Bangun Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Indonesia Masuk 2 Besar Dunia

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Indonesia mencatatkan pencapaian penting dalam upaya meningkatkan kualitas gizi generasi muda melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan data global program pangan sekolah yang dirilis oleh World Food Programme (WFP), Indonesia kini menjadi negara dengan program makan sekolah terbesar kedua di dunia.

Per 3 Maret 2026, jumlah penerima manfaat Program MBG di Indonesia telah mencapai 61.239.037 orang, dengan 49.057.682 di antaranya merupakan siswa di sekolah. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kemampuan belajar mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam peringkat global program makan sekolah, India masih berada di posisi pertama dengan 118 juta penerima manfaat, sementara Indonesia menempati posisi kedua dengan lebih dari 61 juta penerima manfaat. Di bawah Indonesia, terdapat Brasil dengan 38,5 juta, China dengan 34,57 juta, dan Amerika Serikat dengan sekitar 30,1 juta penerima manfaat.

Negara lain yang juga menjalankan program makan sekolah dalam skala besar antara lain Rusia (18,0 juta), Mesir (13,7 juta), Pakistan (10,04 juta), Nigeria (9,99 juta), serta Prancis (9,56 juta).

Data global tersebut menunjukkan bahwa dari 174 negara di dunia, baru 107 negara yang menjalankan program makan sekolah sebagai program nasional. Fakta ini menegaskan bahwa Indonesia termasuk dalam kelompok negara yang secara serius menjadikan pemenuhan gizi anak sebagai prioritas pembangunan.

Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program pemberian makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Dengan gizi yang lebih baik, anak-anak Indonesia diharapkan tumbuh lebih sehat, memiliki daya pikir yang kuat, serta mampu bersaing di tingkat global.

Selain meningkatkan kesehatan siswa, program ini juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang luas, mulai dari pemberdayaan pelaku usaha pangan lokal, penyerapan tenaga kerja, hingga penguatan ketahanan pangan nasional.

Keberhasilan Indonesia mencapai posisi kedua dunia ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan komitmen nasional dalam membangun generasi unggul terus bergerak maju.

Masyarakat Indonesia diharapkan terus mendukung implementasi Program MBG agar manfaatnya semakin luas dan merata. Dengan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, cita-cita menghadirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan kuat dapat terwujud.

Program Makan Bergizi Gratis hadir untuk satu tujuan besar: membangun masa depan Indonesia melalui generasi yang sehat dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SIRA Bersama PST Minta SKK Migas, ESDM dan Pertamina Libatkan Masyarakat Suban Jeriji Dalam Pengelolaan Sumur Minyak, Serta Diduga KSO GKM Tidak Sesuai SOP
Pegadaian Padukan Olahraga, Investasi, dan Kepedulian Sosial dalam Golden Run 2026
Bupati Palas Sampaikan LKPJ 2025 Realisasi APBD Capai 91,88 Persen 
Jembatan Gantung Garuda Diresmikan, Danrem 044/Gapo : Bukti Nyata Sinergi untuk Rakyat
Lahan Transmigrasi Diduga Diserobot, 18 Tahun Warga Kapas I Menunggu Kepastian: Pemerintah Dinilai Hanya “Main Sinetron”
Skandal Agraria Menganga, Dugaan Sulap HGU Jadi HGB Bisa Seret Banyak Nama Besar
Firdaus Hasbullah Menilai DPD Demokrat Stabil Dan Berkembang, Cik Ujang Layak Maju Dalam Pilgub Sumsel 2029
Perkuat Pembangunan Nasional, Kasdam II/Sriwijaya Ikuti Rakor Teknis Seleksi Rekrutmen SPPI TA 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 07:43 WIB

SIRA Bersama PST Minta SKK Migas, ESDM dan Pertamina Libatkan Masyarakat Suban Jeriji Dalam Pengelolaan Sumur Minyak, Serta Diduga KSO GKM Tidak Sesuai SOP

Selasa, 28 April 2026 - 02:50 WIB

Pegadaian Padukan Olahraga, Investasi, dan Kepedulian Sosial dalam Golden Run 2026

Senin, 27 April 2026 - 15:54 WIB

Bupati Palas Sampaikan LKPJ 2025 Realisasi APBD Capai 91,88 Persen 

Senin, 27 April 2026 - 14:32 WIB

Jembatan Gantung Garuda Diresmikan, Danrem 044/Gapo : Bukti Nyata Sinergi untuk Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 13:39 WIB

Lahan Transmigrasi Diduga Diserobot, 18 Tahun Warga Kapas I Menunggu Kepastian: Pemerintah Dinilai Hanya “Main Sinetron”

Berita Terbaru