Keterangan: Besok AC Bola Kapuan Cepu Diperkuat Pemain Asing dari Senegal di Tantang Gladiator FC Losari
BREBES,GarudaXpose.com//
Sejarah Baru di Gelora Agus Salim Slatri, Turnamen Legendaris Kembali Bersemi
Sejarah panjang sepak bola Slatri kembali bersemi di Gelora Agus Salim Slatri. Turnamen legendaris Mahera Cup II 2026 yang sempat tenggelam dan vakum selama 11 tahun, tahun ini muncul kembali bak pohon yang mulai bersemi dengan daun-daun baru.
Kebangkitan ini tidak lepas dari kerjakeras panitia. Hal itu ditegaskan langsung oleh Ketua Panitia Mahera Cup II 2026, Dedi Sunarto, didampingi Ketua Pelaksana Heri Pasaribu (Herpas) yang selalu hadir di lapangan sejak pagi hingga peluit akhir untuk mengawal jalannya pertandingan.
Memasuki Putaran Pertama Hari Ke-3 Babak 32 Besar, Jumat, 18 September 2026, atmosfer kompetisi semakin panas dan berkelas. Di bawah cuaca cerah dengan temperatur 32 derajat celcius dan disaksikan sekitar 400-an penonton yang memadati tribun, tersaji duel penuh makna, gol cantik dan skill di atas rata-rata antara tim muda bertalenta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jual Beli Serangan, Babak Pertama Berakhir Kacamata 0-0
Laga mempertemukan Galaxi Dewaratna FC Slawi Jateng Vs Diklat Kuningan Jawa Barat. Pertandingan dipimpin perangkat pertandingan terbaik dari PSSI Kabupaten Brebes: Wasit utama Bakhtiar, dibantu Asisten Wasit 1 Sugeng dan Asisten Wasit 2 Rusmono, wasit cadangan H. Darsiun, Pengawas Pertandingan Rustomo dan diliput langsung oleh Media Officer Agus Salim.
Kick off tepat pukul 16.15 WIB. Kedua pelatih menurunkan racikan taktik yang sama, formasi modern 4-3-3 menyerang.
Pelatih Galaxi Dewaratna FC Slawi, Adi Santoso, menurunkan racikan yang sangat apik. Kapten tim Dika B-16 sebagai jangkar, penjaga gawang Teguh PG-1, serta tiga striker andalanya Toing D-4, Tegar D-13 dan Ibnu D-3. Di sektor tengah, motor serangan dipercayakan kepada Nova no.7 yang lincah.
Sementara tim Diklat Kuningan FC dengan Pelatih Kepala SN, juga menerjunkan skuad terbaiknya. Penjaga gawang dipercayakan kepada Bima, dengan trisula striker Amar, Zaenal dan Rafasya.
Sejak peluit dibunyikan, babak pertama langsung berlangsung keras, menarik dan penuh kalkulasi. Jual beli serangan terjadi karena kedua tim menurunkan rata-rata pemain muda yang punya tekanan dan ambisi yang sama.
Dominasi Galaxi Dewaratna membangun serangan dari sektor kanan dan kiri lewat pemain no.5, 8, 16 Rafaz, 18 dan Nova. Beberapa kali mengancam lewat sundulan heading dan tendangan bebas. Di sisi lain, perlawanan Diklat Kuningan membalas lewat no.13 Tegar, no.12 Haidar dan no.14. Haidar beberapa kali merepotkan pertahanan Galaxi dari sektor kanan.
Namun kedua kiper, Teguh (Galaxi) dan Bima (Diklat Kuningan) tampil solid dan gemilang. Semua serangan dapat dipatahkan. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum. Durasi pertandingan 2×30 menit.
Momen Penting Babak Pertama: Pemain Galaxi Dewaratna no.9 Faiz mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan, digantikan no.11 Iqro. Peluang offside dan tendangan bebas untuk Diklat Kuningan sempat membuat jantung berdebar.
Gol Cantik Menit 41, Nova Jadi Pembeda di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, kedua pelatih yang punya pengalaman berbeda harus putar otak. Kalkulasi bola di atas rata-rata, tempo semakin tinggi.
Galaxi Dewaratna FC Slawi mulai menguasai jalannya laga. Serangan bertubi-tubi tidak kendor. Kebuntuan tampil berbeda. Hingga akhirnya momen yang ditunggu datang.
Pemain tengah bernomor punggung 7, Nova, yang tampil luar biasa sejak babak pertama, berhasil merobek gawang Diklat Kuningan lewat tendangan cantik nan terukur pada menit ke-41 babak kedua. Gol penuh makna itu mengubah skor menjadi 1-0 untuk Galaxi Dewaratna FC Slawi.
Teguh Tembok Kokoh, 5 Peluang Emas Diklat Kuningan Mentah
Tertinggal 1-0, Diklat Kuningan FC ingin mengejar ketertinggalan. Instruksi pelatih SN terus diberikan dari pinggir lapangan. Namun upaya itu tidak bisa berkembang maksimal.
Tekanan berbalik, Diklat Kuningan meningkatkan intensitas lewat Novi Ustadz no.9, Amar Ma’ruf, Toyib no.4 dan Faisal. Tendangan sudut dan umpan lambung beberapa kali membahayakan gawang Galaxi. Tercatat ada 5 peluang emas di depan gawang Galaxi Dewaratna FC Slawi.
Namun di sinilah kelas penjaga gawang Galaxi, Teguh, terbukti. Dengan timing yang sempurna, refleks luar biasa dan keberanian, ia bisa menyelamatkan gawangnya berulang kali. Ia benar-benar menjadi palang pintu terakhir yang kokoh.
Lini belakang Galaxi yang digalang Dicky sang jenderal lapangan bersama Nova, solid mematahkan semua serangan balik.
Data Pergantian Pemain:
Galaxi Dewaratna: Faiz (9) out – Iqro (11) in
Diklat Kuningan: Novi Ustadz (9) out – Paras (20) in, Zainal (2) out – (17) in.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk Galaxi Dewaratna FC Slawi tetap bertahan.
DATA PERTANDINGAN LENGKAP:
Laga: Galaxi Dewaratna FC Slawi vs Diklat Kuningan FC
Skor Akhir: 1-0
Pencetak Gol: Nova (41′) – Galaxi Dewaratna
Stadion: Gelora Agus Salim Slatri
Cuaca: Cerah, 32C | Penonton: ±400 Orang
BESOK BIG MATCH – AC Bola Kapuan Cepu Blora Tantang Gladiator FC Losari
Jangan lewatkan laga panas lanjutan Putaran Pertama Hari Ke-4 Babak 32 Besar, Besok Sabtu, 19 September 2026 di Gelora Agus Salim Slatri, Kick Off 16.15 WIB.
Akan tersaji duel klasik Timur vs Barat. Tim kuda hitam dari ujung timur Jawa Tengah, AC Bola Kapuan Cepu Blora akan ditantang tim bertabur bintang dari ujung barat Pantura Brebes, Gladiator FC Losari.
AC Bola Kapuan Cepu Diperkuat Pemain Asing Asal Senegal
Laga besok diprediksi akan lebih meledak dan menyedot animo penonton. Pasalnya, AC Bola Kapuan Cepu Blora dikabarkan akan diperkuat pemain asing asal Senegal.
Pemain legiun asing ini punya skill di atas rata-rata, kecepatan, postur kokoh dan finishing yang tajam. Kehadirannya diyakini akan menambah warna, menambah tajam lini serang dan akan menyajikan gol-gol cantik serta pertarungan skill yang bagus bagi pecinta bola di Slatri.
Komentar Ketua Panitia Dedi Sunarto – Mahera Cup Harus Jadi Magnet
Menanggapi kebangkitan Mahera Cup dan laga big match besok, Ketua Panitia Dedi Sunarto memberikan komentar tegas.
“Mahera Cup ini bukan sekadar turnamen, ini adalah kebangkitan sejarah Slatri. Setelah 11 tahun vakum tenggelam, tahun ini kita buktikan Mahera Cup muncul lagi kaya pohon mulai bersemi. Kita ingin Mahera Cup II 2026 jadi magnet pembinaan pemain muda Jawa Tengah dan Jawa Barat.”
“Soal kehadiran pemain asing dari Senegal di tim AC Bola Kapuan Cepu besok, itu bukti Mahera II Cup sudah naik kelas dan dipercaya. Yang penting junjung tinggi sportivitas, skill bagus harus dibarengi fair play. Kami ingin tontonan yang penuh makna,” tegas Dedi Sunarto.
Penegasan Ketua Pelaksana Heri Pasaribu (Herpas Selalu Hadir di Lapangan)
Sementara itu Ketua Pelaksana Heri Pasaribu yang akrab disapa Herpas, yang selalu hadir di lapangan sejak pagi hingga laga usai, menambahkan penegasannya.
“Saya selalu hadir di lapangan untuk memastikan semua berjalan lancar, aman dan profesional. Pertandingan hari ini luar biasa, kedua tim muda main dengan hati, jual beli serangan dan kiper Teguh tampil luar biasa.”
“Besok akan lebih seru lagi. AC Bola Kapuan Cepu bawa pemain Senegal, Gladiator FC Losari juga bukan tim sembarangan, mereka punya materi pemain lokal yang militan. Saya minta penonton datang lebih awal, jaga ketertiban, nikmati setiap gol cantik dan skill pemain. Mahera Cup harus jadi contoh turnamen desa yang profesional dan bermartabat,” pungkas Herpas.
Panitia mengajak seluruh pecinta sepak bola Brebes, Tegal, Slawi, Losari, Cepu, Blora dan sekitarnya untuk memadati Gelora Agus Salim Slatri besok sore.**
(4905)














