Polisi Ungkap Fakta Baru, Cerita Pembegalan Nakes RSUD Waluyo Jati Ternyata Direkayasa

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Publik Kabupaten Probolinggo dibuat heboh beberapa hari terakhir oleh laporan dugaan pembegalan yang menimpa tenaga kesehatan RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Namun penyelidikan intensif aparat kepolisian justru menguak fakta berbeda dari narasi awal yang beredar.

Kepolisian Sektor Kraksaan bersama Polres Probolinggo Polda Jatim memastikan insiden tersebut tidak pernah terjadi. Setelah rangkaian pemeriksaan lapangan dan keterangan saksi, aparat menemukan banyak kejanggalan antara luka korban dengan versi kronologi yang disampaikan pelapor.

Kapolsek Kraksaan Kompol Masykur mewakili Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan, hasil observasi menunjukkan luka pada pelapor tidak konsisten dengan modus pembegalan. Penyelidikan lanjutan membuat yang bersangkutan akhirnya buka suara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang bersangkutan mengakui secara sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun bahwa cerita pembegalan itu dibuat sendiri. Alasannya karena sedang ada masalah ekonomi keluarga,” ungkap Kompol Masykur kepada wartawan, Rabu (03/06/2026).

Pengakuan itu sekaligus menutup status laporan awal. Polisi menegaskan tidak ada aksi kriminal jalanan seperti yang sempat viral di media sosial dan grup WhatsApp warga. Isu tersebut disebut murni rekayasa pribadi pelapor.

Klarifikasi ini muncul setelah kabar dugaan pembegalan sempat memicu kecemasan luas. Banyak warga Kraksaan dan sekitarnya khawatir dengan kondisi keamanan malam hari. Suasana sempat gaduh karena informasi yang belum terverifikasi cepat menyebar.

Kompol Masykur mengimbau masyarakat menahan diri sebelum membagikan kabar sensitif. Menurutnya, berita yang belum dipastikan kebenarannya berpotensi menimbulkan keresahan dan mengganggu stabilitas kamtibmas.

“Kami harap kejadian serupa tidak terulang. Informasi hoaks atau rekayasa bisa membuat publik resah dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Atas perbuatannya, pelapor telah menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada kepolisian dan warga Probolinggo. Ia menjelaskan dana hasil penjualan motor miliknya dipakai untuk kebutuhan harian keluarga.

Polres Probolinggo mengajak masyarakat aktif menjaga ruang informasi yang sehat dengan hanya menyebar berita dari sumber resmi dan terverifikasi. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gandeng Komduk, Babinsa Koramil Patroli Keliling Cegah Kejahatan
Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri The 9th ASEAN Smart Cities Network, Gerakan Indonesia ASRI Jadi Sorotan di Kampung Nelayan Merah Putih
Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kapolresta Tangerang: Sinergi Polri-Kejaksaan Kunci Tegaknya Hukum Berkeadilan
Koramil Paiton Hadiri Rakor Dampak Air Laut Pasang dan Normalisasi Sungai
BNNK Banyuwangi dan Bea Cukai Banyuwangi Perkuat Sinergi P4GN
Babinsa Patroli Bersama Komduk Ingatkan Pentingnya Keamanan
Bhabinkamtibmas Polsek Tongas Intensif Dampingi Petani Jagung, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan
Satlantas Polres Jember “Ngobrol Santai” Soal Keselamatan di Jalan Bareng Siswa SMK Puger
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:51 WIB

Gandeng Komduk, Babinsa Koramil Patroli Keliling Cegah Kejahatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:39 WIB

Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kapolresta Tangerang: Sinergi Polri-Kejaksaan Kunci Tegaknya Hukum Berkeadilan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:34 WIB

Koramil Paiton Hadiri Rakor Dampak Air Laut Pasang dan Normalisasi Sungai

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:38 WIB

BNNK Banyuwangi dan Bea Cukai Banyuwangi Perkuat Sinergi P4GN

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:03 WIB

Babinsa Patroli Bersama Komduk Ingatkan Pentingnya Keamanan

Berita Terbaru