Melon Tahap Kedua
Pemkab Padang Lawas Ikuti Talkshow Kepemimpinan Berintegritas, Wabup Tegaskan Komitmen Anti Korupsi
Skandal Dugaan Korupsi TPHP Sumsel: Eksploitasi Pegawai hingga Pungli Terstruktur, Kejati Didesak Bertindak Cepat
Balai Besar Wilayah Sungai VIII Sumatera Somasi Pemilik Rumah Panggung Mewah Di Talang Pangeran Ilir
Aksi Lanjutan Ke-4 Kalinya, SIRA dan PST Minta Kejati Sumsel Segera Tetapkan Dirut PT Danadipa Sebagai Tersangka Yang Diduga Pemberi Fee Proyek
GNPK-RI Sumsel Soroti Keras Banjir Muara Enim, Afrizal Muslim: Diduga Dampak Proyek Irigasi Bermasalah dan Drainase Gagal Fungsi
SCI Desak Balai Besar Wilayah Sungai VIII Sumatera Bongkar Rumah Panggung Dibekas Rumah Penjaga Pintu Air Talang Pangeran Ilir

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:16 WIB

Danrem 044/Gapo Dampingi Kunker Pangdam II/Swj Tinjau Yon TP 949/Depati Reksa di OKI

Kamis, 16 April 2026 - 08:58 WIB

Program Pembinaan Berkelanjutan, Rutan Kelas I Palembang Lanjutkan Penanaman Melon Tahap Kedua

Kamis, 16 April 2026 - 06:56 WIB

Skandal Dugaan Korupsi TPHP Sumsel: Eksploitasi Pegawai hingga Pungli Terstruktur, Kejati Didesak Bertindak Cepat

Kamis, 16 April 2026 - 06:32 WIB

Balai Besar Wilayah Sungai VIII Sumatera Somasi Pemilik Rumah Panggung Mewah Di Talang Pangeran Ilir

Kamis, 16 April 2026 - 05:26 WIB

Smart Village Madina Dalam Dua Minggu Belakangan Ini Kembali Menjadi Perbincangan Hangat Di Media Online

Berita Terbaru