Proyek Tanpa Papan Informasi, Mandor Diduga Lari Tinggalkan Empat Kuli di Jakarta Pusat

- Penulis

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Jakarta – Empat orang kuli bangunan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, mengaku ditelantarkan oleh mandor mereka yang bernama Dadang. Pria tersebut diduga kabur tanpa memberikan upah kepada para pekerja yang tengah membangun pos penjagaan di Jalan Dakota RT 05 RW 06, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran.

Salah satu pekerja bernama Mara, asal Rangkasbitung, Banten, menyampaikan keluhannya kepada awak media. Ia berharap pemberitaan ini dapat membuka jalan agar mereka mendapatkan hak upah yang belum dibayarkan serta bisa pulang ke kampung halaman.

Dari empat pekerja yang terlantar, dua di antaranya berasal dari Jawa dan dua lainnya dari Rangkasbitung, Banten. Mereka mengaku belum menerima bayaran sejak proyek dimulai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Minimnya pengawasan dari pihak PPKK yang disebut-sebut sebagai instansi terkait proyek tersebut juga menjadi sorotan. Di lokasi proyek tidak ditemukan papan informasi publik, sebagaimana mestinya pada proyek resmi milik pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, mandor Dadang belum dapat dikonfirmasi, sementara pihak PPKK juga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penelantaran empat kuli bangunan tersebut. Keempat pekerja masih bertahan di lokasi proyek sambil menunggu kepastian mengenai upah dan nasib mereka.

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah
LSM LIRA Pertanyakan Prosedur Hukum dan Desak Kapolri Usut Tuntas Seluruh Laporan Terkait Dugaan Korupsi 4,3 Miliar dan Penangkapan Yusril Konto
Enam UMKM Binaan BI Sibolga Unjuk Gigi di ISEF 2026, Bidik Pasar Nasional dan Internasional
Estafet Kepemimpinan di Tubuh TNI Bergulir Pangkogabwilhan Il Hadiri Sertijab Wapang TNI Dan Kasad
Dua Kali Mangkir Dari Panggilan KPK, Lira Desak Pertimbangan Jemput Paksa Nusron Wahid Sesuai Hukum
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:08 WIB

LSM LIRA Pertanyakan Prosedur Hukum dan Desak Kapolri Usut Tuntas Seluruh Laporan Terkait Dugaan Korupsi 4,3 Miliar dan Penangkapan Yusril Konto

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Enam UMKM Binaan BI Sibolga Unjuk Gigi di ISEF 2026, Bidik Pasar Nasional dan Internasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Estafet Kepemimpinan di Tubuh TNI Bergulir Pangkogabwilhan Il Hadiri Sertijab Wapang TNI Dan Kasad

Berita Terbaru