SMA Negeri Sumsel Gelar Pondok Ramadan, Lomba Cerdas Cermat Islami Jadi Daya Tarik

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Palembang – SMA Negeri Sumatera Selatan menggelar rangkaian kegiatan Pondok Ramadan selama dua pekan penuh dengan berbagai agenda religius, edukatif, dan sosial bagi para siswa.
Wakil Kepala Kesiswaan Eko Valery menjelaskan bahwa kegiatan Ramadan di sekolah tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang sebagai program pembinaan karakter dan penguatan literasi Islami bagi peserta didik.

“Hari ini ada kegiatan Lomba Literasi Pelajar Top SMA Negeri Sumatera Selatan dari Student Council. Konsepnya seperti cerdas cermat, tetapi pertanyaannya seputar pengetahuan Islam,” ujar Eko.

Lomba yang dikenal dengan sebutan “Lolipops” tersebut diketuai oleh Ade Nawang Sari. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan keislaman siswa melalui kompetisi yang edukatif sekaligus kompetitif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini cerdas cermat Islami. Kami ingin membangun semangat literasi sekaligus memperdalam pemahaman agama dengan cara yang menyenangkan,” katanya.

Sebelumnya, dalam rangka memperingati Nuzulul Quran, sekolah juga menampilkan pertunjukan hadroh dan lagu-lagu Islami yang dibawakan oleh para siswa. Kegiatan tersebut turut diisi tausiah oleh Ustaz Yayan, pengasuh Pondok Pesantren Kyai Marogan Kertapati, yang menyampaikan pesan tentang makna dan keutamaan Ramadan sebagai bulan penuh berkah.

Pada akhir pekan sebelumnya, para siswa juga mengikuti program 24 Jam Bersama Al-Qur’an di asrama. Dalam kegiatan ini, mereka bermalam di masjid sekolah untuk membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an secara intensif.

Tak hanya siswa, para guru dan tenaga kependidikan turut berpartisipasi melalui program “One Day with Quran” yang diawali dengan salat Dhuha berjamaah pukul 07.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an bersama di masjid sekolah.

Sebelum memasuki bulan Ramadan, sekolah juga lebih dahulu menggelar kegiatan Tauhid Ramadan yang diisi tausiah sebagai bekal spiritual bagi siswa dalam menyambut bulan suci.

Puncak kegiatan pondok Ramadan akan dilaksanakan pada Jumat pagi melalui munaqosah. Siswa yang dinyatakan lulus akan mengikuti prosesi wisuda pada sore hari, yang kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat tarawih berjamaah. Setelah rangkaian kegiatan tersebut, siswa akan memasuki masa libur Idul Fitri.

Eko menambahkan bahwa setiap tahun sekolah memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan ibadah siswa selama Ramadan. Para siswa didorong untuk memperbanyak amalan, termasuk membaca Al-Qur’an setiap hari.

Bahkan, menurutnya, beberapa siswa mampu mengkhatamkan Al-Qur’an hingga dua sampai tiga kali selama bulan Ramadan. Sebagai bentuk apresiasi, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa yang berhasil menuntaskan khataman Al-Qur’an.

“Kami berharap Ramadan ini membuat kita kembali fitrah saat Idul Fitri. Namun yang lebih penting, semoga kebiasaan baik ini tetap konsisten dijalankan meski Ramadan telah berlalu,” ujarnya.

Selain kegiatan internal, siswa SMA Negeri Sumsel juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat di Pasar Induk Palembang. Kegiatan ini diwakili oleh pengurus OSIS dan NPK sebagai representasi seluruh siswa.

Melalui rangkaian kegiatan religius, edukatif, dan sosial tersebut, SMA Negeri Sumsel menjadikan Ramadan sebagai momentum pembentukan karakter, penguatan literasi Islami, serta pembiasaan ibadah yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru