Mengapa Rehabilitasi Alun-alun Lumajang Selalu Dilakukan Setiap Pergantian Bupati

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

garudaxpose.com I Lumajang — Menurut Ketua KADIN Lumajang Sam Setiawan ( Samco) bahwa berdasarkan data yang KADIN Lumajang kumpulkan melalui surve dan wawancara langsung, perputaran uang di sekitar Alun-alun (Exlude Bank dan Lembaga Pemerintahan) mencapai 150 M lebih dalam 1 tahun.
“Kue sebesar ini harus dipertahankan bahkan potensi ditingkatkan dengan menghadirkan Alun-alun yang lebih bagus,” ungkap Samco, Jum’at ( 3/10/2025).

Kata Samco lebih lanjut, bukan memberi pekerjaan langsung kepada seluruh rakyat tapi membangun ekosistem yang lebih baik agar tumbuh dan muncul lapangan kerja bagi masyarakat.
“Kliru kalau bilang tidak ada manfaatnya, kalau perlu dianggarkan lebih besar biar lebih spektakuler dan menjadi pusat pergerakan ekonomi,” tegas Samco.

Pendapat dan Opini Sam Setiawan ( Samco) Ketua KADIN Lumajang terkait pembangunan Alun-alun Lumajang ;

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perbaikan Alun-alun Lumajang sebagai Pusat Pergerakan Ekonomi

Perbaikan alun-alun Lumajang bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi strategis yang mampu menggerakkan denyut ekonomi masyarakat. Alun-alun, sebagai ruang publik utama, memiliki peran penting bukan hanya dalam aspek sosial dan budaya, tetapi juga dalam membangun ekosistem ekonomi yang sehat dan kuat di jantung kota Lumajang.

  1. Menjadi Magnet Wisata dan UMKM

Dengan wajah baru yang lebih tertata, bersih dan nyaman, alun-alun Lumajang akan menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. Setiap pengunjung otomatis menciptakan peluang ekonomi baru di antaranya pedagang kaki lima bisa lebih ramai, produk UMKM khas Lumajang seperti olahan susu kambing Senduro, herbal lempeni, hingga kerajinan lokal akan lebih mudah dikenal dan dibeli.

  1. Sirkulasi Ekonomi Lebih Merata

Pergerakan orang di pusat kota yang terpusat di alun-alun akan menimbulkan multiplier effect. Restoran, kafe, toko oleh-oleh, hingga transportasi lokal seperti ojek dan becak akan mendapatkan manfaat langsung. Hal ini akan mendorong perputaran uang yang lebih cepat di Lumajang.

  1. Ruang Berkumpul dan Event Ekonomi Kreatif

Alun-alun yang representatif juga akan menjadi tempat lahirnya berbagai event, mulai dari festival budaya, pasar rakyat, hingga konser musik lokal. Setiap event tersebut berpotensi mendatangkan ribuan orang, yang artinya peluang ekonomi terbuka lebar bagi penyedia jasa, pedagang, dan sektor ekonomi kreatif.

  1. Simbol Modernisasi dan Daya Saing Kota

Kota yang wajah pusatnya tertata rapi akan meningkatkan citra positif. Investor maupun pebisnis akan melihat Lumajang sebagai kota yang serius membangun diri. Hal ini membuka peluang investasi baru yang ujungnya mendukung pertumbuhan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat.

Kesimpulan

Dengan demikian, perbaikan alun-alun Lumajang bukan hanya soal mempercantik taman kota, tetapi sebuah langkah strategis menjadikannya pusat pergerakan ekonomi. Alun-alun bisa menjadi etalase Lumajang yakni tempat di mana budaya, ekonomi dan sosial bertemu untuk menghasilkan kesejahteraan masyarakat Lumajang secara lebih luas.

Reporter : bas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AWPR Dan LSM Paskal Akan Bersurat Ke Divpropam Polda Jatim Buntut Dugaan Pembiaran Pesta Miras Di Kantor DPRD
Sinergi Provinsi Bali dengan Kabupaten Kota Gelar Aksi “Membina dan Berbagi”
Jelang Hari Raya Besar, Pemkot dan TPID Denpasar Gelar High Level Meeting
Unit Reskrim Polsek Rambutan Sumut Cek Dugaan Laga Ayam di Pinang Mancung
Pembangunan Tower BTS XL Smart di Desa Pasir Gintung Jadi Sorotan Aktivis Jayanti, Legalitas Perizinan Dipertanyakan
Pastikan Distribusi Lancar, Forkopimda Probolinggo Sidak Pasar hingga SPBE
Jelang Arus Mudik 2026: UPTD PJ2WP V Jabar Tengah Genjot Perbaikan Jalan Demi Keselamatan Pengendara
Diduga Dibagikan Sekaligus untuk Sepekan, Program MBG di SDN Jayanti 1 Dikeluhkan Wali Murid

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:44 WIB

AWPR Dan LSM Paskal Akan Bersurat Ke Divpropam Polda Jatim Buntut Dugaan Pembiaran Pesta Miras Di Kantor DPRD

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:44 WIB

Sinergi Provinsi Bali dengan Kabupaten Kota Gelar Aksi “Membina dan Berbagi”

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:55 WIB

Jelang Hari Raya Besar, Pemkot dan TPID Denpasar Gelar High Level Meeting

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37 WIB

Unit Reskrim Polsek Rambutan Sumut Cek Dugaan Laga Ayam di Pinang Mancung

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:26 WIB

Pembangunan Tower BTS XL Smart di Desa Pasir Gintung Jadi Sorotan Aktivis Jayanti, Legalitas Perizinan Dipertanyakan

Berita Terbaru