Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Reses Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 Daerah Pemilihan I digelar di Balai Warga RW 13, Desa Pasanggrahan, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Tangerang H. Yahya Amsori dari Komisi III bersama sejumlah perwakilan instansi dan tokoh masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Perumda Tirta Kerta Raharja, perwakilan BPK, Ahmad Rizal, Wahyudi RB, tokoh masyarakat Edi Senopati, serta rombongan LKM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua RW 13, Toto Saputro dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan reses sebagai sarana penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah dan DPRD.
“Kami berharap aspirasi masyarakat dapat dijembatani oleh DPRD, termasuk persoalan kebutuhan layanan air bersih melalui Perumda,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, H. Yahya Amsori menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata penyerapan aspirasi masyarakat.

“Aspirasi masyarakat ini bukan janji, tetapi bukti untuk membangun Kabupaten Tangerang menjadi lebih baik,” katanya.
Ia juga meminta pihak Perumda Tirta Kerta Raharja agar memperhatikan kebutuhan masyarakat Taman Argo Subur terkait layanan air bersih.

“Kami meminta pihak Perumda untuk siap menampung aspirasi masyarakat Argo Subur dan sekitarnya,” tambahnya.
Perwakilan Perumda Tirta Kerta Raharja, Ahmad Rizal menjelaskan bahwa pengajuan pemasangan PDAM di kawasan Taman Argo Subur dan sekitarnya telah diperjuangkan selama kurang lebih 10 tahun.
Ia menyebut saat ini Kabupaten Tangerang memiliki 16 instalasi pengolahan air bersih dan pihaknya akan berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami akan melaksanakan pekerjaan sebaik mungkin. Mekanisme pembayaran juga bisa dilakukan secara cicilan agar memudahkan masyarakat,” jelasnya.
Selain membahas layanan air bersih, kegiatan reses juga menghadirkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat dari LKM Kertaraharja. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa lembaga tersebut menyediakan bantuan permodalan untuk pelaku UMKM, program haji dan umrah, hingga paket Lebaran Ceria bagi masyarakat.
Adapun persyaratan pengajuan program di antaranya melampirkan KTP serta surat izin usaha dari desa setempat.
Kegiatan reses ditutup dengan sesi penampungan aspirasi masyarakat yang menyampaikan berbagai kebutuhan dan harapan terkait pembangunan serta pelayanan publik di wilayah Desa Pasanggrahan.











