Lansia Ditemukan Tewas Gantung Diri Di Villa Permata Pasar Kemis, Diduga Depresi Masalah Keluarga

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | ‎Kabupaten Tangerang – Warga di sekitar villa Permata Desa Gelam Jaya Kecamatan Pasar Kemis dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang Lansia berinisial PKN(56 ) yang tewas gantung diri di sebuah pohon pada. Sabtu (31/01/26).

‎Kapolsek Pasar Kemis , AKP.Humaedi,SH menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh anaknya, yang berinisial ADR. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke tetangga korban IY , yang diteruskan kepada warga sekitar dan Bhabinkamtibmas Desa Gelam Jaya.

‎”Mendapat laporan tersebut, personel piket Polsek Pasar Kemis bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang dan segera sigap ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

‎”Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban meninggal dunia murni akibat gantung diri menggunakan tali, Tim tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap Akp.Humaedi,SH

‎Dalam peristiwa ini korban di bawa ke RSUD Balaraja namun pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan visum/otopsi dengan membuat surat penyataan penolakan tidak untuk dilakukan visum luar/otopsi dan akan membawa korban/almarhum kerumah Duka yang beralamat di Jelambar Jakarta Barat untuk di semayamkan secara keagamaan

‎Menurut keterangan saksi sdr ADR yang merupakan anak korban bahwa ayahnya tersebut sebelumnya mempunyai masalah rumah tangga dan terhimpit ekonomi, ibunya (istri korban) sudah pergi meninggalkan rumah,” ucap saksi.

‎Atas kejadian memilukan ini, Kapolsek Pasar Kemis memberikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat, agar lebih peka dan memberikan perhatian ekstra terhadap kondisi psikologis anggota keluarganya.

‎”Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Kami mengajak siapa saja yang sedang menghadapi tekanan mental untuk tidak ragu bercerita kepada keluarga, teman, atau berkonsultasi dengan tenaga profesional. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kesehatan mental di Puskesmas terdekat,” Himbau Kapolsek Pasar Kemis

‎Beliau menambahkan bahwa menciptakan lingkungan yang peduli dan suportif sangat nyata pengaruhnya dalam mencegah kejadian serupa, mengingat hidup adalah anugerah yang sangat berharga,” Pungkasnya.

 

(Spi)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dampak BBM Naik, Bupati Lumajang Tarik Semua Kendaraan Dinas Roda Empat.
Diduga Lahan Fasos Fasum di Sukasari Berubah menjadi SHM Perorangan
H. Wawan Sumarwan Berangkatkan Kontingen 7 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang ke Festival Wisata Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno 2026
Brebes Pertahankan Opini WTP Ketujuh Kali, Bukti Komitmen Kelola Keuangan Transparan dan Akuntabel
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Tabrak Lari di Cikupa
Warga Kaligondo Terima Bantuan Pangan, Pemdes Salurkan Beras 20 Kilogram dan Minyak Goreng 4 Liter
Asthara Skyfront City Kembali Tunjukan Pengembangan Township Modern
Diduga Tahan Ijazah Alumni Karena Tunggakan, MA Bustanul Ulum Puger Jember Disorot

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:05 WIB

Dampak BBM Naik, Bupati Lumajang Tarik Semua Kendaraan Dinas Roda Empat.

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:42 WIB

Diduga Lahan Fasos Fasum di Sukasari Berubah menjadi SHM Perorangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

H. Wawan Sumarwan Berangkatkan Kontingen 7 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang ke Festival Wisata Kuliner Nusantara Bulan Bung Karno 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:15 WIB

Brebes Pertahankan Opini WTP Ketujuh Kali, Bukti Komitmen Kelola Keuangan Transparan dan Akuntabel

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:57 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Tabrak Lari di Cikupa

Berita Terbaru