Skandal Proyek DBMSDA di Sukamurni: Kualitas Diduga Dihajar Asal-asalan, Batu Dipasang Dalam Kubangan! Papan Proyek Hilang Bak Ditelan Bumi!

- Penulis

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Proyek Perkuatan Tebing Saluran Pembuang di Sukamurni kini berubah menjadi sorotan panas bak bara. Publik menggugat keras karena proyek yang dibiayai APBDP Kabupaten Tangerang dan dikerjakan oleh CV BETAS itu diduga kuat jauh dari standar, bahkan terkesan seperti proyek abal-abal yang dipaksakan selesai.

Saat awak media turun langsung ke lokasi, pemandangan yang muncul bukan seperti proyek pemerintah, melainkan seperti pekerjaan serampangan tanpa kendali. Batu kali dipasang dalam kondisi tergenang air, seolah pekerja tidak memiliki pedoman teknis atau sekadar tidak peduli.

Tidak ada pembendungan, tidak ada pengeringan, tidak ada satu pun prosedur teknis yang layak terlihat. Yang ada justru kesan bahwa proyek dikebut tanpa perhitungan demi menggugurkan kewajiban semata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih provokatif lagi—papan proyek hilang tanpa jejak. Tidak terpasang, tidak terlihat, tidak ditemukan. Seolah-olah proyek ini ingin berjalan dalam gelap, tanpa transparansi dan tanpa pertanggungjawaban. Publik pun mulai bertanya-tanya: Ada apa? Kenapa disembunyikan? Siapa yang bermain?

Pengawasan? Nihil. Pihak pelaksana tidak tampak, DBMSDA tidak hadir, pengendali teknis tidak terlihat. Proyek yang seharusnya berada dalam kontrol ketat justru seperti dibiarkan bergulir tanpa komando.

Aktivis sosial kontrol, Sukirman, meledak dengan kritik kerasnya.

> “Ini uang rakyat! Bukan uang sodakoh! Kalau proyek pemerintah dikerjakan model begini, itu sudah keterlaluan. Dinas jangan cuma duduk manis di kantor—turun ke lokasi dan sikat pelaksana yang main-main!” tegasnya dengan nada tinggi.

 

Publik kini menanti:
Apakah DBMSDA akan turun tangan menertibkan dugaan kecerobohan ini?
Atau justru membiarkan proyek yang dinilai ‘asal jadi’ ini terus berjalan tanpa konsekuensi?

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah
Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak
Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes
Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:22 WIB

Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Berita Terbaru