Polsek Senduro Monitoring Karhutla TNBTS, Kebakaran di Ranupani Lumajang Dipastikan Padam

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Polsek Senduro melakukan monitoring kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (12/8/2026).

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Lumajang, khususnya kawasan Ranupani, sudah tidak terjadi atau dinyatakan padam.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman dan tidak muncul kembali titik api.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil monitoring di wilayah Desa Ranupani, untuk wilayah Kabupaten Lumajang sudah tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan atau sudah padam,” kata Wahono.

Kebakaran masih terjadi di wilayah Probolinggo dan Pasuruan

Meski karhutla di wilayah Lumajang telah padam, Wahono menyebut kebakaran masih terjadi di kawasan TNBTS yang masuk wilayah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pasuruan.

Untuk membantu proses pemadaman, sejumlah helikopter dikerahkan untuk melakukan water bombing dengan mengambil air dari Danau Ranupane.

“Untuk pemadaman di wilayah Probolinggo dan Pasuruan, ada tiga unit helikopter yang mengambil air di Danau Ranupane,” ujarnya.

Aktivitas helikopter tersebut menjadi bagian dari upaya pemadaman kebakaran di wilayah TNBTS yang masih terdapat titik api.

Polsek Senduro juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan kondisi karhutla, khususnya di kawasan yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Lumajang.

Penyebab kebakaran belum diketahui

Hingga monitoring dilakukan, penyebab munculnya kebakaran hutan dan lahan tersebut belum dapat dipastikan.

Wahono mengatakan sumber api maupun penyebab kebakaran masih dalam proses pemantauan dan belum teridentifikasi.

“Untuk penyebab kebakaran atau sumber api sampai saat ini belum teridentifikasi,” katanya.

Ia menegaskan, pemantauan akan terus dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api di kawasan TNBTS wilayah Kabupaten Lumajang.

Masyarakat maupun pengunjung kawasan TNBTS diimbau tetap berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi kawasan yang rawan terjadi karhutla.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebyar Kemerdekaan Kecamatan Jayanti Meriah, Warga Antusias Ikuti Senam dan Cek Kesehatan Gratis
Mediasi Buntu, Kasus Dugaan Penganiayaan Karyawati Dapur MBG Jayanti Resmi Dilaporkan ke Polresta Tangerang
Cegah KKN, Inspektorat Banyuwangi Sosialisasi Peraturan Gratifikasi
“Satpam Dapur MBG Diduga Gampar Perempuan, Keluarga Turun Tangan, Mediasi di Posbakum Berakhir Buntu
SMP KOSGORO KALIPURO MEMPRIHATINKAN, YAYASAN PUSAT DIMINTA TURUN TANGAN: JANGAN BIARKAN SEMANGAT GURU DAN SISWA PADAM
SDN 4 Tamansari Licin Disorot: Pernah Dianggarkan Rp140 Juta untuk Rehabilitasi, Kini Plafon dan Atap Kembali Memprihatinkan
SD NEGERI 4 SEGOBANG DI DESA KAYANGAN DISOROT: ATAP DAN PLAFON JEBOL, ANGGARAN REHABILITASI Rp,87 JUTA JADI PERTANYAAN
Pasca Viral Pasien Meninggal, Dirut RSUD dr. Haryoto Silaturahmi ke Keluarga Pasien Meminta Ma’af dan Berjanji akan Perbaikan Pelayanan

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Polsek Senduro Monitoring Karhutla TNBTS, Kebakaran di Ranupani Lumajang Dipastikan Padam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:39 WIB

Gebyar Kemerdekaan Kecamatan Jayanti Meriah, Warga Antusias Ikuti Senam dan Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Mediasi Buntu, Kasus Dugaan Penganiayaan Karyawati Dapur MBG Jayanti Resmi Dilaporkan ke Polresta Tangerang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Cegah KKN, Inspektorat Banyuwangi Sosialisasi Peraturan Gratifikasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:43 WIB

“Satpam Dapur MBG Diduga Gampar Perempuan, Keluarga Turun Tangan, Mediasi di Posbakum Berakhir Buntu

Berita Terbaru

TNI POLRI

Peresmian 3.300 Jembatan, Koramil 01/Tgr Bagikan Sembako 

Kamis, 13 Agu 2026 - 17:03 WIB